Malang, Tugumalang.id– Imam Muslimin, yang lebih dikenal dengan sapaan Kiai Mim, diketahui masih menerima gaji sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, meskipun telah mundur dari jabatannya sebagai dosen.
Kiai Mim sebelumnya mengundurkan diri dari aktivitas mengajar setelah kasus perselisihan dengan tetangganya, Sahara, menjadi viral di media sosial. Ia dikabarkan mundur karena tidak ada lagi mahasiswa yang hadir di perkuliahannya.
Baca juga: Ikut Andil di AICIS 2022, Dosen UIN Malang Jadi Panelis
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, membenarkan bahwa Imam Muslimin hanya mengundurkan diri dari jabatan dosen, namun status ASN-nya masih aktif.
“Yang bersangkutan hanya mundur sebagai dosen, jadi sampai sekarang statusnya masih ASN,” ujar Prof. Ilfi Nur Diana usai bertemu dengan pimpinan media, Senin (10/6/2025).
Prof. Ilfi menegaskan bahwa pihak universitas tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan ASN secara langsung, karena hal tersebut menjadi otoritas Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag).
“UIN Malang tidak punya hak untuk mencabut status ASN seseorang. Itu kewenangan Irjen Kemenag,” imbuhnya.
Dengan status ASN yang masih aktif, Imam Muslimin tetap menerima gaji dari negara, meskipun tunjangan dosen sudah tidak diberikan.
“Iya, masih menerima gaji ASN, tapi tidak lagi mendapatkan tunjangan dosen,” jelas Prof. Ilfi.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menegaskan bahwa permasalahan antara Imam Muslimin dan Sahara merupakan kasus pribadi, sehingga pihak kampus tidak dapat ikut campur secara langsung.
“Karena ini ranah pribadi, kami serahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan dan aparat penegak hukum,” pungkasnya.
Baca juga: 2 Dosen di FKIK UIN Malang Sukses Hilirisasi Produk Penelitian Jamu Kekinian dari Semanggi
Diketahui, konflik antara Imam Muslimin dan Sahara mencuri perhatian publik setelah viral di berbagai platform media sosial. Kasus tersebut bahkan menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang sempat mendatangi rumah Imam Muslimin untuk mediasi.
Selain saling melapor ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik, Sahara juga berencana melaporkan Kiai Mim atas dugaan pelecehan seksual verbal. Hingga kini, proses hukum kedua pihak masih berjalan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Irham Thoriq
redaktur: jatmiko
























