Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Redaksi by Redaksi
Juli 15, 2026 5:11 pm
in Tips
Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Ilustrasi membaca label informasi nilai gizi pada produk makanan kemasan. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Memeriksa tanggal kedaluwarsa memang penting saat membeli makanan atau minuman kemasan. Namun, kebiasaan itu belum cukup. Konsumen juga perlu membaca Informasi Nilai Gizi (ING) yang tercantum pada kemasan agar dapat memilih produk sesuai kebutuhan tubuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan, Informasi Nilai Gizi merupakan daftar kandungan zat gizi dan zat non gizi yang wajib dicantumkan pada label pangan olahan sesuai ketentuan. Melalui informasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, gula, garam (natrium), serta zat gizi lain yang dipersyaratkan pada label pangan.

READ ALSO

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Salah satu bagian yang kerap diabaikan ialah takaran saji. Padahal, seluruh angka yang tercantum pada label gizi dihitung berdasarkan satu takaran saji, bukan selalu untuk satu kemasan.

Baca juga: 5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Sebagai contoh, satu bungkus camilan bisa terdiri atas dua hingga tiga takaran saji. Jika seluruh isi kemasan dihabiskan sekaligus, asupan kalori, gula, lemak, maupun natrium yang masuk ke tubuh otomatis menjadi dua atau tiga kali lebih besar dibanding angka yang tercantum untuk satu sajian. Karena itu, jumlah sajian per kemasan perlu dipahami sebelum melihat kandungan gizi lainnya.

Label Gizi: Perhatikan Kalori, Gula, Garam, dan Lemak

Selain takaran saji, konsumen juga perlu memperhatikan jumlah energi atau kalori pada setiap sajian. Besarnya kebutuhan energi setiap orang tidak sama karena dipengaruhi usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi fisiologis.

Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI, informasi kalori pada label sebaiknya digunakan sebagai acuan untuk menyesuaikan kebutuhan masing-masing, bukan sebagai patokan yang berlaku sama bagi semua orang.

Kandungan gula, garam, dan lemak atau yang dikenal dengan singkatan GGL juga tidak boleh luput dari perhatian. Ketiga komponen tersebut berpengaruh terhadap pola konsumsi harian.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan masyarakat membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak melalui pesan “G4 G1 L5”, yakni gula maksimal 50 gram atau sekitar empat sendok makan per hari, garam maksimal 2.000 miligram natrium atau setara sekitar 5 gram atau satu sendok teh garam per hari, serta lemak maksimal 67 gram atau sekitar lima sendok makan minyak per hari.

Dengan melihat kandungan gula, natrium, dan lemak pada label, konsumen dapat membandingkan beberapa produk sejenis sebelum menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Label Gizi: Pahami Persentase AKG dan Daftar Komposisi

Hal lain yang juga perlu diperhatikan ialah persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG). Angka tersebut menunjukkan kontribusi suatu zat gizi dalam satu takaran saji terhadap kebutuhan gizi harian.

Sebagai contoh, apabila suatu produk mencantumkan natrium sebesar 20 persen AKG, berarti satu takaran saji produk tersebut memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan natrium harian berdasarkan acuan pada label. Informasi itu membantu konsumen menilai apakah kandungan suatu zat gizi tergolong rendah atau tinggi sekaligus membandingkannya dengan produk lain.

BPOM juga mengimbau masyarakat tidak hanya membaca Informasi Nilai Gizi, tetapi juga mencermati daftar komposisi. Bahan pangan disusun berdasarkan jumlah penggunaannya, mulai dari yang paling banyak hingga paling sedikit.

Dengan memahami Informasi Nilai Gizi dan daftar komposisi sebelum membeli maupun mengonsumsi pangan olahan, konsumen diharapkan dapat menentukan pilihan makanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan gizinya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maura Sampetoding/ Magang
editor: jatmiko

Tags: BPOMcara membaca label kemasan makananedukasi kesehatanGGLgula garam lemakinformasi label giziKalorikalori makananKemenkeslabel gizilabel gizi makananmakanan kemasannutrisitakaran sajitips membaca label gizi

Related Posts

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.