Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Mahal dan Langka, Pedagang Pasar Tradisional Pilih Tidak Jual Minyak Goreng

Redaksi by Redaksi
Maret 13, 2022 1:43 pm
in Berita
Minyak Goreng dan para pedagang

Pedagang pasar belum bisa menjual minyak goreng Rp 14.000 per liter.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kelangkaan minyak goreng masih berlanjut. Tak hanya di ritel modern, tetapi juga di pasar tradisional. Seorang pedagang di Pasar Gondanglegi, Kabupaten Malang, bahkan memiliki untuk tidak menjual minyak goreng lagi.

“Ini saya sudah dua minggu nggak jualan minyak goreng,” kata pedagang toko kelontong bernama Alfiyah tersebut saat ditemui, Minggu (13/3/2022).

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Ia mengaku dibuat pusing dengan harga minyak goreng dari distributor yang masih mahal dan adanya pembatasan jumlah minyak goreng yang bisa dibeli.

“Setiap pedagang sekarang dijatah oleh distributior. (Jumlahnya) nggak tentu sih, tapi pernah dibatasi cuma dua (pouch) per pedagang,” terangnya.

Harga dari distributor pun tidak pernah di bawah batas harga yang ditentukan pemerintah, sehingga pedagang harus menjual dengan harga lebih mahal dari Rp 14 ribu per liter.

“Kadang harga dari distributor Rp 14.500 ya saya jual Rp 15 ribu. Kadang kulakannya Rp 15 ribu, saya jualnya Rp 16 ribu,” tutur Alfiyah.

“Mau jual minyak goreng sekarang susah, harganya mahal dan dijatah. Jadi, saya berhenti jualan,” imbuhnya.

Pedagang kelontong lain bernama Herianto juga mengatakan bahwa pembelian minyak goreng di distributor kini dibatasi.

“Saya jual minyak goreng satu liternya Rp 19 ribu. (Saya) masih nggak bisa menyesuaikan dengan harga pemerintah. Kulakannya juga dijatah dari sana,” ujar Herianto.

Senada dengan Herianto, pedagang bernama Hilda juga masih menjual minyak goreng meskipun lebih mahal daripada harga yang ditetapkan pemerintah.

“Tergantung mereknya, ada yang Rp 17 ribu, ada yang Rp 18 ribu (per liter),” ujar Hilda.

Ia menyesuaikan harga jual dengan harga kulakan di distributor. “Dari distributor masih mahal, jadi saya jualnya juga segitu,” kata Hilda

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: minyak gorengpasar gondang legi

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Rumah Tua Bella Vista

Menilik Rumah Tua Bella Vista, Saksi Pembangunan Kompleks Belanda di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.