MALANG, Tugumalang.id – Belakangan ini, publik dihebohkan oleh viral kasus promosi toko miras oleh content creator, King Abdi yang mempromosikan toko minuman keras (miras) bernama Sari Jaya 25 di Kota Malang.
Video promosi berdurasi hampir tiga menit tersebut menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dan aparat pemerintah, karena dianggap melanggar etika serta Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.
Baca Juga: King Abdi Minta Maaf Telah Promosikan Toko Miras di Kota Malang
Di tengah viralnya kasus tersebut, penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya konsumsi miras, terutama bila dilakukan terus menerus. Dampaknya pun cukup fatal bagi kesehatan dan sosial masyarakat.
Mengutip pendapat Dokter Kevin Adrian dari laman alodokter.com, konsumsi minuman keras secara terus menerus tidak hanya menimbulkan risiko kecanduan. Tetapi juga berpotensi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan serius.
“Menurut aturan yang berlaku di Indonesia, orang dewasa berumur 21 tahun diperbolehkan mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam satu waktu, minuman beralkohol dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dan kehilangan kendali diri,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Turun Tangan Selidiki Legalitas dan Konten King Abdi yang Promosikan Toko Miras di Kota Malang
“Sering mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan hingga mabuk bisa memicu sejumlah masalah kesehatan,” imbuh Dokter Kevin.
Berikut ini risiko gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kecanduan konsumsi miras:
Bahaya Konsumsi Miras bagi Kesehatan Tubuh
1. Gangguan Sistem Saraf Pusat
Alkohol mempengaruhi neurotransmitter otak sehingga dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif, gangguan koordinasi motorik, serta risiko depresi dan gangguan mental lainnya.
2. Kerusakan Organ Vital
Konsumsi jangka panjang berisiko menyebabkan sirosis hati, pankreatitis, dan komplikasi ginjal. Hati adalah organ utama dalam metabolisme alkohol dan kerusakannya seringkali irreversible.
3. Risiko Penyakit Kronis
Termasuk hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes yang memburuk dengan konsumsi alkohol.
4. Bahaya Sosial dan Psikologis
Alkohol bisa memicu perilaku agresif, kecelakaan lalu lintas, dan gangguan hubungan sosial. Selain itu, konsumsi alkohol berlebih dapat meningkatkan risiko bunuh diri serta kekerasan dalam rumah tangga.
Hal ini diperkuat dengan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mencatat lebih dari tiga juta kematian setiap tahun terkait konsumsi alkohol secara berlebihan.
Oleh karena itu, regulasi ketat terhadap promosi dan penjualan miras sangat penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda dari dampak buruk mengonsumsi miras.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























