Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Kampanyekan Kesehatan Mental di Kota Malang, Indonesia Sehat Jiwa Bongkar Cara Atasi Overthinking

Redaksi by Redaksi
Agustus 9, 2025 3:16 pm
in Tugu Sehat
Seminar kampanye peningkatan kesadaran kesehatan mental di MCC. (Foto/M Sholeh)

Seminar kampanye peningkatan kesadaran kesehatan mental di MCC. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Indonesia Sehat Jiwa menggagas seminar bertajuk ‘Stress Management, Stop Jadi Korban Overthinking‘ yang digelar di Malang Creative Center pada Jumat (8/8/2025). Seminar ini menjadi bagian dari kampanye pentingnya kesadaran kesehatan mental bagi masyarakat.

Seminar itu dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, seperti pekerja, mahasiswa hingga ibu rumah tangga. Mereka juga diajak untuk berinteraksi hingga menyampaikan keresahan yang membelenggu pikiran masing masing.

READ ALSO

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Baca Juga: Memahami Coping dan Healing: Strategi Menjaga Kesehatan Mental yang Seimbang

Dokter Spesialis Jiwa dari Rumah Sakit Universitas Brawijaya, dr. Kresna Septiandy Runtuk, Sp. KJ, M. Biomed dalam paparannya mengungkap sisi lain dari sikap overthinking yang dapat menjadikan seseorang tidak nyaman.

“Memang kehidupan itu tidak mudah, bukan berarti tidak indah, habis hujan pasti ada pelangi. Berproses ya, kita perlu berbuat baik untuk diri kita sendiri. Suatu saat kita akan lebih baik, jadi tetaplah berproses,” tuturnya.

Menurutnya, suatu hal yang sering dilupakan manusia yakni berbuat baik ke diri sendiri. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk mulai menghargai diri sendiri. Ia menyebutkan bahwa pikiran seperti ‘duh, aku bodoh’ atau ‘salah terus’ adalah bentuk penghakiman diri yang tidak sehat.

Baca Juga: Cara Mengatasi Culture Shock, Begini Tips dari Dosen Psikologi UM

“Kita perlu mengubah mindset dari ‘saya tidak pantas dapat kebaikan’ menjadi ‘saya pantas dapat kebaikan’ atau ‘saya sedang belajar sehingga tidak luput dari salah’,” katanya.

Ia menambahkan, melawan emosi negatif justru dapat memperburuk keadaan. Sebaliknya, memberi ruang bagi perasaan seperti kesedihan adalah bagian dari proses penyembuhan.

“Biarkan pikiran dan perasaan datang dan pergi. Kalau kita lawan, malah justru menjadi adiksi. Kita belajar untuk memberi ruang untuk diri kita sendiri,” urainya.

Sementara itu, Ketua Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini mengatakan bahwa seminar ini menjadi langkah preventif untuk memperkuat mental masyarakat. Ia memandang bahwa tingginya tekanan hidup, mulai dari persaingan kerja, tuntutan akademis, hingga dampak negatif media sosial kerap membuat masyarakat stres.

“Lalu adanya media sosial, orang juga jadi lebih gampang membandingkan dirinya dengan yang lain. Jadi tanpa ada tekanan dari manapun, dia justru menekan dirinya sendiri setelah melihat sosial media,” kata Sofia.

Menurutnya, program utama Indonesia Sehat Jiwa adalah pencegahan bunuh diri. Untuk itu, seminar seperti ini menjadi garda terdepan untuk memberikan pembekalan agar masyarakat memiliki mental yang kuat dan tidak sampai depresi.

Sofia menyampaikan, bahwa Indonesia Sehat Jiwa juga menyediakan layanan Pojok Curhat yang tidak pernah sepi peminat. Hal ini menunjukkan kebutuhan masyarakat Kota Malang akan ruang aman untuk bercerita sangat tinggi.

Dari berbagai keluhan yang masuk, Sofia menyoroti satu pemicu stres yang paling berbahaya. Yakni soal faktor stres akibat perundungan atau bullying.

“Stres itu macam macam, ada masalah keluarga, karir, hingga penyakit. Tetapi yang paling berbahaya itu memang stres akibat bullying, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa stres akibat perundungan menjadi faktor stres terbanyak yang dikeluhkan masyarakat, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dia kemudian melihat dampaknya yakni susah belajar hingga capaian akademisnya menurun.

Dia menyatakan komitmennya untuk terus mengkampanyekan pentingnya kesadaran kesehatan mental. Rencananya, kegiatan kegiatan serupa akan digencarkan di berbagai wilayah di Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: faktor stresIndonesia Sehat JiwaMCCovertinking

Related Posts

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Pria Mulai Rp 900 Ribu!

Sabtu, 27 Jun 2026
PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang gelar webinar session sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak, khususnya anak dengan gangguan autisme. /Foto: Dok. PSLC.
Tugu Sehat

Gratis! Ikuti Event Webinar Session PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang

Kamis, 25 Jun 2026
Next Post
Tim PkM Polinema dan Ita Fitriyah berfoto seusai acara serah terima produk di Galeri Batik Tulis Lin. Foto/dok Polinema

Batik Games, Dosen Polinema Optimalkan Saluran Komunikasi Bisnis UMKM Batik Melalui Materi Interaktif

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.