Pemkot Malang Rencana Tambah Tiga Jalan Baru

  • Whatsapp
Jalan Puntodewo mengubungkan jalan Muharto dan Ranugrati. Pemkot akan membuat jalan baru alternatif yang menghubungkan. Ranugrati-Muharto.(foto:google map)

MALANG – Pemkot Malang berencana menambah jalan baru, sebagai solusi mengurangi titik-titik kemacetan jenuh di Kota Malang.

Rencananya ada tiga wilayah jalan yang akan dibangun.  Yakni, jalan tembus Exit Tol Malang menuju Sulfat, jalur alternatif penghubung Ranugrati ke Muharto, dan jembatan penghubung Tlogomas.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang (DPUPRPKP), Hadi Santoso mengatakan, tiga rencana itu juga bakal direalisasikan dalam waktu dekat di tahun 2021 ini.

Pada tahun ini, kata Soni, penting melakukan langkah pemulihan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur. Sehingga akses dan mobilitas masyarakat makin lebih mudah. ”Fokus kami intinya disana,” ucap pria yang akrab disapa Soni ini.

Nantinya, khusus untuk jalan tembusan dari exit Tol Malang menuju Sulfat itu, akan dijadikan jalan kembar. Dengan menyesuaikan batas-batas wilayah Kota Malang.

Diharapkan dengan adanya tambahan jalan ini bisa mengurai arus kendaraan. Sehingga bisa memaksimalkan fungsi jalan exit toll Malang.

Sementara itu, untuk jalan tembusan Ranugrati ke Muharto, juga diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2021. Sehingga tidak ada lagi penumpukan kendaraan seperti umumnya terjadi sekarang ini.

Terkait penambahan jalan baru ini, Komisi C DPRD Kota Malang memperhatikan sepenuhnya, untuk melakukan koordinasi segera dengan pihak legislatif. Apalagi ada sejumlah target proyek yang berada di perbatasan daerah kota dan kabupaten.

”Rencana itu sudah dibahas dan jadi prioritas di 2021. Apalagi karena ini di perbatasan, jadi harus ada komunikasi dan koordinasi agar rencana ini bisa mulus,” ungkap Ahmad Fuad, anggota Komisi C DPRD Kota Malang.

Baca Juga  Ketua Dewan Tegaskan Revitalisasi Pasar Besar Kota Malang Sebatas Wacana

Fuad juga mendukung penuh hal ini direalisasikan. Karena ini merupakan kepentingan masyarakat. Kendati begitu, Fuad tetap berharap Pemkot Malang masih rutin untuk melakukan pemeliharaan jalan lama.

Hingga saat ini, pihaknya masih banyak menemui jalan berlubang, hingga jalan tak rata.”Intinya jangan melupakan pemeliharaan jalan lama. Itu harus jadi prioritas agar kondisi jalan bagus. Dan saya kira ini harus bisa segera terealisasikan,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *