Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Ketika Kemarahan Lebih dari Sekadar Emosi: Analisis Psikologis Anger Issue

Redaksi by Redaksi
September 2, 2025 8:12 am
in Tugu Sehat
Anger issue

ilustrasi/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Marah adalah emosi alami yang dimiliki semua orang. Namun, ketika intensitas, frekuensi, dan cara mengekspresikannya mengganggu hubungan, pekerjaan, hingga kesehatan mental, hal itu bisa menjadi tanda anger issue atau masalah regulasi emosi. Psikologi memandang kondisi ini sebagai persoalan kompleks yang melibatkan otak, hormon, pengalaman hidup, dan lingkungan sosial.

Artikel ini membahas secara ilmiah apa itu anger issue, bagaimana otak memproses kemarahan, faktor penyebabnya, serta strategi praktis untuk mengelolanya.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Baca juga: Emotional Abuse: Mengenali Kekerasan Psikologis yang Sering Tak Disadari

Apa Itu Anger Issue Menurut Psikologi?

Dr. Raymond W. Novaco, peneliti terkemuka dalam bidang kemarahan, mendefinisikan anger issue sebagai pola respons emosional berintensitas tinggi yang berdampak negatif pada fungsi sosial dan kesehatan mental.

Kemarahan sebenarnya memiliki fungsi adaptif, seperti mempertahankan hak, melawan ketidakadilan, dan melindungi diri. Namun, dalam kasus anger issue, sistem ini bekerja layaknya alarm yang terlalu sensitif—aktif bahkan pada ancaman kecil atau imajiner.

Ciri-ciri umum anger issue antara lain:

  • Reaksi emosional berlebihan terhadap masalah ringan.

  • Sulit menenangkan diri setelah marah.

  • Muncul perasaan menyesal atau lelah emosional setelah ledakan emosi.

Bagaimana Otak Memproses Kemarahan?

Psikolog Daniel Goleman memperkenalkan istilah amygdala hijack untuk menjelaskan bagaimana otak emosional bisa “menculik” otak rasional.

Prosesnya meliputi:

  1. Pemicu muncul, seperti hinaan, frustrasi, atau perasaan diperlakukan tidak adil.

  2. Amygdala mendeteksi ancaman dan memicu pelepasan hormon stres (adrenalin, kortisol).

  3. Tubuh bereaksi fisik: napas cepat, detak jantung meningkat, otot menegang.

  4. Respon impulsif muncul sebelum logika sempat bekerja.

Jika mekanisme ini sering terulang, jalur saraf kemarahan akan semakin kuat akibat neuroplastisitas, membuat seseorang lebih mudah marah di kemudian hari.

Baca juga: Memutus Rantai Toxic Parenting: Cara Mengatasi Luka Psikologis Anak

Faktor yang Membuat Seseorang Rentan Mengalami Anger Issue

Menurut Kassinove & Tafrate, ada empat faktor utama:

  1. Biologis – Faktor genetik, sensitivitas sistem saraf, hingga kadar serotonin rendah dapat melemahkan kontrol emosi.

  2. Psikologis – Riwayat trauma masa kecil, perfeksionisme, atau toleransi frustrasi rendah meningkatkan risiko.

  3. Sosial dan lingkungan – Pola asuh keluarga yang penuh kemarahan atau kekerasan bisa menjadi model perilaku yang ditiru.

  4. Kesehatan fisik – Kondisi medis seperti cedera otak atau gangguan tiroid memengaruhi regulasi emosi.

Strategi Praktis Mengelola Anger Issue

Beberapa metode yang terbukti secara ilmiah membantu mengendalikan kemarahan antara lain:

  1. Time-Out – Mengambil jeda 10–20 menit dari situasi pemicu agar tubuh menurunkan kadar adrenalin.

  2. Pernapasan Diafragma – Latihan pernapasan dalam yang mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk menenangkan tubuh.

  3. Cognitive Reappraisal – Mengubah cara pandang terhadap pemicu, misalnya melihat komentar kasar sebagai bentuk stres orang lain.

  4. Terapi CBT (Cognitive Behavioral Therapy) – Membantu mengganti pola pikir irasional dengan yang lebih adaptif, sekaligus melatih keterampilan mengelola konflik.

Penutup

Kemarahan bukanlah emosi yang harus dihapuskan. Sebaliknya, ia bisa menjadi energi positif jika dikelola dengan benar. Dengan pemahaman psikologis, latihan kesadaran diri, serta strategi yang tepat, anger issue dapat dikendalikan sehingga kemarahan berubah dari musuh menjadi sekutu dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Risma Elina (magang)
redaktur: jatmiko

Tags: anger issueanger management.psikologi kemarahanregulasi emosi

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Membangun Konsistensi

Rahasia Membangun Konsistensi: Mulai dari Kebiasaan Kecil untuk Hasil Besar

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.