Minggu, Oktober 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kelompok Homoseksual Sumbang Kasus HIV Baru di Kota Batu Tahun 2026

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juli 9, 2026 8:01 pm
in News
1465a067 D08c 420d 9740 857d4b6871c6

Ilustrasi homoseksual. Foto: iStock

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mencatat penambahan 47 kasus baru Orang Dengan HIV (ODHIV) hingga Juli tahun 2026 ini. Dari sekian penderita, kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) atau homoseksual teridentifikasi turut andil dalam penambahan angka kasus baru HIV di Kota Batu.

Berdasarkan data dari Dinkes Kota Batu, kelompok LSL secara spesifik menyumbangkan 4 kasus baru secara langsung. Angka ini belum termasuk irisan kelompok populasi lain, seperti kategori LSL yang masuk dalam populasi umum sebanyak 1 kasus, serta kelompok populasi umum yang mendominasi dengan 26 kasus.

READ ALSO

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran HIV/AIDS, Lapas Malang Gandeng Dinkes Kota Malang Gencarkan VCT

Selain itu, juga tercatat ada kelompok lain yang menyumbang yakni pasien penyakit TB sebanyak 7 kasus, pasangan risiko tinggi (risti) 2 kasus, pelanggan penjaja seks 2 kasus, wanita penjaja seks (WPS) 1 kasus, ibu hamil 1 kasus dan calon pengantin 1 kasus.

Kepala Dinkes Kota Batu Aditya Prasaja melalui Pengelola Program TB dan HIV Dinkes Kota Batu Yoni Hadi Purnomo mengatakan persebaran kasus HIV di Kota Batu tahun ini mengalami pergeseran. Saat ini, kelompok LGBT hingga para pekerja seks tersebar secara acak di berbagai ruang publik.

“Data kami paling banyak masuk dalam populasi umum. Ini karena saat ini, para pekerja seks tidak lagi terlokalisir di satu tempat. Mereka pakai sistem online. Kelompok LGBT juga tersebar. sehingga saat skrining ketemunya banyak dari kegiatan-kegiatan rutin,” terang Yoni, Kamis (9/7/2026).

Yoni menerangkan pelacakan terhadap kelompok populasi kunci maupun kelompok berisiko lainnya memang menghadapi tantangan tersendiri saat ini.

Baca Juga: Penderita HIV di Kabupaten Malang Naik 3,8 Persen di Tahun 2025

Ini karena tidak mudah bagi seseorang mengakui perilaku seksual mereka secara terbuka akibat kendala psikologis dan sosial.

Faktor tersebut menyebabkan banyak temuan kasus yang pada akhirnya dimasukkan ke dalam kategori populasi umum karena status populasi kuncinya belum tergali lebih mendalam.

Lebih lanjut, secara akumulatif sejak tahun 2017, total kasus ODHIV yang pernah ditemukan di Kota Batu telah menyentuh angka 691 kasus.

Dari keseluruhan total tersebut, sebanyak 329 pasien saat ini aktif dalam masa pengobatan, 335 pasien tercatat gagal melakukan tindak lanjut (gagal follow up), dan 27 pasien dilaporkan meninggal dunia.

Jika melihat sebaran fasilitas kesehatan penemu 47 kasus baru di tahun 2026, RSUD Karsa Husada Kota Batu jadi yang tertinggi dengan temuan 22 kasus.

Disusul RS Bhayangkara Hasta Brata sebanyak 7 kasus, RS Baptis Batu 6 kasus, Puskesmas Bumiaji 5 kasus, Puskesmas Batu 3 kasus, Puskesmas Junrejo 2 kasus, serta Puskesmas Sisir dan RS dr. Etty Asharto masing-masing mencatatkan 1 kasus baru.

Terkait dinamika tersebut, Dinkes Kota Batu tidak lagi menerapkan strategi skrining massal seremonial dalam skala besar. Fokus utama kini dialihkan pada penguatan edukasi preventif menyasar kelompok remaja dan usia sekolah.

Petugas kesehatan juga mulai proaktif melakukan jemput bola untuk melakukan skrining di sektor-sektor potensial, seperti kawasan pekerja, perkantoran, perhotelan, hingga tempat wisata yang dinilai memiliki risiko kemunculan kasus ODHIV baru.

Kendati begitu, pendekatan penanganan HIV di Kota Batu tetap berjalan sesuai koridor Voluntary Care and Testing (VCT). Seluruh pemeriksaan medis dan pengobatan dilakukan atas dasar sukarela dari pasien bersangkutan tanpa paksaan, kecuali bagi kelompok ibu hamil serta calon pengantin yang diwajibkan oleh regulasi demi memutus mata rantai penularan sedini mungkin.

“Jadi kembali lagi sifatnya penanganan HIV adalah Voluntary Care and Testing. Pemeriksaan dan pengobatannya semua harus atas dasar sukarela. Kecuali pada ibu hamil dan calon pengantin, kami mewajibkan pemeriksaan HIV,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: HIVHIV/AIDSHomoseksualkota batuLGBTlgbt kota batu

Related Posts

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?
News

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Jumat, 9 Okt 2026
Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kusnali,  saat berada di Lapas Kelas I Malang menjelaskan soal Mas Bechi. (Foto/M Sholeh)
News

Mas Bechi Dimasukkan ke Penjara Lagi, 6 Petugas Diperiksa

Jumat, 9 Okt 2026
Siswa SMK PGRI 3 Malang mendapat pengalaman kerja nyata lewat program servis motor gratis dalam rangka HUT Jatim ke-81. Foto: Azmy
News

Program Servis Motor Gratis Skariga Malang di Momen HUT 81 Jatim, Kuota Layanan Membeludak

Kamis, 8 Okt 2026
Karat, Unit Metal asal Kota Malang Masuk Nominasi AMI Awards 2026, Jejeri Sal Priadi
News

Karat, Unit Metal asal Kota Malang Masuk Nominasi AMI Awards 2026, Jejeri Sal Priadi

Rabu, 7 Okt 2026
Pengunjung saat mencoba sensasi wisata baru birdwatching di Gunung Arjuno yang digagas Profauna Indonesia. Foto: Dok.
News

Cara Profauna Tekan Perburuan Liar di Gunung Arjuno Lewat Ekowisata Birdwatching

Rabu, 7 Okt 2026
Next Post
Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu

Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.