Sabtu, Agustus 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Redaksi by Redaksi
Juli 9, 2026 10:19 am
in News
Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Suasana diskusi bertema Pesantren, Kebudayaan dan Ilmu pengetahuan. foto/irham thoriq

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Sejumlah anak muda dan pengasuh Pondok Pesantren berkumpul pada rabu malam (9/7/2026) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Al Hamid, Ganjaran, Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Mereka berdiskusi kurang lebih sekitar tiga jam dalam acara ‘Jagongan Jelang Muktamar NU’ dengan tema ‘Pesantren, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan’.

READ ALSO

Festival Layang-Layang Meriahkan HUT RI di Kota Malang

Ketua BAKN RI Andreas Dorong Ekosistem UMKM Berbasis Closed-Loop di Kota Batu

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh di antaranya Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Al Hamid KH Atho’ Lukman Hakim, Pengasuh Pesantren Rakyat yang juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Malang serta Sekretaris Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Malang KH Abdullah Sam, Bendahara PC GP Ansor Kabupaten Malang Syahrul Karim, CEO Tugu Media Group yang juga Wakil Ketua PC GP Ansor Kota Malang Irham Thoriq.

Selain itu, hadir juga Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang Alauddin Alex, CEO Sabda Academy M Yasin Arief, Ketua Jaringan Nahdliyin Muda (JNM) M Mahrus, Pengasuh Pondok Pesantren Dzunuroin Arrofiqi Pakis Gus Arif Billah, Pengasuh Pesantren Rakyat Takhosus Gus Shidiq Zamzam, perwakilan ISNU Kabupaten Malang Pak Hasyim, Perwakilan Gusdurian Erik Priyanto, Dosen Universitas Al Qolam Nurul Azizah, Konsultan Hukum Khoirul dan sejumlah peserta diskusi lain dari unsur dosen, santri dan mahasiswa.

Baca juga: Munas dan Kombes NU, Serta asal Muasal wilayah Kediri jadi Pantangan untuk Didatangi Presiden RI

Dalam paparan sebagai pembuka diskusi, KH Atho’ Lukman Hakim menekankan pentingnya para kader dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) untuk kembali memurnikan niat dalam mengabdi.

“Jadi kita harus menempatkan Allah SWT pada posisi central. Singkatnya bagaimana segala tindak kita membuat Allah SWT tidak marah kepada kita dan ridho kepada kita,” kata KH Atho’ Lukman Hakim.

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting
Taun rumah KH Atho’ Lukman Hakim menyampaikan pengantar (pegang mik), KH Abdullah Sam (kiri), Muhammad Mahrus (dua dari kanan) dan Gus Arif Billah (kanan).foto/irham thoriq

Dia juga menyinggung soal keberadaan pesantren yang kini menjadi bagian tidak terpisahkan bagi bangsa ini. ”Pesantren bukan hanya tempat mencari ilmu, tapi pesantren adalah cara berfikir, bersikap, dan bertindak. Pesantren adalah budaya yang adiluhung. Jadi pesantren selalu punya cara merespons keadaan ekonomi dan budaya kita sehari-hari,” imbuhnya.

Sementara itu, KH Abdullah Sam berharap pesantren tidak meninggalkan tradisi yang diciptakan selama ini. Termasuk tradisi ruhani. ”Kita dijaga oleh wirid-wirid para kiai, santri dan jema’ah di kampung-kampung, tidak ada rasa khawatir sama sekali karena Allah SWT akan menjaga kita,” katanya.

Bagi dia, pesantren mempunyai peran strategis bagi bangsa ini. Ketika Belanda menjajah, para gus atau putera kiai berkoordinasi untuk memerdekakan bangsa ini.

Dia berharap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) benar-benar menjadi lembaga independen yang terlepas dari rong-rongan pihak luar termasuk pemerintah. ”Misal calon ketua umum jangan minta restu kepada tukang sirkus, ya kalau tukang sirkus itu ngasih makan, nanti kan mau gak mau mengendalikan si tukang sirkus tersebut,” katanya memberi analogi.

Baca juga: Menjauhkan NU dari Pengemis Kekuasaan, KH Azaim Sukorejo Bisa Menjadi Jangkar Spiritual

Sementara itu, Yasien Arief berharap pesantren yang akhir-akhir ini disorot citranya perlu pandai memainkan narasi. Sehingga citra pesantren yang memang postif, bisa ditampilkan ke publik.

“Menurut saya ada tiga yang penting untuk di dalami di pesantren, yakni teknologi, sains dan cara berpikir,” pungkasnya.

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting
Sejumlah peserta diskusi foto bersama usai acara. Foto: irham thoriq

Sementara itu, Irham Thoriq berharap pesantren benar-benar menyiapkan menyongsong abad kedua NU. Dia menganalogikan, saat ini masyarakat sudah mulai beralih dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri.

“Bagaimana pesantren bisa menyiapkan itu. Misalnya dengan keterampilan vokasional, dengan kreatifitas dan lain sebagainya. Karena lahan kita untuk bertani sudah semakin menyempit, sehingga mau tidak mau kita harus menjadi masyarakat industri,” ucapnya.

Dalam acara tersebut, setidaknya ada sembilan point yang menjadi kesimpulan diskusi. Tidak hanya kesimpulan diskusi, tapi hal tersebut juga pesan moral menjelang muktamar NU.

Berikut sembilan point tersebut:

1.⁠ ⁠Setiap kader dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di setiap tingkatan untuk senantiasa kembali menata niat. Niatkan semua aktivitas hanya untuk mencari Ridha Allah SWT dengan cara khidmah penuh dengan keikhlasan.

2.⁠ ⁠Nahdlatul Ulama (NU) harus kembali ke khittah di antaranya adalah menjadi kekuatan masyarakat sipil dengan cara melayani sebanyak mungkin masyarakat dari berbagai lapisan dengan program-program yang berbasis kebutuhan ummat.

3.⁠ ⁠Perlu terus dirajut bagaimana Agama, Budaya dan Negara bisa berjalan seiring sejalan dan saling menguatkan.

4.⁠ ⁠Pesantren sebagai entitas paling penting bagi Nahdlatul Ulama (NU) perlu membangun narasi yang positif serta terus menerus mengembangkan sains, teknologi dan cara berfikir yang sesuai dengan zaman.

5.⁠ ⁠Pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU) tidak boleh anti kritik dan bisa menerima masukan dari pihak luar.

6.⁠ ⁠Pesantren sebagai entitas terpenting Nahdlatul Ulama’ (NU) harus menyiapkan para santrinya untuk berkiprah di dunia industri. Pergeseran dari masyarakat agraris menjadi masyarakat Industri harus dijawab oleh pesantren dengan membekali santri keterampilan vokasional serta mindset global.

7.⁠ ⁠Di lapangan, masih ditemukan banyak sekali siswa Madrasah Aliyah (MA) yang tidak fasih membaca Al Qur’an. Diharapkan di semua jenjang pendidikan jelang kelulusan ada tes membaca Al Quran dan hanya bisa diterima masuk jenjang pendidikan selanjutnya jika bisa menunjukan sertifikat lolos tes membaca Al Qur’an.

8.⁠ ⁠Sistem pendidikan pesantren adalah sistem yang teruji oleh zaman dan berhasil menciptakan banyak sekali tokoh bangsa yang hebat. Pesantren harus bangga dan percaya diri dalam mengarungi abad kedua Nahdlatul Ulama (NU).

9.⁠ ⁠PBNU diharapkan steril dari rong-rongan pihak eksternal yang mau mengendalikan NU untuk kepentingan tertentu. Termasuk intervensi dan kendali dari penguasa.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di 
Google News

Reporter: Irham Thoriq
editor: jatmiko

Tags: GondanglegiGP Ansor Kabupaten MalangISNU Kabupaten MalangJagongan Jelang Muktamar NUkabupaten malangkh abdullah samKH Atho Lukman HakimMuktamar NUNahdlatul UlamaPesantrenPonpes Bahrul Ulum Al Hamidtugu media group

Related Posts

Festival layang-layang - Festival Layang-Layang Meriahkan HUT RI di Kota Malang
News

Festival Layang-Layang Meriahkan HUT RI di Kota Malang

Jumat, 7 Agu 2026
Ketua BAKN RI Andreas Dorong Ekosistem UMKM Berbasis Closed-Loop di Kota Batu
News

Ketua BAKN RI Andreas Dorong Ekosistem UMKM Berbasis Closed-Loop di Kota Batu

Kamis, 6 Agu 2026
Pekan Olahraga dan Seni Warnai Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Lapas Malang
News

Pekan Olahraga dan Seni Warnai Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Lapas Malang

Kamis, 6 Agu 2026
Disparta Kota Batu Imbau Peserta Pawai Budaya HUT RI Angkat Seni Tradisi Lokal
News

Disparta Kota Batu Imbau Peserta Pawai Budaya HUT RI Angkat Seni Tradisi Lokal

Kamis, 6 Agu 2026
Kementerian PPPA Soroti Tingginya Kekerasan Anak, Pemkab Malang Bentuk Satgas Perlindungan Anak
News

Kementerian PPPA Soroti Tingginya Kekerasan Anak, Pemkab Malang Bentuk Satgas Perlindungan Anak

Kamis, 6 Agu 2026
Kolaborasi Lintas Sektor Kota Batu Merawat Ekosistem Olahraga Lewat Catur Bahagia SIWO PWI Malang Raya
News

Kolaborasi Lintas Sektor Kota Batu Merawat Ekosistem Olahraga Lewat Catur Bahagia SIWO PWI Malang Raya

Kamis, 6 Agu 2026
Next Post
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026, Persib Bandung vs Arema FC Jadi Laga Pembuka

Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026, Persib Bandung vs Arema FC Jadi Laga Pembuka

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.