Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kasus DBD Meningkat, 2 Anak Meninggal di RSSA Malang

Redaksi by Redaksi
April 4, 2024 4:35 pm
in News
Ilustrasi kasus DBD. (Foto/Pixabay)

Ilustrasi kasus DBD. (Foto/Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kasus DBD atau Demam Berdarah Dengue mengalami peningkatan drastis di Kota Malang sejak awal tahun 2024. Bahkan selama 2 bulan terkahir, 2 anak tak tertolong dan dinyatakan meninggal di RSSA Malang akibat terjangkit virus DBD.

Dokter spesialis anak RSSA Malang, dr Irene Ratridewi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menangani 118 pasien DBD selama 3 bulan terakhir. Dikatakan, pasien DBD ini didominasi kalangan anak anak

READ ALSO

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

“Angka DBD kian meningkat dalam 3 bulan ini. Di Januari, pasien (DBD) yang dirawat di RSSA ada 24, Februari ada 42 dan Maret naik 52 pasien,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Kematian Akibat Demam Berdarah di Kota Batu Tambah 3 Orang

Berdasarkan data selama 3 bulan terakhir, pasien DBD mengalami peningkatan setiap bulannya. Bahkan 2 anak tak dapat ditertolong dan dinyatakan meninggal akibat DBD.

“Bulan Maret kemarin ada satu, kemudian untuk bulan April baru saja ada satu lagi pasien yang meninggal dunia. Keduanya anak anak,” ungkapnya.

Irene mengatakan bahwa pasien yang meninggal telat mendapatkan penanganan. Sebab menurutnya, keduanya datang ke rumah sakit saat kondisi pasien sudah parah.

“Jadi pasien DBD itu ada yang meninggal karena datang dengan kondisi yang memang sudah buruk. Ada juga pasien rujuk yang datang ke RSSA dengan kondisi yang lebih jelek lagi sehingga meninggal di IGD,” bebernya.

Baca Juga: Waspada! Penyakit Demam Berdarah di Kota Batu pada 2024 Capai 36 Kasus, 1 Balita Meninggal Dunia

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih mewaspadai penyebaran virus DBD yang menyebar melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.

Dia juga menyarankan masyarakat jika ada keluarganya yang memiliki gejala DBD untuk segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat.

“Jika anggota keluarga demam tinggi mendadak terus menerus, kemudian hanya turun sebentar dan tidak pernah mencapai suhu normal terutama tiga hari awal, maka segeralah periksa ke fasilitas kesehatan yang memiliki fasilitas uji sampel darah,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Kasus DBDkota malangRSSA Malang

Related Posts

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying
News

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Rabu, 15 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur

Rabu, 15 Jul 2026
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu
News

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Selasa, 14 Jul 2026
Next Post
Kepala Dinas PUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat saat mengecek pembangunan jembatan Kali Paron Kota Batu. Ditargetkan selama lebaran 2024 sudah bisa dilewati. Foto: Azmy

Lebaran 2024, Jembatan Kali Paron di Kota Batu Bisa Dilewati

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.