Tugumalang.id – Kota Batu, Jawa Timur, turut menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah. Diketahui, sekitar tahun 1947, terdapat pasukan di wilayah Batu dan sekitarnya yang dipimpin oleh Mayor Abdul Manan. Pasukan penggempur ini disebut dengan pasukan Berani Mati.
Dalam pasukan ini, tergabung ratusan pemuda untuk memerangi Belanda secara gerilya. Salah satu tokoh pejuang yang turut berjuang dan gugur di medan perang ialah Ikhwan Hadi.
Ikhwan Hadi adalah tokoh pejuang asal Kota Batu yang gugur saat memperjuangkan kemerdekaan dan melawan pasukan Belanda. Ada dua versi cerita bagaimana gugurnya pahlawan ini.
Baca Juga: Kacung Permadi Pahlawan Asal Pujon Malang Berjuang Mengusir Belanda
Pertama, diperkirakan dia gugur ketika melawan pasukan tentara kolonial Belanda di Desa Gunungsari, Bumiaji. Ketika itu, Ikhwan Hadi menghadang pasukan Belanda yang hendak memasuki wilayah Kota Batu
Versi kedua mengatakan bahwa pahlawan ini gugur di Sidoarjo. Saat itu, dia turut berjuang dalam pertempuran 10 November di Surabaya. Peristiwa ini diperkirakan terjadi ketika Ikhwan Hadi bergabung dalam Laskar Hizbullah Kota Batu.
Laskar Hizbullah (Tentara Allah) dibentuk menjelang akhir kedudukan Jepang, tepatnya 8 Desember 1944. Laskar ini terdiri dari para pemuda Islam dan kaum santri dari seluruh daerah di Indonesia.
Baca Juga: Kisah Heroik Pahlawan Trip, Para Pelajar yang Melawan Agresi Militer Belanda
Para laskar diberikan latihan militer dan ditugaskan untuk mencari, melatih, dan membentuk Laskar Hizbullah di daerahnya. Kala itu, Ikhwan Hadi menjadi bagian dari Laskar Hizbullah Kota Batu dan turut menjalankan misi Laskar Hizbullah yaitu mengusir penjajah dan memperjuangkan kemerdekaan tanah air.
Dalam rangka menghormati jasa tokoh pahlawan ini, Ikhwan Hadi terus dikenang sebagai salah satu nama jalan di Desa Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Baca Juga Tugu Malang di Google News (klik di sini).
Penulis: Nurul Amelia Putri (Magang)
Editor: Herlianto. A
























