Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Peternak Sapi Perah di Ngantang Bertahan di Tengah Wabah PMK Jual Sapi Murah

Hingga Cekcok Rumah Tangga

Redaksi by Redaksi
Juni 22, 2022 9:13 pm
in Berita
PMK

Sapi milik Sugito yang sedang menjalani tahap pemulihan setelah terserang virus PMK. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sebagian besar wilayah Kabupaten Malang bagian barat membawa berbagai masalah runyam. Mulai dari kerugian ekonomi, lilitan hutang hingga berujung cekcok rumah tangga.

Ketua Koperasi Unit Daerah (KUD) Sumbermakmur Sugiono menuturkan wabah PMK yang menyerang sebagian besar populasi sapi perah di Kecamatan Ngantang memang membawa dampak luar biasa. Khususnya bagi perekonomian warga.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Sugito (59), peternak sapi terdampak akibat PMK di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Dia terus berharap wabah ini bisa segera usai. Foto/Azmy

Di situasi sekarang ini, kata Sugiono, peternak mulai kelimpungan setelah melihat sapi ternaknya mulai bertumbangan. Mereka dihadapkan dengan pilihan sulit; menjual sapinya atau membiarkan sapinya bertahan hidup atau mati.

Kebanyakan, peternak lebih memilih pilihan pertama, yakni menjualnya dengan harga murah. Kata Sugiono, banyak sapi dijual dengan harga murah. Jika biasanya seharga Rp 10-15 juta per ekor, kini peternak rela merugi menjualnya dengan harga Rp 600 ribu hingga sejuta per ekor.

”Jadi memang peternak banyak yang panik. Tidak bisa melakukan penanganan atau pengobatan dengan panik. Akhirnya mereka banyak yang pilih dijual saja daripada melihat ternaknya mati,” kisah Sugiono.

Sugito (59) menunjukkan berbagai obat kimia maupun herbal untuk mengobati sapinya yang terpapar PMK. Foto/Azmy

Situasi itu akhirnya ikut berdampak pada kestabilan ekonomi masyarakat. Banyak peternak yang juga dililit hutang dan akhirnya berujung perselisihan internal rumah tangga.

”Kami dari KUD ya hanya bisa mengimbau agar sama-sama menyadari. Wong sudah musibah, semua sama-sama merasakan,” ungkapnya.

Situasi kepanikan ini juga diamini seorang peternak sapi perah di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Sugito (59). Hanya saja, Sugito masih punya semangat ikhtiar untuk terus merawat sapi-sapi ternak miliknya.

Sejak diserang wabah PMK 3 pekan lalu, Sugito sudah kehilangan 6 ekor sapi. Jika ditaksir kerugian materialnya bisa mencapai Rp 50-70 juta. Saat ini, sapi ternaknya hanya tersisa 11 ekor sapi. Sapi yang ada terus dia rawat dengan berbagai macam cara agar sembuh.

Sapi milik Sugito yang sedang menjalani tahap pemulihan setelah terserang virus PMK. Foto/Azmy

”Mulai obat kimia rekomendasi dinas sampai obat herbal semua saya kasihkan. Ini ikhtiar saya sampai wabah ini selesai. Hanya lewat sapi-sapi inilah saya bergantung hidup,” kata dia.

Ikhtiar Sugito mulai berbuah hasi. Terhitung di pekan ketiga inkubasi virus, sebelas ternaknya di kandang menunjukkan tanda masih dapat bertahan. Meski dari sekian diantaranya masih lemah dan hanya bisa tidur karena kuku kakinya masih sakit.

Tapi setidaknya, kata Sugito, nafsu makan sapi ternaknya sudah meningkat. Dia mengisahkan pada 3 pekan lalu, sapi-sapinya tidak mau makan hingga kurus kering akibat infeksi pada mulut dan kakinya.

Akibatnya, produksi susunya merosot drastis. Dari yang semula dia bisa menyetor 300 liter susu per hari, kini hanya bisa menyetor 50 liter per hari. Meski kini sapi-sapinya terbilang sudah pulih, tetap saja produksi susunya diprediksi masih akan sulit.

”Rata-rata mereka masih pincang. Bagian kukunya dan puting masih sakit. Tapi setidaknya nafsu makan mereka sudah membaik. Semoga kondisi baik ini bisa terus berlangsung,” ungkapnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Ngantangpeternak sapiPeternak Sapi Ngantangpmk

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Pemkot Batu kucurkan dana

Megaproyek Pasar Induk Among Tani Capai 14 Persen, Nasib Pedagang Bagaimana?

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.