Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kehadiran Toko Retail Modern di Desa Giripurno Ditolak Warga

Redaksi by Redaksi
Desember 27, 2023 8:57 pm
in News
toko retail modern

Toko moderm di di Jalan Raya Giripurno RT 60 RW 09 Dusun Kedung, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur yang mendapat penolakan warga. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Keberadaan toko retail modern di Jalan Raya Giripurno RT 60 RW 09 Dusun Kedung, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur mendapat penolakan warga. Keberadaan toko modern ini dinilai dapat meminggirkan eksistensi toko tradisional masyarakat desa.

Informasi dihimpun, hingga saat ini ada sekitar 200 toko kelontong di Desa Giripurno. Hanya saja, saat mediasi keberadaan toko retail modern ini pertama kali, hanya ada 50 orang yang datang di Kantor Desa Giripurno.

READ ALSO

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Menurut salah satu pemilik toko kelontong yang enggan namanya disebut membenarkan aksi penolakan tersebut. Bahkan sebagian besar terdiri dari kalangan pedagang kecil. “Termasuk saya, karena saya anggap toko modern ini, toko kecil saya bisa kalah. Apalagi letaknya dekat dengan warung saya,” ungkapnya, Rabu (27/12/2023).

Baca Juga: Toko Retail Modern Langsung Turunkan Harga Minyak Goreng, Pasar Tradisional Butuh Proses

Dia juga membenarkan jika sebelumnya dari pihak toko modern ini melakukan mediasi dengan warga desa. Namun dalam pertemuan itu hanya 180 orang yang diundang dan hanya 50 orang saja yang datang.

“50 orang yang hadir merupakan perwakilan saja, termasuk saya. Ada yang tanda tangan, ada yang tidak. Saya saja sering didatangi pihak sana untuk tanda tangan. Ya karena terpaksa, akhirnya saya ikut tanda tangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Giripurno, Suntoro juga ikut membenarkan adanya pro kontra tersebut, Aksi protes dilakukan pada Selasa (26/12/2023). Menurut Suntoro, Alfamart tersebut dibangun di atas lahan milik Yayasan Pendidikan Nurul Hudha.

“Hadirnya toko modern ini, mereka khawatir bisa menggerus toko kelontong miliknya. Nah untuk izin kami dari pihak desa tidak tahu menahu, apakah sudah ada izinnya dari Pemkot Batu,” katanya.

Kades menambahkan, cerita dari pengelola yayasan dikatakan jika awal polemik berawal saat pemilik lahan mewakafkan lahan tersebut. Dimana kemudian di lantai dasar dibuat pujasera dan lantai atas sebagai tempat belajar mengajar.

“Tujuan dibuat pujasera ini katanya untuk menambah pemasukan yayasan. Tapi usaha tersebut tidak berjalan sehingga yayasan terbelit hutang dan tak mampu melunasi,” ujarnya.

Hingga kemudian, satu-satunya cara untuk menutup utang yayasan sebesar kurang lebih Rp 300-400 juta itu adalah dengan menyewakan gedung yayasan ke toko modern ini,

“Akhirnya terjalin kerja sama dengan Alfamart dengan catatan kontrak maksimal selama 7 tahun dibayarkan untuk 4 tahun pertama, nilai sewa itu sudah bisa melunasi utang. Catatan perjanjian Alfamart akan berhenti beroperasi kalau selama 4 tahun penjualannya tidak lancar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pemdes Giripurno juga sudah menggelar pertemuan untuk memfasilitasi pihak yayasan yang diwakili kelompok pedagang. Dalam pertemuan awal, pihak pedagang awalnya tidak setuju khawatir dengan adanya toko modern.

“Lalu digelar pertemuan kedua, mempertemukan pihak yang berseberangan. Akhirnya, ada pengurus yayasan bahwa Alfamart bisa berdiri tapi ada perjanjian kontrak selama 7 tahun,” jelasnya.

Baca Juga: Langka, Toko Grosir di Kota Batu Batasi Pembelian Minyak Goreng

Hingga kemudian, akhirnya pihak yang semula keberatan diduga menyetujui kesepakatan dan menuangkannya dalam perjanjian berita acara yang ditandatangani para peserta rapat.

Meski begitu Pemdes menekankan jika begiti kontrak habis, nantinya sudah tidak diperbolehkan lagi ada toko modern yang buka di Desa Giripurno.

“Jujur, saya selaku kades secara pribadi tidak setuju karena bisa mematikan usaha kecil masyarakat. Tapi setelah mempertimbangkan kondisi yayasan, ya akhirnya menyetujui karena pertimbangan suara terbanyak,” ujarnya.

Terpisah, Regional Corcom Manager Alfamart, M. Faruq Asrori saat dikonfirmasi terkait hal ini belum dapat memberikan keterangan. Hal senaga juga saat menghubungi Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Tauchid Baswara juga belum merespon.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: Desa Giripurnokecamatan bumiajitoko kelontongtoko retail modern

Related Posts

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
angin kencang

Diterpa Angin Kencang, Atap Rumah di Turen Ambruk

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.