Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Oktober Hitam, Lagu Iksan Skuter Untuk Duka Sepak Bola Kita

Redaksi by Redaksi
Oktober 3, 2022 10:19 am
in Pilihan Redaksi
Iksan Skuter. foto IG

Iksan Skuter. foto IG

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

“Ratusan ibu menangis berduka, kehilangan anak-anaknya”, sebuah potongan lirik lagu Iksan Skuter yang didedikasikan untuk Tragedi Kanjuruhan.

Sebuah lirik menyentuh hati diciptakan dan dilantunkan dalam lagu Iksan Skuter, musisi asal Malang. Lagu yang diberi judul “Oktober Hitam” ini didedikasikan Iksan kepada seluruh pecinta sepak bola yang kini tengah berduka atas wafatnya 125 orang pendukung Arema di Tragedi Kanjuruhan.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Insiden ini bermula saat Aremania, julukan penggemar setia klub Arema, kecewa atas kekalahan dengan skor 3-2 melawan Persebaya. Banyak penonton yang kemudian turun ke lapangan. Luapan kekecewaan tersebut disambut oleh tembakan gas air mata oleh aparat yang bertugas.

 

Sepak Bola, Fanatisme dan Tragedi

Sudah tak terhitung lagi berapa nyawa yang melayang dalam perhelatan sepak bola di Indonesia. Fanatisme klub daerah asal menjadi bahan bakar utama dan komoditas dari bisnis sepak bola sehingga mampu menyerap ribuan penonton di setiap laga. Hal inilah disematkan Iksan dalam lirik lagunya.

Oktober Hitam menggambarkan rasa duka yang mendalam. Dimana tragedi ini terjadi atas rasa cinta berlebihan dan fanatisme sepak bola. Dimana ratusan ibu-ibu larut dalam tangis sembari mencari kabar anaknya yang tak kunjung pulang. Mereka kehilangan anak-anak penerus masa depan setelah pamit menonton sepak bola.

 

Lirik Lagu Oktober hitam

Cipta: Iksan Skuter

Kemarin hari, banyak yang mati

Bukan karena bencana

Atau kehendak tuhan yang kuasa

Melainkan adalah tragedy sebagai manusia

Jadi Korban atas kecintaan yang berlebihan

 

Ratusan ibu menangis berduka

Kehilangan anak-anaknya

Yang dilahirkannya

Tapi bukan mereka saja yang kehilangan

Sebagai bangsa besar kita seperti tak berperadaban

 

Lalu rating tayangan terus berjalan

Lalu komoditas tetap dipertahankan

Lalu fanatisme terus dikobarkan

Lalu iklan-iklan saling berebutan

Lalu kepentingan makin berbenturan

Lalu kita sibuk saling menyalahkan

Lalu besok lusa kita dibodohkan

Lalu semuanya kembali berjalan

Lalu yel-yel perang makin lantang dikumandangkan

Lalu kita lagi yang menjadi korban

Lalu kita lagi yang menjadi korban

Lalu kita lagi yang menjadi korban

 

Aku bernyanyi bukan karena teritori

Aku bernyanyi bukan mewakili harga diri

Aku bernyanyi atas nama manusia

Yang bersaksi atas nyawa hilang karena bola, bisnis bola

 

Reff:

Bola adalah permainan

Bukan membuka jalan perang

Bola adalah permainan

Bukan ajang mencari lawan

 

Dalam lagu Iksan Skuter ditekankan bahwa sepak bola bukanlah ajang untuk mencari lawan dan berperang. Semua pihak berharap insiden seperti Tragedi Kanjuruhan tidak akan terulang kembali. Korban fanatisme sepak bola tak ada habisnya jika permainan ini hanya diliputi kepentingan dan bisnis semata.

 

Penulis : Imam A. Hanifah

Tags: Lagu Iksan Skutertragedi kanjuruhan

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Bonek Juga Sangat Berduka untuk Aremania

Bonek Juga Sangat Berduka untuk Aremania

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.