Mengulik Kiat-Kiat Komunikasi Bisnis untuk Kemajuan Bisnis di Masa Pandemi

  • Whatsapp
Dari kiri: Pemimpin BNI Kantor Wilayah 18, Beby Lolita Indriani; Direktur PT Agro Mitra Alimentare (AMA), Ge Recta Geson, dan CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq. Foto: Rubianto

Tugumalang.id – Salah satu alasan dibalik sukses tidaknya sebuah bisnis, dipengaruhi oleh keberhasilan komunikasi kepada masyarakat luas. Utamanya di masa pandemi.

Hal tersebut dikupas tuntas dalam rangkaian Bincang Ramadhan Forum Jurnalis Malang Raya yang telah memasuki babak terakhir, pada Selasa (04/05/2021).

Bacaan Lainnya

Bank BNI

Mengusung tema “Komunikasi Bisnis untuk Kemajuan Bisnis”, hadir selaku narasumber ialah Direktur PT Agro Mitra Alimentare (AMA), Ge Recta Geson, dan Pemimpin BNI Kantor Wilayah 18, Beby Lolita Indriani.

Pemimpin BNI Kantor Wilayah 18, Beby Lolita Indriani, dan CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq. Foto: Rubianto

Menurut Beby, sapaannya, tidak ada yang menyangka bahwa masa pandemi akan membawa dampak sesulit ini bagi banyak sektor, bahkan perbankan. Kendati demikian, kiat-kiat edukasi dan inovasi terus dilakukan. Hingga berhasil meraih penghargaan performa terbaik mobile banking nomor 1 dan nomor 3 dari 10 bank terbaik layanan prima dalam hal digital.

“Ada banyak yang bisa disyukuri dari pandemi ini. Termasuk kami (BNI) yang sejak awal sulit menggiring nasabah untuk melakukan transaksi digital, sering juga lewat edukasi media iklan tapi nggak laku. Tapi saat pandemi orang mulai panik dan transaksi digital terhadap produk digital kami mulai meningkat,” kata satu-satunya Kanwil BNI perempuan di Indonesia itu.

Meski dalam keterbatasan diakuinya tidak semua terpuruk, Justru pandemi memaksa orang beralih ke teknologi. Akhirnya, pertumbuhan mobile banking BNI oleh nasabah baru naik dan fungsi ATM mulai bergeser.

Direktur PT Agro Mitra Alimentare (AMA), Ge Recta Geson, dan CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq. Foto: Rubianto

Bahkan melalui inovasi program BNI go to Global, pihaknya malab menggandeng UMKM di Malang untuk diusung ke luar negeri. Mulai dari Singapore, London, New York, dan Seoul.

Baca Juga  170 Warga Panti Difabel Bhakti Luhur di Malang Positif COVID-19 Usai Tes Swab Massal

“Apalagi di pandemi ini UMKM susah menjual ya karena kunjungan turis berkurang. Maka BNI berkomitmen membuka cabang di luar negeri dan kami gandeng UMKM untuk join dengan kami, sehingga BNI bisa menjadi etalase untuk produk UMKM Indonesia,” imbuhnya.

Di samping itu, produk handicraft Indonesia juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan perusahaan luar negeri. Bahkan cenderung disukai di pasar global.

Ditunjang dengan potensi sektor pertanian Jawa Timur yang kuat, BNI berinsiatif membentuk program milenial farming guna mengedukasi dan mendorong petani muda agar menghasilkan produk-produk menarik dan berkualitas. Sehingga tidak menutup kemungkinan munculnya bisnis-bisnis baru.

“Sehingga kami yakin bisnis ini akan terwujud jika ada sinergi antara pelaku usaha dengan perbankan. Hal itu sangat penting karena pasti ada peluang dan harapan di setiap keterbatasan,” tukasnya

Tak jauh berbeda, Recta juga menjabarkan bahwa sistem komunikasi publik yang dibangun PT AMA tak lepas dari peran media dan data yang dikumpulkan.

“Kalau kami sendiri mengedukasi apa itu prebiotik, probiota, Pro EM.1 dan manfaatnya pasti terbatas. Setahun ini yang kami capai seperti mukjizat karena dibantu oleh teman-teman media yang tentunya berkualitas dan kredibel. Saya punya pembina wartawan senior yang membimbing bagaimana cara memberitakan tentang produk ini dan uji-uji yang sudah kita lakukan,” tandasnya.

Beberapa informasi yang getol dipublikasikan antara lain seputar informasi kesehatan. Alhasil, bersama produk unggulannya, Pro EM.1 mampu menembus pasar nasional bukan hanya Jawa Timur.

Ke depan, pihaknya bahkan berencana melakukan import ke India. “Sejuta manfaat Pro Em.1 tidak ada artinya tanpa teman-teman media. Apa itu Pro Em.1? Apa manfaatnya? Dan mencarinya bagaimana? Mendapatkannya dimana? Kalau hanya mengandalkan sebatas kekuatan teman, keluarga itu tidak sebesar ketika diberitakan oleh media ditunjang dengan data yang berkualitas,” tutupnya.

Baca Juga  3 Situs Belajar Online Internasional Untuk Latih Skill

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *