Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Menilik Rumah Tua Bella Vista, Saksi Pembangunan Kompleks Belanda di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Maret 13, 2022 2:24 pm
in Asli Malang
Rumah Tua Bella Vista

Bangunan Rumah Bella Vista peninggalan kolonial Belanda

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Bangunan peninggalan era kolonial Belanda cukup banyak ditemui di sudut sudut Kota Malang. Salah satunya yakni bangunan rumah bernama Bella Vista yang terletak di Jalan Gajahmada, Kota Malang. Rumah tua ini ternyata merupakan bangunan percontohan pembangunan komplek perumahan Belanda di Kota Malang.

Bella Vista dibangun oleh Belanda pada 1920-1925. Bangunan bergaya arsitek Belanda ini sudah ada sebelum Balai Kota Malang dan Tugu Kota Malang dibangun. Rumah ini juga pernah menjadi rumah singgah Bung Karno ketika meresmikan Tugu Kota Malang.

READ ALSO

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Teras depan yang tak terawat. foto/M Sholeh

Sekertaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, Agung Buana mengatakan, Bella Vista dibangun tepat menghadap Sungai Brantas. Rumah ini sengaja dibangun untuk rumah peristirahatan atau rumah villa yang ditinggali keluarga Belanda.

“Jadi Sungai Brantas kalau dilihat dari Belvista itu dulu lebih tinggi dan pemandangannya lebih bagus. Terlebih kalau menghadap ke arah selatan. Jadi memang Bella Vista itu rumah di pinggir sungai yang menghadap Brantas,” katanya, Minggu (13/3/2022).

Kolonial Belanda kala itu sedang membuat perencanaan perumahan khusus untuk Belanda di Kota Malang. Perumahan itu direncanakan dengan diklaster klaster atau dikelompokkan menjadi sejumlah klaster perumahan Belanda.

Kala itu dijelaskan, Bella Vista dipilih sebagai bouwplan 1 atau bangunan percontohan atau model untuk membangun komplek Belanda di Kota Malang. Adapun bouwplan 1 mencangkup wilayah wilayah yang saat ini ada di Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, Jalan Hasanudin hingga Jalan dr. Soetomo, Kota Malang.

“Bisa dilihat juga bangunan bangunan di daerah Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, Jalan Hasanudin hingga Jalan dr. Soetomo itu kalau dilibat tampak ada kesamaan kesamaannya dengan bangunan Bella Vista,” jelasnya.

Usai Indonesia merdeka, rumah Bella Vista ini diketahui juga pernah disinggahi oleh Bung Karno. Kala itu Bung Karno hendak meresmikan Tugu Kota Malang pada 1953. Bung Karno singgah di Bella Vista usai berpidato pada peresmian Tugu Kota Malang.

“Jadi Bung Karno sempat berpidato di tengah tengah lapangan dengan meja kursi yang ditata oleh warga keturunan Arab. Setelah itu, Bung Karno singgah ke rumah itu. Tapi itu gak lama, hanya sejenak saja. Karena setelah itu Bung Karno bertolak menuju Surabaya naik kereta api,” paparnya.

Berdasarkan cacatan sejarah, Agung menjelaskan bahwa Bella Vista pada 1942 masih ditinggali oleh keluarga Belanda. Kemudian pada era 1942-1945, Bella Vista digunakan oleh Jepang sebagai kantor pendukung.

“Kemudian sejak Jepang keluar dari Indonesia pada 1945an, Bella Vista terbengkalai. Lalu diambil alih dan ditinggali oleh orang pribumi,” bebernya.

Pada 1970 an, Bella Vista kemudian dibeli oleh orang kaya di zaman itu. Namun dia tinggal di Jakarta hingga membuat Bella Vista tak terawat.

Memasuki 1990 hingga 1998, Bella Vista sempat menjadi tempat kursus komputer. Kemudian sempat dikontrak oleh orang lain sekitar 2 tahun. Namun kemudian bangunan tersebut tak terpakai hingga saat ini.

“Bangunan Bella Vista kelihatannya tidak pernah dirubah. Tapi saya lihat banyak kusen kusennya hingga ornamen ornamennya yang diambil orang. Di bagian depan itu masih asli, tapi di dalam banyak yang sudah hilang,” ujarnya.

Bangunan Bella Vista ini sebenarnya sudah memiliki kriteria untuk menjadi bangunan cagar budaya. Mulai tahun pembangunannya, langgam arsitekturnya, hingga nilai historisnya.

Reporter: M Sholeh
editor:jatmiko

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Rumah Bella Vista

Related Posts

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
malang - Satpol PP Kota Malang Amankan 6 Anak Korban Eksploitasi Bermodus Jualan Kue

Hak Dasar Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.