MALANG, Tugumalang.id – Polisi melakukan penyelidikan kasus dugaan penipuan bermodus gendam di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang. Video peristiwa ini sempat beredar luas di media sosial.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar membenarkan adanya dugaan penipuan tersebut. Korban bernama Rofiatun (47), warga Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
Korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp2,5 juta dan kehilangan satu unit handphone. Dugaan penipuan ini terjadi pada Sabtu (24/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Awas! Aksi Gendam WNA Sasar Kasir 4 Toko Oleh-oleh hingga Ritel di Kota Malang
“Kami telah menindaklanjuti laporan tersebut. Petugas Polsek Bululawang langsung turun ke lapangan dan menemui korban untuk menggali informasi lebih lanjut. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Bambang, Senin (26/5/2025).
Sebelumnya, korban mengaku berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial. Setelah saling berkomunikasi, keduanya sepakat bertemu di halte dekat Masjid Jami Bululawang yang berada di dekat Pasar Bululawang.
Pelaku datang mengendarai mobil warna silver yang tak diketahui nomor polisinya. Bambang menyebut, dalam pertemuan itu, pelaku menjanjikan akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp300 juta, dengan syarat korban harus menyerahkan uang zakat terlebih dahulu.
Baca Juga: 5 Tanaman Penangkal Sihir, Nomor 5 Biasa Digunakan dalam Dunia Kecantikan
Korban tergiur dengan tawaran tersebut dan menyerahkan uang sebesar Rp2.550.000 miliknya. Usai menerima uang dari korban, pelaku menyerahkan tas merah yang ia klaim berisi uang jutaan rupiah.
“Pelaku melarang korban membuka tas tersebut. Bahkan, ia menyuruh korban membeli kerudung di Pasar Bululawang,” jelas Bambang.
Korban pun menurut dan pergi membeli kerudung di Pasar Bululawang. Saat korban kembali, pelaku sudah menghilang. Begitu tas dibuka, ternyata isinya hanya kertas dan amplop kosong.
Bambang mengatakan saat ini penyelidikan masih berlangsung. Pihaknya masih mengumpulkan data dan bukti-bukti pendukung untuk mengungkap identitas pelaku.
Polres Malang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan serupa yang memanfaatkan iming-iming bantuan dana dalam jumlah besar. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya pada ajakan dari orang tak dikenal, terlebih jika menyangkut uang.
“Kepada masyarakat kami mengimbau agar tetap waspada dengan modus seperti ini, jangan mudah tergiur dengan tawaran orang tidak dikenal,” tutup Bambang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























