Tugumalang.id – Maraknya kasus penipuan dalam transaksi jual beli online turut mendapat perhatian serius dari Polres Batu. Mereka membeberkan ciri-ciri dan langkah praktis menghindari modus penipuan jual beli online sebagai bentuk pencegahan.
Seperti diketahui, baru-baru ini ada warga Kota Batu yang menjadi sasaran korban penipuan jual beli tas mewah (branded) dengan modus lelang secara live IG. Namun belakangan usai korban menransfer uang, pemilik akun tiba-tiba hilang.
Baca Juga: 7 ECommerce Terbaik di Indonesia untuk Membeli Komponen Elektronik
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata meminta masyarakat waspada mengingat ranah online kerap menjadi celah tindak kejahatan. Sebagai antisipasi, ia membeberkan ciri-ciri modus penipuan dan cara melindungi diri agar masyarakat tidak menjadi korban.
Sebagai contoh, Andi menerangkan masyarakat harus waspada ketika tiba-tiba ada oknum yang mengaku sebagai perantara menawarkan bantuan untuk menjualkan barang, atau meminta transfer sejumlah uang dengan gaya komunikasi yang tidak transparan.
Modus Penipuan Jual Beli Online
Secara umum, kata Andi, kejahatan ini memiliki skenario umum yang sering terjadi antara lain:
1. Pembeli menghubungi penjual setelah mentransfer uang, namun penjual bingung karena tidak merasa menerima pembayaran.
2. Setelah ditelusuri, ternyata pembeli telah mentransfer ke rekening pelaku yang kini telah menghilang.
3. Modus lain yang sering digunakan pelaku adalah dengan memposting ulang barang milik orang lain, lalu mengaku sebagai pemilik barang.
4. Pelaku kemudian mengatur pertemuan antara penjual dan pembeli, tetapi tetap meminta pembeli mentransfer uang ke rekening pelaku.
5. Setelah transaksi selesai, pelaku kabur membawa keuntungan tanpa barang berpindah tangan. Hasil akhirnya tetap sama: penjual tidak dapat uang, pembeli kehilangan uang, pelaku untung.
Baca Juga: Stop Beli Produk Fast Fashion, Ini 4 Kejahatannya
Langkah Praktis Atasi Penipuan Online
Nah, jika menemui gelagat komunikasi yang mencurigakan, sebaiknya masyarakat mulai waspada. Berikut langkah praktis untuk melindungi diri dari penipuan online, di antaranya:
1. Sebagai penjual, jangan izinkan pihak asing membantu menjual barang tanpa identitas yang jelas.
2. Sebagai pembeli, pastikan transfer langsung ke rekening penjual.
3. Gunakan platform terpercaya seperti Shopee, Tokopedia, dan lainnya yang menyediakan sistem pembayaran aman.
4. Waspadai akun yang memaksa atau terburu-buru ingin segera melakukan transaksi.
Andi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, teliti, dan tidak tergesa-gesa dalam bertransaksi online, terutama jika melibatkan pihak ketiga yang tidak dikenal.
“Polres mendorong masyarakat untuk melaporkan setiap indikasi penipuan agar bisa segera ditindaklanjuti. Untuk informasi dan laporan lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi akun resmi @satuanreserse_polresbatu di media sosial atau datang langsung ke Polres Batu,” ungkapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Helianto. A





























