Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Emotional Abuse: Mengenali Kekerasan Psikologis yang Sering Tak Disadari

Redaksi by Redaksi
Agustus 20, 2025 10:22 pm
in Tugu Sehat
Emotional Abuse

ilustrasi/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id-Emotional abuse atau kekerasan psikologis sering kali tidak disadari korban karena tidak meninggalkan luka fisik. Namun, dampaknya terhadap kesehatan mental bisa sangat serius dan berkepanjangan. Dalam banyak kasus, emotional abuse hadir dalam bentuk kata-kata merendahkan, kontrol berlebihan, hingga manipulasi emosional yang terselubung.

Apa Itu Emotional Abuse Menurut Psikologi?

Menurut Dr. Beverly Engel, terapis sekaligus penulis buku The Emotionally Abusive Relationship, emotional abuse adalah pola perilaku untuk mengendalikan, merendahkan, atau menakuti orang lain melalui kritik berlebihan, penghinaan, atau manipulasi emosional.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Tidak seperti kekerasan fisik, bentuk ini jarang meninggalkan bekas luka di tubuh, tetapi dapat menghancurkan harga diri dan kepercayaan diri korban secara mendalam. Engel menekankan bahwa sering kali perilaku abusif dibungkus dalam kedok “kepedulian” atau “cinta” manipulatif.

Baca juga: Memutus Rantai Toxic Parenting: Cara Mengatasi Luka Psikologis Anak

Bentuk-Bentuk Emotional Abuse

Psikolog Jill Murray Follingstad dari University of Kentucky mengidentifikasi beberapa bentuk emotional abuse yang paling sering terjadi dalam hubungan:

  1. Gaslighting

    Pelaku membuat korban meragukan ingatan, persepsi, bahkan kewarasannya. Misalnya dengan menyangkal fakta atau menyebut korban “terlalu sensitif”.

  2. Kontrol Berlebihan

    Pelaku mengatur kehidupan korban, termasuk pilihan pakaian, makanan, aktivitas, hingga lingkaran pertemanan.

  3. Penghinaan dan Kritik Konstan

    Komentar negatif terus-menerus, baik secara terang-terangan maupun sarkasme, perlahan menghancurkan harga diri korban.

  4. Penarikan Afeksi

    Pelaku sengaja menolak memberikan kasih sayang atau perhatian sebagai bentuk hukuman, sehingga korban semakin tergantung secara emosional.

Meskipun tidak terlihat, dampaknya bisa sama buruknya dengan kekerasan fisik. Luka emosional sering menetap dalam bentuk rasa takut, cemas, dan hilangnya kepercayaan terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Dampak Jangka Panjang Emotional Abuse pada Kesehatan Mental

Menurut Dr. Bessel van der Kolk dalam bukunya The Body Keeps the Score, trauma akibat emotional abuse bisa “tersimpan” di sistem saraf dan memengaruhi respons tubuh terhadap stres, bahkan bertahun-tahun setelah hubungan abusif berakhir.

Beberapa dampak jangka panjang antara lain:

  • Kecemasan kronis: korban selalu merasa waspada meski tanpa ancaman nyata.

  • Depresi: perasaan tidak berharga, kehilangan motivasi, dan putus asa.

  • Complex PTSD: kilas balik traumatis, mimpi buruk, dan reaksi emosional berlebihan.

  • Sulit mempercayai orang lain: trauma membuat korban menutup diri.

  • Luka tersimpan di tubuh: trauma memengaruhi sistem saraf, sehingga tubuh bereaksi seolah trauma masih berlangsung.

Mengapa Emotional Abuse Sulit Disadari?

Psikolog klinis Dr. Ramani Durvasula menjelaskan bahwa trauma bonding membuat korban terjebak. Ikatan emosional ini terbentuk melalui siklus kasih sayang dan kekerasan dari pelaku. Sering kali, emotional abuse dibungkus sebagai “kritik membangun” atau “kepedulian”, sehingga korban menganggapnya normal.

Jika pelaku adalah pasangan, keluarga, atau sahabat dekat, korban cenderung membenarkan perilaku tersebut. Hal ini memperkuat ketergantungan emosional, membuat korban sulit melepaskan diri meski sadar hubungan itu merugikan.

Baca juga: Fatherless Generation: Pandangan Psikologi tentang Anak yang Tumbuh Tanpa Ayah

Cara Menghadapi Emotional Abuse

Para pakar menyarankan langkah-langkah berikut untuk memutus siklus kekerasan emosional:

  1. Kenali Tanda-tandanya

    Bedakan antara kritik sehat dan perilaku merendahkan. Jika komentar seseorang konsisten meremehkan dan mengabaikan perasaanmu, itu tanda abuse.

  2. Tetapkan Batas Tegas

    Komunikasi asertif penting untuk melindungi kesehatan emosional. Contoh: “Saya tidak nyaman jika diperlakukan seperti itu.”

  3. Bangun Dukungan Sosial

    Temukan orang atau komunitas yang bisa mendukungmu tanpa menghakimi.

  4. Cari Bantuan Profesional

    Konsultasi dengan psikolog atau konselor dapat membantu korban memproses trauma dan membangun kembali kepercayaan diri.

Kesimpulan

Emotional abuse adalah kekerasan yang tak terlihat, tetapi meninggalkan luka mendalam di hati dan pikiran korban. Dengan mengenali tanda-tandanya, menetapkan batas sehat, dan mencari dukungan, korban bisa mulai memulihkan diri dan memutus rantai kekerasan psikologis.

Ingatlah, setiap orang berhak merasa aman, dihargai, dan dicintai tanpa syarat—itu adalah hak, bukan hadiah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Deskripsi
Artikel ini mengulas emotional abuse atau kekerasan emosional, mulai dari definisi, bentuk-bentuk umum, dampak jangka panjang pada kesehatan mental, hingga strategi pemulihan, dengan merujuk pada pandangan dan temuan para pakar.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis : Risma Elina (Magang).

Tags: Emotional abusekekerasan emosionalkekerasan psikologis.

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Kebiasaan orang sukses di pagi hari

Rahasia 3 Kebiasaan Pagi Orang Sukses yang Wajib Dicoba

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.