Tugumalang.id – Musim hujan mulai mengguyur Malang Raya. Suhu udara yang menurun dan sinar matahari yang kerap bersembunyi di balik awan memang membuat suasana jadi dingin.
Tapi, di sisi lain, ada satu masalah rumah tangga yang kembali muncul setiap kali musim hujan datang, yaitu jemuran yang tak kunjung kering dan berbau apek.
Bagi banyak warga, tantangan ini terasa nyata. Apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan padat dengan ruang jemur terbatas.
Baca Juga: Waspada Musim Hujan Tiba! 2 Warga Kota Batu Terjangkit Leptospirosis
Pakaian yang lama kering bukan hanya membuat repot, tapi juga bisa menimbulkan bau lembab yang mengganggu kenyamanan.
Meski begitu, bukan berarti kamu harus pasrah menumpuk cucian di pojokan rumah. Ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu lakukan agar pakaian tetap kering dan wangi, bahkan saat hujan tak berhenti turun. Yuk, simak lima tips praktis berikut ini.
1. Gunakan Kipas Angin atau Hair Dryer Secara Strategis
Kalau matahari absen, angin bisa menjadi penyelamat. Letakkan kipas angin di depan jemuran dan arahkan pada bagian yang paling tebal, seperti kerah, lipatan lengan, atau bagian dalam celana.
Kalau kamu buru-buru, hair dryer juga bisa menjadi solusi cepat—asal jangan terlalu panas, supaya serat kain tidak rusak.
Baca Juga: Masuk Musim Hujan, Rekomendasi 5 Kedai STMJ di Kota Malang yang Pas Buat Hangatkan Badan
2. Jemur di Ruangan Tertutup Tapi Tetap Beraliran Udara
Buat yang punya ruang cuci semi terbuka atau teras belakang dengan atap, manfaatkan area itu. Pastikan sirkulasi udara tetap lancar. Kamu bisa buka jendela atau gunakan exhaust fan untuk mempercepat proses penguapan.
Kunci utamanya bukan hanya panas, tapi aliran udara. Jadi, meski hujan deras, pakaian tetap bisa kering asal udara terus bergerak.
3. Gunakan Rak Jemur Lipat di Dekat Ventilasi atau Atap Transparan
Rak jemur lipat kini jadi penyelamat di musim hujan. Selain bisa dipindah-pindah, rak ini bisa ditempatkan di dekat ventilasi atau jendela agar tetap mendapat cahaya alami.
Jika rumahmu punya atap dari polikarbonat atau fiber transparan, taruh jemuran di bawahnya. Sinar alami bisa masuk tanpa khawatir terkena air hujan langsung.
4. Campurkan Pelembut atau Baking Soda untuk Cegah Bau Apek
Pelembut pakaian dengan formula anti-bau apek memang sudah banyak di pasaran, tapi kalau kamu mau cara alami, cukup tambahkan setengah sendok makan baking soda ke bilasan terakhir.
Bahan ini ampuh menyerap kelembapan dan mencegah jamur yang menyebabkan bau tidak sedap. Hasilnya, pakaian lebih lembut dan segar meski dikeringkan tanpa matahari.
5. Setrika Saat Pakaian Masih Sedikit Lembap
Kebiasaan menunda menyetrika bisa jadi penyebab bau lembab makin parah. Padahal, jika disetrika saat masih sedikit basah, panas dari setrika bisa membantu menguapkan sisa air dan membunuh bakteri penyebab bau.
Selain itu, pakaian jadi lebih halus dan wangi tahan lama. Jangan lupa gunakan pewangi setrika agar hasilnya semakin maksimal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Ita Rosyida (Magang)
Editor: Herlianto. A





























