Kota Batu, Tugumalang.id – Satreskoba Polres Batu berhasil mengganyang sindikat peredaran narkoba di penghujung 2025. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 227,68 gram sabu dan 54.000 butir pil dobel L dari tangan enam tersangka.
Para pelaku terungkap berasal dari lima jaringan lama yang telah cukup lama mengedarkan barang haram di wilayah Kota Batu. Penangkapan dilakukan dalam rangka Operasi Cipta Kondisi Sitkamtibmas di wilayah hukum Polres Batu.

Waka Polres Batu, Kompol Danang Yudanto, menegaskan pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan Polres Batu dalam memberantas jaringan narkoba demi masa depan generasi bangsa. Enam tersangka berhasil diamankan beserta seluruh barang bukti, mulai dari sabu hingga obat keras berbahaya.
“Dari pengungkapan kasus ini, berdasarkan estimasi, kami telah berhasil menyelamatkan 19.138 jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Danang dalam konferensi pers, Minggu (23/11/2025).
Baca juga: Satreskoba Polres Batu Gencar Keliling Sekolah Cegah Anak Muda Terjerumus Narkoba
Danang merinci, pengungkapan tersebut merupakan hasil dari lima laporan polisi berbeda. Seluruh tersangka diketahui telah beroperasi sebagai pengedar aktif selama kurang lebih dua tahun.
“Mereka ini kami amankan dari lima laporan polisi berbeda. Seluruhnya merupakan pengedar aktif dan sudah cukup lama beroperasi, kurang lebih dua tahun,” ujar Kompol Danang.
Enam tersangka yang diamankan berinisial AF (21) asal Karangploso, NZS (21) asal Bumiaji, FBA (31) asal Junrejo, serta BOD (25), JT (38), dan AWA (31) yang seluruhnya berasal dari Bumiaji. Meski beroperasi di wilayah yang berdekatan, keenam tersangka dipastikan memiliki jaringan yang berbeda dan tidak saling terkait.
“Seluruh tersangka memiliki jaringan berbeda dan tidak saling terkait,” tegasnya.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita narkotika jenis sabu dengan total berat 227,68 gram. Barang bukti tersebut berasal dari empat penyitaan terpisah dengan rincian 161,85 gram, 14,85 gram, 31,08 gram, dan 14,30 gram.
Selain sabu, petugas juga menyita 54.000 butir obat terlarang jenis pil keras tanpa izin edar yang dikenal sebagai pil koplo. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 11.000 jiwa berhasil diselamatkan dari dampak penyalahgunaan zat adiktif.
Baca juga: Polres Batu Bongkar 23 Kasus Narkoba, 26 Tersangka Diamankan Sepanjang Januari–Mei 2025
Kasatresnarkoba Polres Batu, Iptu Bobby Abadi Rustam, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan motif para pelaku mengedarkan narkoba dipicu faktor ekonomi.
“Untuk ekonomi, mereka ingin untung cepat,” jelas Bobby.
Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis, di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 112 ayat 1 dan 2 serta Pasal 114 ayat 1 dan 2, dengan ancaman pidana penjara mulai dari 4 tahun hingga seumur hidup.
Mereka juga dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Pasal 435 ayat 1 dan 2, yang mengatur sanksi pidana penjara antara 7 hingga 12 tahun.
Polres Batu menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika demi menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan zat adiktif dan memperkuat keamanan wilayah secara berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























