Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Mahal dan Langka, Pedagang Pasar Tradisional Pilih Tidak Jual Minyak Goreng

Redaksi by Redaksi
Maret 13, 2022 1:43 pm
in Berita
Minyak Goreng dan para pedagang

Pedagang pasar belum bisa menjual minyak goreng Rp 14.000 per liter.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kelangkaan minyak goreng masih berlanjut. Tak hanya di ritel modern, tetapi juga di pasar tradisional. Seorang pedagang di Pasar Gondanglegi, Kabupaten Malang, bahkan memiliki untuk tidak menjual minyak goreng lagi.

“Ini saya sudah dua minggu nggak jualan minyak goreng,” kata pedagang toko kelontong bernama Alfiyah tersebut saat ditemui, Minggu (13/3/2022).

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Ia mengaku dibuat pusing dengan harga minyak goreng dari distributor yang masih mahal dan adanya pembatasan jumlah minyak goreng yang bisa dibeli.

“Setiap pedagang sekarang dijatah oleh distributior. (Jumlahnya) nggak tentu sih, tapi pernah dibatasi cuma dua (pouch) per pedagang,” terangnya.

Harga dari distributor pun tidak pernah di bawah batas harga yang ditentukan pemerintah, sehingga pedagang harus menjual dengan harga lebih mahal dari Rp 14 ribu per liter.

“Kadang harga dari distributor Rp 14.500 ya saya jual Rp 15 ribu. Kadang kulakannya Rp 15 ribu, saya jualnya Rp 16 ribu,” tutur Alfiyah.

“Mau jual minyak goreng sekarang susah, harganya mahal dan dijatah. Jadi, saya berhenti jualan,” imbuhnya.

Pedagang kelontong lain bernama Herianto juga mengatakan bahwa pembelian minyak goreng di distributor kini dibatasi.

“Saya jual minyak goreng satu liternya Rp 19 ribu. (Saya) masih nggak bisa menyesuaikan dengan harga pemerintah. Kulakannya juga dijatah dari sana,” ujar Herianto.

Senada dengan Herianto, pedagang bernama Hilda juga masih menjual minyak goreng meskipun lebih mahal daripada harga yang ditetapkan pemerintah.

“Tergantung mereknya, ada yang Rp 17 ribu, ada yang Rp 18 ribu (per liter),” ujar Hilda.

Ia menyesuaikan harga jual dengan harga kulakan di distributor. “Dari distributor masih mahal, jadi saya jualnya juga segitu,” kata Hilda

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: minyak gorengpasar gondang legi

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
Rumah Tua Bella Vista

Menilik Rumah Tua Bella Vista, Saksi Pembangunan Kompleks Belanda di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.