Tugumalang.id – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 pada Rabu, 22 Oktober 2025, disambut meriah oleh pesantren di Malang Raya. Ada banyak kegiatan yang digelar untuk menunjukkan identitas santri.
Hari Santri tahun ini menjadi momentum penting untuk meneladani semangat jihad para ulama terdahulu dengan cara yang relevan, mulai dari ritual spiritual, konsolidasi akbar, hingga pendalaman kajian ilmiah.
Baca Juga: Fun Walk Meriahkan Dies Natalis ke-44 Unisma Sekaligus Peringatan Hari Santri Nasional 2025
Berikut ini, kami ulas beragam kegiatan unik yang dilakukan beberapa pesantren di Malang untuk merayakan Hari Santri Nasional 2025.
1. Pesantren Roudhotul Ulum
Pondok Pesantren Roudhotul Ulum, Gondanglegi, merayakan Hari Santri Nasional dengan kegiatan muhadharah akbar (pidato umum) yang menampilkan kemampuan santri dalam berorasi dan berdakwah.
Tema pidato yang diusung “Peran Santri sebagai Pelayan dan Pengabdi Umat (Khidmatul Ummah)”. Acara ini menegaskan bahwa Hari Santri adalah pengingat bagi santri untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan karakter dan moral masyarakat.
2. Pesantren Al-Rifa’ie
Pondok Pesantren Al-Rifa’ie, Gondanglegi, menyelenggarakan Apel Akbar Hari Santri yang khidmat, diikuti dengan gebyar seni budaya santri.
Dalam Gebyar tersebut, santri menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari pentas drama perjuangan hingga penampilan grup hadroh kolosal. Kegiatan ini bertujuan menunjukkan bahwa santri adalah pewaris budaya bangsa yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
Baca Juga: Santri Al-Falah Al-Makky Rayakan Hari Santri Nasional 2025 dengan Program “THREE EM”
3. Pesantren Al-Furqan
Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Quran Al-Furqan Malang memilih kegiatan paling sakral, yaitu Khataman Al-Quran 30 Juz Bil Ghoib secara serentak.
Acara ini dilanjutkan dengan doa kebangsaan khusus, menegaskan bahwa kekuatan santri terletak pada penjagaan Al-Quran sebagai sumber ajaran dan keberkahan.
4. Pesantren Anwarul Huda
Pondok Pesantren Anwarul Huda, Malang, fokus pada pendalaman tradisi keilmuan pesantren. Kegiatan utama mereka adalah Bahtsul Masail Akbar yang membahas isu-isu kontemporer dari perspektif fikih kitab kuning.
Ini menegaskan bahwa semangat Hari Santri diwujudkan melalui semangat belajar dan menjaga orisinalitas hukum Islam.
5. Pesantren Darul Ukhuwah
Pondok Pesantren Darul Ukhuwah (DU) Malang menggelar Apel Akbar Integrasi Kurikulum yang dilanjutkan dengan Pameran Pendidikan dan Bahasa, menampilkan penguasaan santri terhadap bahasa Arab, Inggris, dan Jepang.
6. Pondok Pesantren Nurul Ulum Malang
Pondok Pesantren Nurul Ulum Malang melaksanakan Apel Akbar Konsolidasi Santri yang dihadiri ribuan santri. Acara ini ditutup dengan pembacaan Selawat Badar serentak sebagai simbol persatuan.
7. Pesantren Al-Hikam
Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang menekankan perayaan berbasis keilmuan melalui Seminar Nasional Hari Santri yang membahas tema “Peran Santri Intelektual dalam Menghadapi Disrupsi Global”.
8. Pesantren Al-Khoirot Malang
Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang memilih fokus pada kebersamaan masal dan disiplin tradisi dengan menggelar Pawai Akbar Hari Santri yang ditutup dengan pembacaan Sholawat Kubro dan Istighosah bersama.
9. Pondok Pesantren Darurrohman
Semangat meneladani spiritualitas diwujudkan melalui Ziarah Auliya’. Pondok Pesantren Darurrohman, Gondanglegi, mengirimkan seluruh santri dan alumni dalam perjalanan ziarah lintas kota ke makam ulama kharismatik seperti Habib Sholeh Tanggul (Jember) dan Mbah Yai Hamid (Pasuruan).
10. Pondok Pesantren Al-Azhar
Pondok Pesantren Al-Azhar, Malang, merayakan dengan fokus pada integrasi kebangsaan dan pendidikan melalui Apel Bendera Akbar, menekankan peran santri sebagai jembatan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.
11. Pondok Pesantren Sabilul Hikam
Perayaan Hari Santri juga diramaikan dengan kreativitas dan aksi sosial: Pondok Pesantren Sabilul Hikam, Kepanjen, menyelenggarakan Festival Santri Milenial Berdaya yang menampilkan karya robotik, sementara Pondok Pesantren Nurul Iman, Karangploso, melaksanakan bakti sosial dengan pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Keberagaman kegiatan ini membuktikan bahwa Hari Santri 2025 dirayakan sebagai momen penegasan identitas santri Malang yang kokoh dalam tradisi, cerdas dalam ilmu, dan peduli pada persoalan kebangsaan hingga kemanusiaan global.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Sabrina/Magang
Editor: Herlianto. A





























