Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Berburu Majalah Bekas di Pasar Velodrome Malang, Surga bagi Pecinta Literasi Lawas

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2025 3:10 pm
in Asli Malang
Salah satu lapak di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang yang menjadi jujukan para pemburu literatur lawas. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Salah satu lapak di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang yang menjadi jujukan para pemburu literatur lawas. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di tengah gemuruh modernisasi dan dominasi bacaan digital, Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang tetap bertahan sebagai oase bagi pecinta literatur lawas.

Terletak di kawasan Velodrome Malang yang berada di Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang, ada banyak lapak buku yang menjajakan buku atau majalah tahun lama. Keberadaan lapak tersebut menjadi surga pemburu buku dan majalah bekas yang haus akan nostalgia.

READ ALSO

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Walaupun suasana terbilang sepi, tetapi masih banyak pedagang yang membuka lapak dengan deretan buku dan majalah yang tersusun rapi di rak-rak lapak berukuran 2 x 3 meter, yang berjajar di sekitar area Velodrome.

Baca Juga: Pemkot Malang Anggarkan Rp 1,5 Milyar untuk Revitalisasi Pasar Buku Wilis

Salah satunya adalah Sanda (42) yang masih membuka lapak buku miliknya meski kondisi di Pasar Buku Velodrome dalam setahun terakhir cukup sepi.

Sanda (42),  salah satu pedagang di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.
Sanda (42), salah satu pedagang di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Tetapi ia bersyukur masih ada beberapa orang yang mampir ke lapaknya untuk mencari buku perkuliahan maupun pelajaran terbitan baru dan juga lama.Termasuk para kolektor majalah-majalah lawas yang sering mampir ke lapak buku nomor 2 dan 4 di Pasar Buku Velodrome.

Sanda mengaku perkembangan teknologi memang berdampak pada antusias masyarakat untuk datang langsung ke lapak-lapak buku yang ada di pasar tersebut.

Baca Juga: Reopening Gramedia Kayutangan Malang, Hadirkan Ratusan Ribu Koleksi Buku

“Ya turun sekali, mungkin teknologi dan Corona (Pandemi Covid-19) kemarin berdampak. Jadinya orang lebih suka beli online semua,” kata Sanda ketika ditemui Tugumalang.id, Kamis (1/5/2025).

Koleksi literatur lawas di salah satu lapak yang ada di Pasar Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.
Koleksi literatur lawas di salah satu lapak yang ada di Pasar Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Sering Dikunjungi Pecinta Literatur Lawas

Meski jumlah koleksi buku dan majalah lawas di lapaknya terbatas, tetapi masih ada beberapa pengunjung yang sering datang ke lapak untuk mendapatkan ‘harta karun’, berupa buku atau majalah yang tahun lama dan dicetak secara terbatas.

“Memang kalau koleksi lama bisa dibilang saya jarang ada, tetapi begitu ada satu atau dua sudah laku. Ada majalah anak-anak tahun 80-an, kemudian Sarinah (majalah) tahun lama, selebihnya ya buku perguruan tinggi, novel, buku pelajaran, dan buka agama juga ada,” bebernya.

Sepinya Antusiasme Pengunjung

Meski Pasar Buku Velodrome tetap menjadi primadona untuk berburu literatur lawas, Sanda tak menampik bahwa antusiasme pengunjung tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sehari ia mengaku rata-rata pengunjung yang mampir ke lapaknya sekitar dua orang, itupun hanya sekedar melihat-lihat saja. Paling banyak, pengunjung didominasi oleh siswa dan mahasiswa yang lokasinya tidak jauh dari Pasar Buku Velodrome.

“Ya banyak anak-anak sekolah dekat sini. Mahasiswa jarang, paling yang dekat-dekat sini saja itungannya, itu yang paling sering ke sini. Kalau sekarang, di rata-rata maksimal dua orang setiap hari yang berkunjung,” ungkap Sanda.

Meski harus bersaing dengan toko daring dan juga penyedia jasa e-book, eksistensi Pasar Buku Velodrome membuktikan bahwa literatur fisik, terutama yang memiliki nilai historis, masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Bagi Anda yang ingin mencari koleksi buku atau majalah terbitan lawas dapat berkunjung ke Pasar Buku Velodrome.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Literatur LawasmalangPasar Buku dan Seni Velodrome MalangPasar Buku VelodromeVelodrome Malang

Related Posts

Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Candi Sumberawan, salah satu situs sejarah di Kabupaten Malang tepatnya terletak di Kecamatan Singosari yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Candi Sumberawan/Arie Nugraha.
Asli Malang

Jejak Masa Lalu Singosari: Destinasi Situs Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Kabupaten Malang

Sabtu, 25 Okt 2025
Rekomendasi Tempat Beli Kopi Roasting di Malang: Surga Pecinta Kopi dengan Rasa Otentik
Asli Malang

Menelusuri Jejak Kuno: 4 Situs Sejarah di Kota Malang yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 19 Okt 2025
Next Post
Puluhan massa menggelar aksi di depan Polresta Malang Kota. Mereka melaporkan Roy Suryo. (Foto/M Sholeh)

Massa Geruduk Polresta Malang Kota, Laporkan Roy Suryo

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.