Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Kenali Seksama Batu Empedu (kolelithiasis), Apa sih batu empedu itu?

Redaksi by Redaksi
Februari 21, 2022 10:43 am
in Ruang Cendekia
dr. Syifa Mustika

dr. Syifa Mustika, Sp.PD-KGEH., FINASIM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

dr. Syifa Mustika, Sp.PD-KGEH., FINASIM*

TUGUMALANG – BATU empedu merupakan timbunan kristal yang terbentuk dalam kantung empedu atau pada saluran empedu, proses awal terbentuk adalah ketika lemak (kolesterol) atau bilirubin berlebih dalam saluran cerna kemudian fungsi cairan empedunya terganggu sehingga perlahan menyebabkan batu empedu.

READ ALSO

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Dikutip dari unggahan di instagram @dr.syifamustika

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena batu empedu:

1. Faktor usia dan jenis kelamin. Semakin meningkatnya usia seseorang, maka risiko penyakit batu empedu juga akan meningkat. Penyakit ini umumnya dialami orang yang sudah berusia di atas 40 tahun. Berdasarkan jenis kelamin, bila dibandingkan pria, wanita memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk terkena penyakit batu empedu.

2. Pengaruh berat badan, risiko akan meningkat jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

3. Pemakaian pil kontrasepsi hormonal meningkatkan risiko terbentuknya batu kandung empedu pada wanita.

4. Pola makan yang tinggi lemak, menyebabkan produksi kolesterol ber lebih atau diet yang salah sehingga menyebabkan garam empedu tidak terpakai sehingga mengkristal.

Umumnya, batu empedu tidak menimbulkan rasa sakit.

Yang beneran bikin sakit itu, saat manis di depan, pait di belakang.

Mending permen karet kan, manis di depan, makin kesini makin hambar dan tawar.

Namun, apabila batu menyumbat saluran empedu atau saluran pencernaan lainnya, maka dapat menimbulkan rasa sakit yang datang secara tiba-tiba. Rasa sakit ini dapat terjadi pada beberapa bagian perut, di antaranya bagian tengah perut atau di atas kanan perut, menyebar ke tulang belikat.

Gejala sakit muncul kapan saja, berlangsung selama beberapa menit sampai berjam-jam dan tidak berkurang meski sudah ke toilet, kentut, atau muntah.

Frekuensi kemunculannya jarang, tetapi bisa dipicu oleh makanan dengan kadar lemak yang tinggi.

Sehat sehat semua nggeh….

Dijaga kesehatannya, dijaga pola makannya, dijaga olahraganya,

Dijaga hatinya….

Dijaga keimanan dan ketaqwaannya…..

**Gastroenterohepatologist
IG @dr.syifamustika

Tags: BATU EMPEDUdr. Syifa MustikaFINASIMSp.PD-KGEH.

Related Posts

Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Pasar Besar Kota Batu

Pemenang Lelang Klaim Kerugian, BKAD dan Diskumdag Saling Lempar Tanggung Jawab

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.