Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juli 14, 2026 6:05 pm
in News
Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Ilustrasi parkir di Alun-alun Kota Batu yang sistem parkirnya belum beres hingga sekarang. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Citra kawasan wisata Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur kembali tercoreng praktik pungutan liar (pungli) para oknum juru parkir (jukir) problematik. Belum selesai masalah soal praktik getok parkir, terbaru ada jukir yang memberikan karcis bekas terhadap pengunjung.

Dalam hal ini, artinya dari sisi kesadaran pengunjung untuk meminta karcis parkir sudah meningkat. Namun, jukir problematik masih menemukan celah untuk berbuat curang dengan memanfaatkan karcis bekas. Artinya, permasalahan parkir memang berasal dari jukir itu sendiri.

READ ALSO

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Permasalahan berulang ini memicu kritik terhadap tata kelola pariwisata. Tourismologist Universitas Brawijaya, A Faidlal Rahman, menilai sederet kasus parkir bermasalah yang terus berulang di sejumlah titik menunjukkan perlunya pembenahan sistem pengawasan dan pelayanan.

Baca Juga: Belum Tuntas Getok Parkir, Oknum Jukir Alun-alun Kota Batu Diduga Beri Karcis Bekas

Menurutnya, permasalahan uang seribu dua ribu ini juga bisa memicu dampak yang lebih mahal. Yakni faktor trust atau kepercayaan wisatawan yang selama ini menjadi modal utama kota wisata tersebut. Tak hanya karcis bekas, aksi getok parkir dengan harga Rp5 ribu bahkan hingga Rp50 ribu masih terus bermunculan.

”Artinya, persoalan parkir di Kota Batu ini sudah bukan lagi sekadar tindakan oknum. Ini harus jadi perhatian serius dari pemerintah,” ujar Faidlal, Selasa (14/7/2026).

Faid memaparkan pelayanan parkir merupakan bagian dari basic tourism services pelayanan dasar dalam industri pariwisata. Pengalaman wisatawan tak dimulai ketika memasuki objek wisata, tapi sejak mereka pertama kali tiba di sebuah daerah.

“Ketika wisatawan memperoleh pengalaman yang kurang baik, seperti tarif parkir yang tidak jelas, maka kesan negatif tersebut akan terbawa hingga akhir perjalanan,” jelasnya.

Baca Juga: 7 Jukir Kota Batu Ditindak, Ketahuan Mabuk dan Palak Wisatawan

Faid mengingatkan, pengalaman kecil justru sering meninggalkan kesan paling kuat dibanding atraksi wisata yang dinikmati. ”Bahkan, pengalaman kecil seperti persoalan parkir sering kali lebih mudah diingat dibandingkan atraksi wisata yang dinikmati,” katanya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, imbuh dia, dampak persoalan parkir juga akan berlanjut pada narasi suatu kota di media sosial. Di era media sosial hari ini, pengalaman buruk wisatawan dapat dengan cepat menyebar melalui unggahan digital dan membentuk persepsi negatif yang jauh lebih luas.

“Lama-lama, wisatawan sudah tidak lagi melihat kasus tersebut sebagai kesalahan individu jukir, tetapi mulai mengaitkannya dengan kualitas pelayanan dan pengawasan pengelolaan destinasi pariwisata secara keseluruhan oleh pemangku kebijakan,” ungkapnya.

Dalam teori perilaku wisatawan, lanjut Faid, tingkat kepuasan berpengaruh langsung terhadap keputusan seseorang untuk kembali berkunjung. Pengalaman negatif juga dapat berkembang menjadi electronic word of mouth (e-WOM) yang memengaruhi calon wisatawan lain.

“Intinya, persoalan getok parkir di Kota Batu bukan sekadar persoalan nominal uang, tapi menyangkut kepercayaan terhadap destinasi. Kota Batu telah berhasil membangun reputasinya sebagai salah satu destinasi pariwisata terbaik di Indonesia selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Faid mendorong Pemkot Batu tidak hanya bergerak ketika sebuah kasus menjadi viral. Penegakan aturan, pengawasan juru parkir, serta kepastian tarif harus dilakukan secara konsisten agar wisatawan merasa aman dan nyaman.Acara Liburan & Musiman

“Persoalan-persoalan yang dapat mengurangi rasa aman, nyaman, dan kepastian pelayanan bagi wisatawan perlu segera ditangani secara serius oleh pemerintah agar tidak menggerus kepercayaan publik. Ingat, pariwisata itu adalah bisnis kepercayaan,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: Alun-alun kota batudishub kota batujukirkota batuParkir

Related Posts

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying
News

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Rabu, 15 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur

Rabu, 15 Jul 2026
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Tak Dilibatkan Jelang TKD, Karang Taruna Kecamatan se-Kota Malang Layangkan Surat Terbuka
News

Jelang TKD, Lima Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka ke PNKT dan Wali Kota

Selasa, 14 Jul 2026
Next Post
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.