Tugumalang.id – Angka kunjungan wisatawan ke Kota Batu, Jawa Timur, pada 2025 tercatat menurun hingga 20 persen selama periode Natal 2025. Kondisi ini diungkapkan sejumlah pelaku wisata ternama di Kota Batu, di antaranya Jatim Park Group dan PT Selecta.
Manager Marketing & Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, menyampaikan bahwa penurunan angka kunjungan wisatawan mencapai sekitar 20 persen jika dibandingkan dua tahun belakangan. Meski sejumlah objek wisata masih terlihat ramai, kepadatan pengunjung dinilai tidak setinggi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun lalu. Secara akumulatif, total kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Kota Batu mengalami penurunan.
Faktor Ekonomi Masih Menjadi Penentu
Menurut Titik, penurunan jumlah kunjungan dipengaruhi berbagai faktor, terutama kondisi ekonomi masyarakat.
“Salah satu faktor utamanya adalah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih,” ujar Titik, Senin (29/12/2025).
Baca juga: Libur Lebaran 2025, Kunjungan Wisata ke Kota Batu Tembus 778 Ribu Orang!
Selain faktor ekonomi, perubahan pola liburan masyarakat turut memengaruhi. Wisatawan kini cenderung memilih liburan singkat, destinasi alternatif yang lebih dekat, atau membagi waktu liburan ke beberapa periode berbeda.
“Persaingan antar destinasi wisata di berbagai daerah juga semakin ketat. Banyak daerah berlomba menghadirkan atraksi baru dan program promosi agresif sehingga pilihan wisata semakin beragam dan tidak lagi terfokus pada satu wilayah,” katanya.
Strategi Pelaku Wisata Hadapi Penurunan
Meski demikian, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku wisata. Jatim Park Group, kata Titik, akan terus berinovasi melalui penambahan atraksi, peningkatan kualitas layanan, serta pemberian promo khusus untuk menjaga minat kunjungan wisatawan selama libur akhir tahun.
Baca juga: Tren Kunjungan Wisata ke Kota Batu Turun hingga 30 Persen
Hal senada disampaikan Direktur PT Selecta, Pramono. Ia mengakui tingkat kunjungan ke Selecta pada 2025 tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Meski secara bulanan terdapat kenaikan sekitar 2.000 pengunjung, capaian tersebut belum mampu menutup penurunan secara keseluruhan.
Puncak kunjungan di Selecta terjadi pada 27 Desember 2025 dengan jumlah wisatawan mencapai lebih dari 21 ribu orang dalam satu hari. Namun, angka ini masih belum sebanding dengan total kunjungan pada 2024 yang mencapai 487 ribu orang.
“Prediksi hingga tahun baru nanti, kunjungan kami di 2025 hanya mencapai sekitar 357 ribu orang,” ujar Pramono.
Penurunan kunjungan wisata selama Nataru 2025 ini menjadi catatan penting bagi sektor pariwisata Kota Batu. Pemerintah daerah bersama pelaku wisata diharapkan mampu terus beradaptasi dan berinovasi agar daya saing destinasi tetap terjaga di tengah dinamika industri pariwisata nasional.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























