Malang, Tugumalang.id-Upaya pelestarian dan pengamanan hutan di wilayah Malang terus ditingkatkan melalui sinergi lintas sektor. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang menjalin kerja sama strategis dengan Polres Malang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang guna memperkuat pengawasan serta penegakan hukum terhadap tindak kejahatan kehutanan.
Sinergi ini diwujudkan dalam dua agenda koordinasi terpisah. Pertemuan pertama digelar di Mapolres Malang pada Jumat, 20 Juni 2025, sementara pertemuan kedua berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang pada Rabu, 25 Juni 2025.

Dalam kunjungan ke Polres Malang, rombongan Perhutani KPH Malang dipimpin oleh Administratur Kelik Djatmiko, didampingi Wakil Administratur Malang Timur Soekirno dan Wakil Administratur Malang Barat Talis Raharjo. Mereka diterima langsung oleh Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno bersama jajaran.
Baca juga: 7 Pembalakan Liar Sasar Kawasan Perhutani KPH Malang di Tahun 2024
Kapolres Danang menyampaikan bahwa kerja sama ini penting untuk menjamin keamanan hutan secara menyeluruh. “Pengamanan hutan bukan hanya tugas Perhutani, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Komitmen semua pihak dibutuhkan untuk mencegah Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut),” tegasnya.
Sementara dalam pertemuan di Kejaksaan, Kelik Djatmiko hadir bersama jajaran strukturalnya, termasuk Kepala Seksi Madya Produksi dan Ekowisata Warno Setyobudi dan Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria & Komunikasi Perusahaan Hilmy Ramadhan. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Rachmat Supriady, turut menyambut pertemuan tersebut bersama timnya.
Kelik menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan hutan. “Sinergitas ini diharapkan memperkuat langkah-langkah pengamanan dan mendukung pengelolaan hutan secara lestari, berkelanjutan, serta minim konflik hukum,” ujarnya.
Baca juga: Tanggapi Pungli di Pantai Balekambang, Perhutani KPH Malang Tegaskan Hanya Tarik Tiket Resmi
Senada, Kajari Rachmat Supriady menekankan perlunya komitmen berkelanjutan dari seluruh pihak. “Penguatan sinergi ini sangat penting agar upaya pelestarian hutan tidak terhambat dan kendala hukum dapat diminimalkan,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari seluruh pihak yang hadir. Harapannya, koordinasi semacam ini dapat menjadi fondasi bagi penguatan perlindungan hutan di Malang, serta menjadi contoh kolaborasi kelembagaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Rully Novianto
redaktur: jatmiko





























