Tugumalang.id – PT Paragon Technology and Innovation (Paragon) turut andil berkontribusi dalam Pilot Project dan Aktivasi 1001 Titik Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan Se-Indonesia yang diinisiasi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia.
Bertempat di Kawasan Produksi Widuri Pegandon, Desa Wonosari, Kendal, Paragon bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar meluncurkan program digital marketing tersebut pada Kamis (19/9/2025).
Baca Juga: Bukti Nyata ParagonCorp Dorong Inovasi Science & Tech di KSTI 2025 Bareng Peraih Nobel dan Tokoh Dunia
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menuturkan apresiasi atas peluncuran program tersebut. Menurut Cak Imin, pemberdayaan masyarakat harus ditopang dengan kolaborasi.
Jika dulu penggerak utama pemberdayaan berasal dari non-pemerintah, hari ini terbangun ekosistem baru melalui sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, badan amil zakat, dan para penggerak di lapangan.
”Harapan kita, ekosistem ini akan tumbuh dan berkembang di desa-desa, melahirkan kemandirian yang berdiri di atas kaki sendiri dan berkelanjutan. Saya sangat mengapresiasi hadirnya Paragon sebagai salah satu pihak yang memfasilitasi, dan saya siap mendukung seluruh bentuk pemberdayaan yang melibatkan potensi masyarakat,” ungkap dia.
Sebagai bagian dari kolaborasi lintas sektor, Paragon menghadirkan dukungan berupa studio digital dan pelatihan digital marketing.
Baca Juga: ParagonCorp Raih Gold Award di ETHCA 2025, Harumkan Nama Indonesia di Asia Tenggara
Studio digital ini dapat dimanfaatkan masyarakat melakukan live streaming produk lokal mereka secara langsung, sehingga penjualannya bisa menjangkau lebih luas melalui platform digital.
Melalui pelatihan digital marketing, masyarakat juga dibekali keterampilan untuk memasarkan produk secara lebih efektif di kanal online. Inisiatif ini ditujukan agar produk lokal memiliki akses pasar yang lebih luas dan berdaya saing tinggi.
Selain itu, program di Pegandon juga mengintegrasikan berbagai inisiatif penguatan ekonomi masyarakat, mulai dari pengembangan perkebunan melon dengan sistem greenhouse, peternakan ayam petelur, hingga pengembangan domba.
Ana Miftahuddin Amin, EVP and Chief of Business Ecosystem Development ParagonCorp menuturkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan semangat #ParaGoNation, di mana Paragon ingin terus tumbuh bersama masyarakat menghadirkan kebermanfaatan nyata.
”Melalui dukungan studio digital dan pelatihan digital marketing, kami berharap masyarakat Kendal dapat memperluas jangkauan pasarnya, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi yang berkelanjutan,” harap dia.
Kontribusi ini menjadi bagian dari Paradaya Movement, program unggulan Paragon dalam pilar pemberdayaan ekonomi.
Paradaya berfokus pada peningkatan keterampilan vokasi agar sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar kerja, melalui kerja sama dengan berbagai mitra kolaborator.
Di Kendal, semangat Paradaya diwujudkan melalui pelatihan afiliator dan pengadaan studio digital marketing, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat untuk berkembang dan mandiri.
Pihaknya percaya, keberhasilan Pilot Project dan Aktivasi 1001 Titik dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Sebagai perusahaan nasional, Paragon berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui inisiatif di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























