Malang, Tugumalang.id – Pernah terjaga semalaman hanya karena memikirkan perkataan orang lain? Atau sering membayangkan berbagai kemungkinan terburuk tentang masa depan yang bahkan belum terjadi? Jika iya, kamu mungkin sedang mengalami overthinking alias berpikir berlebihan.
Fenomena overthinking bisa dialami siapa saja—mulai dari pelajar, pekerja kantoran, pengusaha, hingga ibu rumah tangga. Ada yang mengalaminya sesekali, tetapi tak jarang juga yang terus-menerus terjebak dalam pola pikir ini. Lalu, sebenarnya apa itu overthinking, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya?
Apa Itu Overthinking?
Secara sederhana, overthinking adalah kebiasaan memikirkan sesuatu secara berlebihan, baik tentang kejadian masa lalu maupun kekhawatiran terhadap masa depan. Alih-alih menemukan solusi, overthinking justru menguras energi dan merusak suasana hati.
Banyak orang menggambarkan overthinking seperti “menyalakan mesin mobil tapi tidak pernah menginjak gas”—energi habis, tapi tidak ke mana-mana.
Baca juga: Cara Mengatasi Culture Shock, Begini Tips dari Dosen Psikologi UM
Penyebab Umum Overthinking
Beberapa faktor yang kerap memicu overthinking antara lain:
-
Kecemasan berlebihan: Ketakutan akan kegagalan, penolakan, atau membuat kesalahan.
-
Rasa tidak percaya diri: Adanya suara dalam diri yang terus meragukan kemampuan pribadi.
-
Trauma masa lalu: Pengalaman buruk bisa terus membayangi dan memicu kekhawatiran akan masa depan.
-
Tekanan lingkungan: Tuntutan sosial atau ekspektasi tinggi dari sekitar bisa memicu rasa ingin selalu sempurna.
Dampak Overthinking Jika Tidak Ditangani
Jika dibiarkan, overthinking dapat memberikan dampak negatif yang cukup serius, di antaranya:
-
Stres dan kelelahan mental: Pikiran yang terus menerus aktif bisa menguras tenaga dan menurunkan produktivitas.
-
Gangguan kecemasan: Perasaan takut dan tegang yang tak kunjung hilang bisa memicu gangguan psikologis.
-
Menurunnya kualitas hidup: Sulit menikmati momen, merasa jauh dari orang terdekat, hingga kehilangan motivasi.
Baca juga: Self Love, Kunci Ampuh Mengatasi Masalah Mental Health

Cara Efektif Mengatasi Overthinking
Kabar baiknya, overthinking bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten, seperti:
-
Batasi waktu berpikir: Tentukan waktu khusus untuk berpikir, misalnya 10–15 menit per hari. Setelah itu, alihkan fokus ke aktivitas lain.
-
Berlatih mindfulness: Teknik pernapasan, meditasi, atau sekadar fokus pada momen sekarang dapat membantu menenangkan pikiran.
-
Tulis atau curhat: Menulis di jurnal atau berbicara dengan teman dapat membantu mengurai kekusutan di kepala.
-
Terima kenyataan: Tidak semua hal bisa dikendalikan, dan belajar menerima hal tersebut adalah bentuk kedewasaan.
-
Konsultasi dengan profesional: Jika overthinking mulai mengganggu aktivitas harian atau hubungan pribadi, tidak ada salahnya meminta bantuan psikolog.
Kesimpulan
Overthinking adalah kondisi yang umum, tetapi bukan berarti harus dibiarkan terus-menerus. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan strategi penanganan yang tepat, kamu bisa kembali menikmati hidup dengan pikiran yang lebih jernih dan hati yang tenang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Maysa Ayu Raddina (magang)
redaktur: jatmiko
























