Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kerinduan Napi Perempuan pada Anaknya dari Balik Jeruji Besi Lapas Malang di Hari Ibu

Redaksi by Redaksi
Desember 22, 2021 7:09 pm
in Berita
Kristina Andriani di Lapas kota Malang

Kristina Andriani memproduksi kue di balik jeruji besi (Lapas Kota Malang)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Rabu (22/12/2021) ini tentunya merupakan hari spesial bagi ibu di seluruh penjuru Negeri. Namun sayangnya, Kristina Andriani (35), narapidana narkotika di Lapas Perempuan Kelas II A, Kota Malang ini harus melewati Hari Ibu dibalik jeruji besi.

Hampir enam tahun sudah dia melewatkan Hari Ibu tanpa kehadiran anak dan keluarga tercinta didekatnya. Dia mengaku sangat menyesal telah menggunakan barang haram, narkoba jenis sabu yang membuatnya divonis 10 tahun penjara.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Di balik jeruji besi, dia mengaku sangat merindukan anak semata wayangnya yang kini sudah beranjak dewasa. Keinginan untuk segera bertemu buah hati tentu menjadi doanya kepada Sang Pencipta.

“Saya punya satu anak yang saat ini sudah berusia 18 tahun. Saya sangat kangen bertemu dengannya. Sejak pandemi COVID-19 ini, saya tidak bisa bertemu langsung dengan anak saya,” ucap lirih.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, Lapas Kota Malang memang menerapkan kebijakan meniadakan kunjungan. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi adanya potensi paparan Covid-19 yang masuk ke Lapas Kota Malang.

Di momen Hari Ibu ini, dia mengaku ingin menemani anaknya hanya sekadar untuk mengantar atau menjemput buah hatinya di sekolah. Terlebih saat ini anaknya masih duduk di bangku SMA.

“Kadang kadang anak saya bilang ke saya bahwa dia ingin seperti anak anak lain. Bisa diantar dan dijemput pas pulang sekolah. Sedangkan saya sekarang masih di sini dan tidak bisa melakukan itu,” bebernya.

Keinginan terbesarnya saat ini tentu bisa segera keluar dari jeruji besi dan segera memeluk anak semata wayangnya. Karena menurutnya, saat ini anaknya tinggal bersama orang tuanya. Sementara dia sudah berpisah dengan suaminya.

Demi mewujudkan mimpinya itu, dia bertekad akan berupaya menebus segala kesalahannya dengan menjadi napi yang baik.

Kini dia juga telah didapuk menjadi Kepala d’ PAS’ W Bakery yang merupakan unit usaha pemberdayaan yang ada di Lapas Kota Malang itu. Dia juga dipercaya untuk membawahi empat orang napi lain dalam unit usaha itu.

Unit usaha dengan produk kue mulai dari cake, brownies hingga tulban itu dia jalankan dengan segenap hati. Bahkan dalam sehari, rata rata pesanan kuenya bisa mencapai 200 paket kue baik pesanan dari dalam Lapas maupun luar Lapas.

“Omzet per bulan bisa mencapai Rp 30 juta lebih. Dari omzet itu, saya mendapat premi sebesar Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Sebagian saya kirim ke rumah, sebagian saya simpan untuk dipakai di sini,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
Editor: Jatmiko

 

Tags: hari ibulapas kota malanglapas perempuan

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Salurkan Bantuan Tunai, Malang Tahes Club Akan Bangun 10 Toilet di Posko Pengungsian Erupsi Semeru

Salurkan Bantuan Tunai, Malang Tahes Club Akan Bangun 10 Toilet di Posko Pengungsian Erupsi Semeru

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.