Tugumalang.id – Kasus pembunuhan nenek Wurlin yang terjadi di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada Selasa (7/6/2022) lalu, masih menjadi misteri. Hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Namun, polisi menduga cucu korban, MSU (17) adalah pelaku dari kasus ini. “Untuk sementara ini, kami menduga MSU adalah pelaku pembunuhan neneknya,” ungkap Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, pada Jumat (17/6/2022) malam.
Penyebab polisi belum menetapkan tersangka karena MSU masih dalam tahap pemulihan setelah mengalami luka sayatan di leher dan perut. Hingga kini, ia belum bisa dimintai keterangan.
“Saat ini yang bersangkutan masih belum keluar dari ICU walaupun kondisinya sudah membaik,” imbuh Ferli.
Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian menjaga ketat MSU yang masih terbaring di ICU. Ini dikarenakan ada indikasi MSU akan melakukan upaya bunuh diri.
“Kami mengawasi MSU dengan ketat karena ada indikasi ia masih ingin melakukan percobaan bunuh diri,” kata Ferli.
Akibat luka sobek di lehernya, MSU harus dipasangi alat bantu medis. Oleh karena itu, ia tidak bisa berbicara dan dimintai keterangan.
“Dia sudah sadar tapi masih sulit untuk berbicara karena masih menggunakan alat bantu karena ada luka sobek di lehernya,” papar Ferli.
Dugaan bahwa MSU adalah pelaku dari kasus ini diambil dari temuan-temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta keterangan saksi.
“Dugaannya berdasarkan jejak darah, alat bukti yang ada di TKP, maupun keterangan beberapa saksi,” kata Ferli.
Apabila MSU sudah bisa diambil keterangannya, Ferli mengatakan pihaknya akan melakukan gelar perkara lagi untuk penetapan tersangka.
“Sekali lagi, kami belum menetapkan MSU sebagai tersangka,” tutup Ferli.
Reporter: Aisyah Nawangsari
Editor: Lizya Kristanti
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID ,
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id





























