Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Menilik Semangat Hidup Para Penyintas COVID-19

Redaksi by Redaksi
Juli 27, 2021 12:11 pm
in Tugu Sehat
semangat - Menilik Semangat Hidup Para Penyintas COVID-19

Sekretaris Lurah Bandulan Mutho’ Shobiri. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sudah lebih dari satu tahun sejak pandemi COVID-19 berlalu. Seiring berjalannya waktu, dunia kesehatan yang notabennya garda terdepan, mulai kuwalahan. Sebab, satu persatu bahkan sampai berjuta-juta orang harus isolasi mandiri (isoman) hingga dilarikan ke Rumah Sakit (RS) akibat terkonfirmasi positif COVID-19.

 

READ ALSO

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Sementara sektor pariwisata dan ekonomi terpaksa mengalami masa-masa sulit.

Kendati demikian, di tengah banyaknya keterbatasan, sebagian besar warga Kota Malang rela berbagi dan peduli terhadap warga yang terkonfirmasi positif. Diantaranya sampai membuat dapur umum untuk membantu kebutuhan gizi warga yang sedang isoman agar lekas pulih.

 

Di samping itu, berbagai bantuan juga dikucurkan pemerintah dan Corporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta untuk membantu penanganan pandemi ini.

 

Salah seorang penyintas COVID-19, Harto Sutiyo, mengaku langsung isoman sejak dirinya terkonfirmasi positif COVID-19. Kendati bukan hal yang mudah, dia berjuang untuk menguatkan imun dan iman.

 

“Awalnya anak saya yang terpapar COVID-19, kemudian istri saya dan saya pun ikut terpapar. Akhirnya kami melakukan isoman,” ujar warga Kelurahan Bakalan Krajan itu.

 

Selama menjalani isolasi mandiri, kata dia, dirinya selalu mengonsumsi obat dari dokter dan obat herbal dari empon-empon atau rempah-rempah dan madu.

 

Harto Sutiyo mencoba mengatasi napas yang sesak dan tidak bisa mencium aroma dengan menghirup minyak kayu putih dan minyak angin.

 

Selain itu, dia juga rutin berjemur pada pukul 09.00-10.30 WIB.

 

Selama isoman, Harto Sutiyo selalu makan secara teratur dan cukup. Meskipun rasa malas untuk makan, namun dirinya selalu memaksakan diri agar makanan bisa masuk ke lambung. Dengan cara itu, maka imun akan meningkat. Jika imun naik, maka proses kesembuhan sudah semakin dekat.

 

Pikiran juga tidak boleh terlalu stres, dia mengimbau agar selalu berdoa dan berpikir positif untuk sembuh.

 

“Setelah menjalani isoman, Alhamdulillah saat ini saya sudah fit dan negatif COVID-19. Semoga kita semua dikasih kesehatan, panjang umur, dan terhindar dari segala penyakit. Selalu berdoa kepada Tuhan, semoga Tuhan selalu melindungi kita,” pungkasnya.

 

Penyintas COVID-19 lainnya, yakni Sekretaris Lurah Bandulan, Mutho’ Shobiri, mengatakan bahwa saat dirinya terpapar COVID-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, dia meningkatkan daya tahan tubuhnya dengan mengonsumsi vitamin dan meminum obat dari dokter.

 

“Saya menerapkan pola hidup sehat serta makan makanan yang bergizi. Walaupun pada waktu itu indra perasa dan penciuman saya hilang, saya juga berjemur di pagi hari,” ceritanya.

 

Pesan positif yang ingin dia sampaikan adalah agar orang yang saat ini sedang berjuang melawan COVID-19 tetap semangat dan optimis.

 

Mutho’ Shobiri mengimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta selalu berdoa kepada Tuhan agar tetap diberi kesehatan dan kesembuhan.

 

Setelah berjuang melawan COVID-19, saat ini dia telah dinyatakan sembuh atau negatif COVID-19 dan kembali beraktivitas.

Warga Kelurahan Dinoyo, Erwin Mulyo. Foto: dok

Penyintas COVID-19 berikutnya, yaitu warga Kelurahan Dinoyo, Erwin Mulyo, berbagi pengalamannya. Menurut Erwin, salah satu obat COVID-19 adalah diri sendiri. Karena yang sangat perlu dilakukan adalah menjaga semangat diri sendiri untuk berjuang melawan COVID-19. Jika ada pasien COVID-19 yang mulai tidak semangat, maka tugas yang lainnya memberi semangat. Artinya, sama-sama saling menguatkan dan menyemangati.

 

“Tetap semangat dan tetap berikhtiar serta berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan dan keselamatan. Bagi yang dirawat di rumah sakit tetap berjuang dan semangat sembuh. Karena obat dari COVID-19 salah satunya dari diri kita sendiri. Mari selalu menerapkan protokol kesehatan,” imbau Erwin Mulyo.

 

Erwin Mulyo menambahkan, para tenaga kesehatan yang menjalankan tugas di garda terdepan selama pandemi ini juga selalu memberikan semangat. Hal itu dilakukannya untuk memulihkan kondisi pasien COVID-19 agar segera pulih.

 

“Menjaga pikiran tetap positif menjadi hal yang penting dalam proses sembuh dari COVID-19. Karena pikiran akan memengaruhi kondisi mental dan psikis, sehingga naik atau turunnya imun tergantung dari pikiran,” sambungnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji (kanan). Foto: Humas Pemkot Malang

Dalam hal penanganan trauma healing bagi pasien COVID-19, Forkopimda Kota Malang membuat program Satgas Malang Raya Trauma Healing (Sama Ramah) yang diresmikan oleh Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, beberapa waktu lalu.

 

Selain itu, Pemkot Malang sedang bergerak cepat mendistribusikan bantuan serta percepatan vaksinasi.

 

Sutiaji juga selalu memberikan semangat dengan menyambangi warga yang melakukan isoman. Dia datang dengan membawa bantuan dan memberikan motivasi agar warga yang terinfeksi COVID-19 segera sehat dan negatif dari COVID-19.

 

Sutiaji juga mengimbau kepada warga yang isoman agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

 

“Sambang ini menjadi salah satu upaya penyembuhan trauma (trauma healing) bagi penderita COVID-19. Pengalaman saya pribadi saat menjalani isoman memiliki muatan emosi yang masuk ke memori dan dapat meninggalkan dampak psikologis, apalagi jika yang mengalami anak-anak,” jelasnya.

 

Sutiaji juga meninjau dan memberikan trauma healing kepada anak-anak yang isoman tanpa orang tua di Perumahan Puskopad, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, pada Kamis (15/7/2021) lalu.

 

“Ayo, nak, semangat! Supaya cepat sehat,” ujar Sutiaji.

 

Sementara itu, Sutiaji juga memberikan apresiasi positif atas kepedulian dan tindakan masyarakat dalam membantu warga isoman. Di mana para warga saat ini rajin memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga isoman.

 

“Hal ini timbul dan tumbuh dari masyarakat sendiri, inilah yang nilai kegotongroyongan yang tinggi. Memang dalam masa COVID-19 ini harus gotong royong,” tutupnya.(ads)

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Pria Mulai Rp 900 Ribu!

Sabtu, 27 Jun 2026
PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang gelar webinar session sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak, khususnya anak dengan gangguan autisme. /Foto: Dok. PSLC.
Tugu Sehat

Gratis! Ikuti Event Webinar Session PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang

Kamis, 25 Jun 2026
Next Post
usia - Usia 20-44 Tahun Paling Banyak Terpapar COVID-19

Usia 20-44 Tahun Paling Banyak Terpapar COVID-19

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.