Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kasus Kematian Akibat Demam Berdarah di Kota Batu Tambah 3 Orang

Redaksi by Redaksi
Maret 7, 2024 7:23 am
in News
Kasus kematian BDB

Seiring meningkatnya kasus DBD di Kota Batu, upaya fogging mulai digemcarkan selain PSN. Foto: Dinkes Kota Batu

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Angka kasus kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batu, Jawa Timur terus bertambah. Terbaru, sudah ada 3 orang meninggal akibat virus yang ditularkan nyamuk jenis Aedes Aegepty ini.

Hingga saat ini Maret 2024, tercatat sudah ada 84 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), 85 kasus Demam Dengue (DD) dan Dengue Shock Syndrom (DSS) mencapai 7 kasus. Terakhir, seorang ibu dan anak di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji meninggal dunia akibat DBD.

READ ALSO

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Hal ini dibenarkan Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Susana Indahwati. Seorang ibu yang baru saja meninggal diperparah dengan penyakit komorbid saat terkena DBD.

”Menyusul sang anak yang meninggal 13 hari usai sepeninggal ibunya. Angka kasusnya bertambah terus,” ungkapnya, Kamis (7/3/2024).

Pasca kasus kematiannya bertambah, Pemkot Batu menggencarkan fogging atau penyemprotan asap di lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Selain itu juga warga diimbau rutin melakukan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Baca Juga: Pemkot Batu Gencarkan Fogging Tekan Angka Kasus Demam Berdarah

Plt Kepala Dinkes Kota Batu Aditya Prasaja menuturkan bahwa fogging dilakukan berdasarkan analisa situasi kebutuhan dari Angka Bebas Jentik (ABJ) mencapai 95 persen dengan kasus DBD lebih dari 1 orang dalam satu klaster.

Hasil penelusuran, di desa tempat tinggal korban ditemui banyak jentik nyamuk termasuk di genangan air yang dangkal. Tentu, selain PSN, diperlukan upaya pencegahan dengan pengasapan (fogging).

”ABJ di bawah 95 persen saja sudah berbahaya, apalagi di desa tempat tinggal korban itu ada di angka 71 persen,” terangnya.

Fogging bertujuan membunuh kerumunan nyamuk dan jentik-jentiknya dengan asap yang mengandung bahan kimia pembunuh nyamuk. Dengan terbunuhnya nyamuk dan jentik, diharapkan mampu mengurangi tingkat penyebaran penyakit DBD, dan mengurangi resiko terkena DBD.

Baca juga: Waspada! Penyakit Demam Berdarah di Kota Batu pada 2024 Capai 36 Kasus, 1 Balita Meninggal Dunia

Terpisah, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menjelaskan berbagai program akan dilakukan untuk percepatan penurunan angka DBD di Kota Batu.

”Selain fogging di titik-titik tertentu, yang paling utama adalah membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya sehingga tidak ada tempat untuk nyamuk berkembangbiak,” ucapnya.

Meledaknya kasus DBD di tahun 2024 ini ditengarai juga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan masyarakat menjaga lingkungan sekitar mereka. Nyamuk jenis aedes aegepty ini berkembang biak di kubangan air jernih.

”Selama ada air berkubang, entah di ember atau di pot-pot kecil, jentik air akan selalu berkembang biak. Fogging (pengasapan) bukan solusi. Jadi, upaya memutus siklus tumbuh kembang biaknya jentik nyamuk ini yang harus dimasifkan,” jelas Adit.

”Misal ada ember atau pot digunakan menanam, sebaiknya airnya diganti terus secara berkala agar tidak menjadi sarang nyamuk,” katanya.

Di sisi lain, Dinkes akan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) berkoordinasi dengan contact person rumah sakit agar data kasus DBD maupun DD bisa segera diperoleh untuk mendukung PE.

“Dilakukan PE ini untuk memutus rantai penyebaran kasus DBD dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pemberantasan sarang nyamuk,” tegasnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: BDBBDB di Kota Batudemam berdarahDemam berdarah di Kota BatuKasus BDB di Kota Batu

Related Posts

Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying
News

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Rabu, 15 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur

Rabu, 15 Jul 2026
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Next Post
Arema FC

Gagal Lanjutkan Tren Positif Saat Menjamu Bhayangkara FC, Pelatih Arema FC Akui Tampil di Bawah Performa

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.