Malang, Tugumalang.id – Malang Business Series (MBS) #13 yang diselenggarakan IIBF Malang pada 2025 sukses menjadi wadah strategis bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Malang Raya untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan menuju pasar global.
Bertempat di Hotel Ascent Premiere Malang, Sabtu (22/11/2025), agenda tahunan ini menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti hampir 100 pelaku UKM yang memiliki ambisi menembus pasar internasional.
Mengusung tema “Strategi UKM Raih 1 Milyar Pertama dari Pasar Internasional”, MBS #13 menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas UKM agar mampu naik kelas, baik di level nasional maupun internasional. Kegiatan ini juga menghadirkan para praktisi dengan pengalaman dan rekam jejak yang mumpuni.
Baca juga: Silaturahmi & Bisnis di IIBF Malang Raya 2025
Ketua IIBF Kota Malang, Odea Putranto, menyampaikan bahwa berbagai penguatan strategis diberikan dalam kegiatan ini, mulai edukasi, networking hingga business matching. Namun, menurutnya, semua itu harus diawali dari fondasi yang kuat.
“Peningkatan kapasitas ini penting agar pelaku UKM mampu menembus pasar internasional. Sebelum menuju ke sana harus dimulai dari penguatan karakter pengusaha dan mental bisnis,” kata dia.
Sejumlah insight strategis turut dibagikan para praktisi. Salah satunya Co-Founder Roti Ropi, Arif Munandar, yang memaparkan pengalamannya membangun merek roti lokal hingga memiliki lebih dari 120 cabang, termasuk di Uni Emirat Arab. Ia mengulas strategi ekspansi, pengembangan cabang internasional, serta penerapan sistem bisnis yang efektif untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Selain itu, Mustofa Wachidal Dimyani, Owner & CEO Ananda Lestari Group, turut berbagi kisah membangun bisnis ekspor puluhan produk UKM Indonesia secara bertahap. Ia menyoroti strategi ekspor yang memungkinkan UKM menembus pasar global tanpa membutuhkan modal berlebihan.
Berbagai penguatan dalam MBS #13 meliputi:
Seminar inspiratif dari para praktisi berpengalaman
Pemaparan strategi ekspor UKM
Business Matching sebagai ruang pertemuan antara pemilik bisnis, distributor, buyer, dan calon mitra potensial
MBS #13 juga membuka peluang bagi UKM yang berambisi menembus pasar global melalui Program BHIVE 8. Program yang hanya dibuka setahun sekali ini difokuskan pada penguatan fundamental bisnis dan karakter kewirausahaan bagi para pemilik usaha.
Baca juga: Saatnya Pengusaha Muslim Naik Kelas Bersama Bwin by IIBF Malang, Simak Informasi Lengkap dan Pendaftarannya di Sini!
Program tersebut bertujuan membangun bisnis dengan pondasi kokoh, memperkuat karakter dan mental bisnis owner, serta mendorong proses scale up dari level lokal hingga global.
Melalui MBS #13 dan Program BHIVE, IIBF Malang kembali menegaskan perannya sebagai wadah kolaboratif untuk bertumbuh bersama, menyatukan pengetahuan, karakter, jaringan, serta strategi agar semakin banyak UKM Indonesia siap bersaing di pasar global.
“Bagi para pelaku usaha yang ingin berkembang, memperluas jaringan, dan belajar dari para praktisi, IIBF Malang membuka pintu lebar untuk bergabung dalam program-program selanjutnya,” tandas Odea.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























