Malang, Tugumalang.id – Momentum jelang Ramadan 2026 membawa berkah tersendiri bagi masyarakat, termasuk para penjual bunga ziarah di sekitar Taman Pemakaman Umum (TPU) Samaan, Kota Malang. Mereka mengaku ketiban rezeki karena lonjakan pembeli yang signifikan menjelang bulan suci, hingga membuat omzet penjualan naik 10 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Siti Aisyah (70), warga Pakis, tampak sibuk menata bunga mawar dan kenanga untuk dikemas menjadi bunga tabur. Di lapak kecilnya di area TPU Samaan, ia setia menjemput rezeki setiap hari, terutama saat tradisi ziarah kubur meningkat menjelang Ramadan.
Ia mengaku telah berjualan bunga ziarah sejak 1959. Bagi Siti, datangnya Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti karena identik dengan peningkatan penjualan.
“Alhamdulillah, senang kalau mau Ramadan gini. Ramai yang beli, memang lagi musim ziarah,” ucapnya, Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Berkah Ramadan, Penjual Bunga Ziarah Makam di Kota Malang Banjir Pembeli
Omzet Meningkat Drastis Jelang Ramadan
Dalam sepekan terakhir, omzet penjualan bunganya melonjak hingga 10 kali lipat dibandingkan hari normal. Jika pada hari biasa ia hanya menjual sekitar 10 hingga 15 bungkus, maka jelang Ramadan penjualannya bisa menembus lebih dari 100 bungkus per hari.
“Mulai ramai itu sejak Jumat lalu, ini rata-rata laku 100 bungkus sehari. Harganya Rp 5 ribu per bungkus,” ungkapnya.
Lonjakan pembeli ini sejalan dengan tradisi masyarakat yang berziarah ke makam keluarga menjelang Ramadan. Aktivitas tersebut menjadi rutinitas tahunan yang turut menggerakkan roda ekonomi pedagang sekitar pemakaman.
Stok Aman, Pasokan Datang dari Berbagai Daerah
Meski permintaan meningkat tajam, Siti mengaku tidak mengalami kendala dalam ketersediaan stok bunga. Ia telah memiliki langganan penyuplai tetap dari sejumlah daerah.
Pasokan bunga datang dari:
Batu
Lawang
Bangil
“Bunganya kalau habis diantar langsung ke sini, jadi saya tidak perlu ke sana,” ujarnya.
Selain menjual bunga tabur untuk ziarah, Siti juga menyediakan buket mawar dan bunga sedap malam yang biasa digunakan untuk keperluan pemakaman dan lainnya.
“Saya memang sudah lama jualan bunga, sejak tahun 1959,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























