Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Fatherless Generation: Pandangan Psikologi tentang Anak yang Tumbuh Tanpa Ayah

Redaksi by Redaksi
Agustus 19, 2025 9:14 am
in Tugu Sehat
fatherless generation

ilustrasi/vecteezy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id-Fenomena fatherless generation atau generasi tanpa ayah kini semakin sering dibicarakan, terutama di tengah meningkatnya angka perceraian dan keluarga dengan orang tua tunggal. Istilah fatherless bukan hanya berarti ketiadaan ayah secara fisik, tetapi juga bisa bermakna hadir secara jasmani tanpa keterlibatan emosional yang mendalam.

Dalam psikologi, kondisi ini dianggap sebagai salah satu faktor risiko perkembangan anak. Psikolog perkembangan Michael E. Lamb menekankan bahwa keterlibatan ayah yang hangat dan konsisten memiliki peran unik dalam perkembangan sosial, kognitif, dan emosional. Ketidakhadiran peran ayah dapat membuat perkembangan anak timpang, karena kehilangan salah satu figur penting dalam hidupnya.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Artikel ini akan membahas pengertian fatherless, dampaknya pada perkembangan anak dan remaja, mekanisme psikologis yang terlibat, serta strategi adaptif untuk meminimalkan dampak negatifnya.

Apa Itu Fatherless Generation dalam Psikologi?

Menurut Paul Amato, profesor sosiologi keluarga di Pennsylvania State University, fatherless adalah kondisi ketika peran ayah dalam pengasuhan minim atau bahkan tidak ada sama sekali. Faktor penyebabnya bisa beragam, mulai dari perceraian, pekerjaan yang membuat ayah jarang hadir, hingga keterbatasan dalam membangun keterikatan emosional.

Amato dalam bukunya The Impact of Family Formation Change on the Cognitive, Social, and Emotional Well-Being of the Next Generation menegaskan bahwa keterlibatan ayah penting untuk pembentukan rasa aman dan identitas diri anak. Hal ini sejalan dengan pendapat David Blankenhorn yang menyebut ayah sebagai role model, pemberi rasa aman, sekaligus sumber regulasi emosi. Tanpa itu semua, anak berisiko mengalami kekosongan identitas dan kesulitan membangun konsep diri.

Ilustrasi
Ilustrasi/pinterest

Dampak Fatherless terhadap Perkembangan Anak

1. Emosi yang Lebih Sulit Teratur

Penelitian Fabricius & Luecken di Journal of Family Psychology menemukan bahwa anak yang tumbuh tanpa figur ayah cenderung memiliki tingkat stres lebih tinggi dan regulasi emosi yang lemah. Tanpa batasan, validasi, dan bimbingan ayah, anak lebih sulit mengenali serta mengelola emosinya.

2. Risiko Gangguan Mental dan Perilaku

Remaja dari keluarga fatherless memiliki risiko lebih besar mengalami depresi, penyalahgunaan zat, hingga terlibat dalam perilaku kriminal. Harper & McLanahan menjelaskan, minimnya pengawasan dan dukungan emosional dari ayah turut berkontribusi terhadap masalah ini.

3. Kesulitan Membentuk Identitas dan Hubungan Sosial

Menurut teori perkembangan psikososial Erik Erikson, masa remaja adalah periode penting pencarian identitas. Ketiadaan figur ayah bisa membuat proses ini lebih sulit, karena remaja kehilangan panutan dan validasi sosial yang krusial dalam pembentukan jati diri.

Mengapa Dampaknya Bisa Sedalam Itu?

John Bowlby melalui teori keterikatan (attachment theory) menjelaskan bahwa keterlibatan ayah membentuk rasa aman yang menjadi pondasi regulasi emosi dan hubungan sosial. Tanpa sosok ini, anak berisiko membentuk keterikatan tidak aman—misalnya menjadi terlalu bergantung atau menarik diri—yang berdampak pada relasi di masa depan.

Sementara itu, teori pembelajaran sosial Albert Bandura menekankan bahwa anak belajar dengan meniru perilaku orang dewasa. Figur ayah berperan sebagai model penting dalam keterampilan sosial, pengendalian emosi, dan pengambilan keputusan. Kehilangan sosok ini membuat anak berpotensi mencari panutan lain yang belum tentu positif.

Strategi Adaptif untuk Mengatasi Dampak Fatherless

  1. Mencari Figur Pengganti yang Positif

    Kehadiran kakek, paman, guru, atau mentor dapat membantu memenuhi kebutuhan emosional dan bimbingan yang biasanya diberikan ayah.

  2. Pendampingan Psikologis

    Terapi berbasis attachment atau cognitive behavioral therapy (CBT) dapat membantu anak mengatasi perasaan kehilangan, mengelola emosi, dan membentuk pola pikir adaptif.

  3. Pendidikan Emosi Sejak Dini

    Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intelligence menekankan pentingnya melatih keterampilan emosional sejak kecil agar anak memiliki bekal menghadapi tekanan meskipun tanpa kehadiran ayah.

Penutup

Fenomena fatherless generation merupakan isu kompleks yang berdampak pada banyak aspek perkembangan anak—mulai dari regulasi emosi, kesehatan mental, hingga pembentukan identitas. Meski risikonya signifikan, bukan berarti anak tanpa ayah pasti gagal. Dengan dukungan keluarga, figur pengganti yang positif, pendampingan profesional, serta pendidikan emosi yang kuat, mereka tetap bisa tumbuh menjadi individu yang tangguh dan sukses.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis : Risma Elina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: anak tanpa ayahdampak fatherlessfatherless generationkeluarga broken homekesehatan mental remajaketerlibatan ayahParentingPerkembangan AnakPsikologi Anakregulasi emosi anak

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Malang Night Paradise

Malang Night Paradise, Wisata Malam dengan Lampion dan Air Mancur Menari yang Memukau

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.