Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kasus Kekerasan di SMA SPI Kota Batu, Ernest Prakasa Ikut Berkicau di Twitter

Redaksi by Redaksi
Juni 16, 2021 2:44 pm
in News
Kesaksian 2 korban SMA SPI Kota Batu (Tangkapan layar chanel youtube Komnas TV Anak).

Kesaksian 2 korban SMA SPI Kota Batu (Tangkapan layar chanel youtube Komnas TV Anak).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU -Standup comedian, Ernest Prakasa turut berkicau di akun Twitternya terkait kasus kekerasan di SMA SPI Kota Batu. Komnas Perlindungan Anak (PA) telah menghadirkan 2 perwakilan korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan JE, founder SMA SPI Kota Batu. 2 korban itu memberikan kesaksian atas apa yang mereka alami saat mengenyam pendidikan gratis di SMA SPI Kota Batu.

Ernest Prakasa, standup komedian yang juga sebagai aktor film, penulis skenario dan sutradara, turut berkomentar atas kasus yang tengah bergulir di SMA SPI Kota Batu. Ernest melontarkan komentarnya dalam kicauan twitter pribadinya pada Rabu (16/6/2021).

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

“Apdet untuk kasus pelecehan anak dengan korban puluhan orang di sekolah SPI Malang. Kawal terus!,” ujar Ernest melalui twitter pribadinya.

Dalam komentar tersebut, Ernest juga melampirkan video unggahan Komnas TV Anak berjudul “Kesaksian Korban SPI di Komnas Anak… Meminta Atensi dari Kapolri untuk Usut Tuntas”.

Dalam video tersebut, korban mengaku telah mengalami kekerasan seksual sejak 2009 hingga 2018. Disebutkan, peristiwa memilukan itu terjadi saat dia menjadi siswa SMA SPI dan bahkan berlanjut saat dia bekerja disana.

“Saya ingin bersuara karena saya merasa menderita dan itu sungguh nyata terhadap diri saya sendiri. Karena pengalaman itu saya alami sejak saya masih sekolah,” paparnya.

Menurutnya, modus pendekatan awal yang dilakukan JE adalah memanggil satu persatu siswa. Diajak diskusi, diberi motivasi dan diberi janji. Bahkan JE juga menanyakan kesulitan keluarga korban agar bisa dibantu.

“Kamu nanti bisa jadi salah satu pemimpin besar ditempat ini. Karena Koko lihat kamu punya bakat kepemimpinan yang bagus. Koko akan kembangkan dan mendidik kamu,” ujarnya menirukan JE.

“Waktu itu saya tidak mengerti apa apa, dia mentor yang saya kagumi bahkan saya sangat mengidolakan orang seperti JE ini. Tapi lama kelamaan saya gak ngerti, tiba tiba mulai cium kening, pipi kanan kiri. Dari situ saya mulai agak kaget, kemudian dia memeluk saya dan mengatakan saya bersama kamu, saya sayang sama kamu, dan itu dikatakan berulang kali,” bebernya.

“Dia sering juga mengiming imingi memberi tanah, nanti bisa usaha, menjadi pimpinan di SPI, bahkan bisa menikmati kemewahan yang dia punya,” imbuhnya.

Dia juga mengaku mendapati keluhan yang sama dari adik adik kelasnya atas perlakuan JE. Namun ketika dia melapor hal tersebut kepada pembina sekolah, dia tidak mendapati tindak lanjut atas laporannya.

“Saya pernah mengalami perlakuan itu dari JE pada saat saya masih sekolah dan dilingkungan sekolah itu juga. Kemudian disana ada sebuah Transformer Center, disana diajak untuk melakukan hal hal itu, bahkan sampai saat keluar negeri juga,” ungkapnya.

Sementara itu, korban kedua yang bersekolah dan bekerja di SMA SPI mengaku juga telah melaporkan perlakuan JE kepada pembina sekolah. Namun dia juga tidak mendapat respon serius dari pihak pembina SMA SPI tersebut.

“Salah satu yang saya coba, saya sendiri menyampaikan kesalah satu pembina disana beberapa kali. Sampai akhirnya saya merasa tidak ada tindak lanjut yang bisa melindungi saya. Saya sudah merasa tertekan dan tidak nyaman, akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan disana,” bebernya.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menjelaskan, pihaknya telah mengirim 4 nama pengelola SMA SPI ke Polda Jatim yang diduga mendapat aduan korban tapi tidak mengambil keputusan atas tindakan JE.

“Sebelum peristiwa itu dilaporkan ke Polda Jatim, korban sudah menyampaikan kepada 4 pengelola SPI itu. Mereka dimintai bantuan perlindungan tapi tidak dilakukan. Dari 4 pengelola ini, 2 diantaranya sudah diperiksa,” ujarnya.

Dia menambahkan, kasus tersebut terdapat kejahatan seksual berupa serangan persetubuhan yang dilakukan JE di sekolah bahkan hingga saat siswa diajak rekreasi ke luar negeri.

“Korban sudah mengadu ke pengelola yang sebenarnya bisa mengambil keputusan disana, tapi tidak dilakukan. Undang Undang Perlindungan Anak juga mengamanatkan setiap orang yang mengetahui sebuah peristiwa dan menerima laporan tapi tidak berbuat apa apa maka ancamannya 5 tahun,” tegasnya.

Dia berharap Kapolri juga memberikan atensi terhadap kasus yang tengah bergulir sejak 29 Mei 2021 di Polda Jatim itu. Pihaknya juga berharap negara juga memberikan perlindungan kepada korban melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

 

Tags: Ernest Prakasakota batuSMA SPI

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Dekan FEB Unisma, Nur Diana, saat memberikan sambutannya di Sekolah Pasar Modal. Foto: dok.

Peduli Literasi, FEB Unisma Konsisten Gelar Sekolah Pasar Modal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.