Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Nobar Film Pendek di Pesantren Baitul Hikmah Bahas Filsafat Seni dan Estetika

Redaksi by Redaksi
September 29, 2025 8:15 pm
in News
Film Pendek

Sesi pemaparan Filsafat Seni oleh para pembicara. Foto/Zam-zam

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang – Dua film pendek berjudul “Kelangan” dan “A Paint: Gemurat Dalam Senyep” menjadi pintu masuk diskusi filsafat seni dan estetika bersama santri serta mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Al Farabi. Acara bertajuk Film dan Filsafat Seni itu berlangsung di Musala Pesantren Baitul Hikmah, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Minggu (28/9/2025).

Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni Ach Dhofir Zuhry (pendiri Pesantren Baitul Hikmah Kepanjen dan STF Al Farabi), Sindu Dohir H (aktor dan budayawan Kota Malang), serta Sudjane Kenken (sutradara sekaligus pendiri Kampung Film Gelanggang Kabupaten Malang). Hadir pula Shaggil Mahara, sutradara film A Paint: Gemurat Dalam Senyep.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Foto bersama
Sesi foto Bersama para peserta dan pemateri. Foto/Zam-zam

Estetika dalam Sejarah Filsafat

Dalam pemaparannya, Ach Dhofir Zuhry menjelaskan akar perbincangan estetika sejak filsafat Barat Klasik. Menurutnya, istilah estetika pertama kali diperkenalkan oleh Platon dengan makna sebagai sesuatu yang berhubungan dengan inderawi.

“Estetika itu dari kata Yunani aesthetikos yang berarti mengindra. Jadi awalnya terkait dengan hal-hal inderawi,” jelas penulis buku Filsafat untuk Pemalas itu.

Baca juga: Pusat Studi Gender dan Anak UIN Malang Rilis Film Pendek Berjudul Melesat, Beri Pesan Khusus Kepada Anak Muda

Pemikiran estetika kemudian berkembang pada abad ke-18 melalui Alexander Gottlieb Baumgarten, yang memperluasnya sebagai hal yang terkait dengan rasa. “Namun dalam konteks modern, estetika dirusak oleh industri karena dikaitkan dengan kepentingan pasar dan kapitalisme,” imbuh alumni STF Driyarkara tersebut.

Film sebagai Medium Estetika

Sementara itu, Sindu Dohir menyoroti estetika dari sudut keaktoran yang menjembatani filsafat seni dengan medium film. Ia menekankan bahwa film selalu lekat dengan latar budaya, ruang, dan waktu.

“Film A Paint mengangkat tema living together. Di budaya Barat hal itu biasa, tetapi di Indonesia masih dipandang tidak umum,” ujar aktor yang pernah bermain dalam film Yowes Ben itu.

Sudjane Kenken menambahkan, kekuatan film terletak pada sudut pandang penontonnya. Menurutnya, film indie seringkali memunculkan interpretasi berbeda antarpenonton.

“Film Kelangan mudah dipahami, sementara A Paint lebih menantang untuk dimaknai. Semua bergantung pada perspektif penonton,” jelasnya.

Kenken juga menyinggung tantangan film indie yang sulit dikomersialkan di Indonesia. “Biasanya film indie lebih cocok untuk festival, karena idealisme sutradara sering berbenturan dengan kepentingan industri,” ungkapnya.

Baca juga: Perkembangan Produksi Film di Malang: Geliat Kreativitas Komunitas

Sutradara Hadirkan Realitas Sosial

Sutradara A Paint, Shaggil Mahara, menjelaskan bahwa film karyanya berangkat dari realitas sosial generasi muda di kota-kota besar seperti Yogyakarta dan Malang.

“Dari film ini, saya memang ingin memancing banyak pertanyaan dari penonton. Jika mereka bertanya-tanya tentang makna film, itu berarti film berhasil,” tutur mahasiswa ISI Yogyakarta itu.

Ia menambahkan, tema living together sengaja dipadukan dengan persoalan seni lukis dan simbolisme aktor untuk menyoroti kompleksitas kehidupan generasi muda.

Antusiasme Penonton

Pemutaran film berdurasi 10 menit dan 21 menit tersebut mendapat respons beragam. Sejumlah penonton memberikan pujian atas keberanian mengangkat tema filosofis, sementara sebagian lain melontarkan pertanyaan kritis.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: EstetikaFilsafat Senikabupaten malangPesantren Luhur Baitul Hikmah

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Angin kencang

Total 39 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Malang Selatan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.