Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Kacung Permadi Pahlawan Asal Pujon Malang Berjuang Mengusir Belanda

Redaksi by Redaksi
Juli 6, 2023 10:26 am
in Asli Malang
kacung permadi Pahlawan Pujon

Sketsa Wajah Kacung Permadi dibuat Berdasarkan Kesaksian Keluarganya (Foto/Mohammad Dani Rahman @timesindonesia.co.id)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dipenuhi dengan berbagai kisah heroik para pahlawan yang gigih dalam melawan penjajah Belanda. Salah satu pahlawan yang patut dikenang adalah Kacung Permadi, sosok luar biasa asal Pujon, Malang yang bertekad dan berani berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Pahlawan yang lahir pada tahun 1926 ini, merupakan anggota Detasemen kepolisian kawedanan Pujon dibawah pimpinan Gardjito. Beliau memiliki peran yang besar dalam masa perang kemerdekaan 1945-1949. Kacung Permadi pernah memimpin perlawanan untuk mempertahankan wilayah Pujon yang sebelumnya direbut Kopral Kastawi agar kembali sesuai dengan apa yang diharapkan.

READ ALSO

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Pada saat itu, setelah penjanjian Renville daerah Pujon terbagi menjadi dua. Dimana wilayah barat garis status quo Pandesari dikuasai oleh Republik Indonesia, sedangkan wilayah sebelah timur garis status quo dikuasai Belanda. Maka, dibentuklah kesatuan Polisi Keamanan yang menjadikan Kacung Permadi sebagai salah satu anggota untuk menjaga daerah perbatasan tersebut.

Berada dalam situasi gencatan senjata, pihak Polisi Keamanan RI dan Belanda sering kali terjadi pertikaian kecil antara dua kesatuan ini di garis perbatasan. Puncaknya terjadi pada tanggal 19 Desember 1948 Belanda bergerak dari Batu menuju ke Pujon untuk melakukan serangan. Saat itu, tentara Belanda menyerang garis status quo yang dijaga Kacung dan dua pasukannya.

BACA JUGA: Abdul Gani, Sosok Pejuang Melawan Penjajahan Belanda di Kota Batu

Serangan dari Belanda tersebut sangat kuat sehingga Kacung Permadi terbunuh ketika pasukan Belanda berhasil mengintimidasi pos penjaganya. Ia dan pasukannya tewas karena tertembak di bagian dada pada saat mempertahankan wilayah yang dijaganya yaitu daerah Pujon. Namun, sebelum tewas Kacung Permadi sempat menembakkan peluru yang tepat mengenai jenderal Belanda hingga meregang nyawa juga.

Pasukan lainnya yang bersama dengan Kacung Permadi juga tewas saat akan meminta pertolongan. Akhirnya Kacung Permadi dimakamkan di TMP Pujon kemudian dipindahkan ke TMP Suropati, Batu.

Untuk mengenang perjuangannya, Pemerintah Daerah mendirikan Monumen Perang Kemerdekaan II Pujon di Pandesari. Selain itu, Polres Batu menetapkan bahwa Kacung Permadi disebut sebagai Pahlawan di Kepolisian yang menunjukkan jiwa satria dan ideologi Polri yang berani dalam mempertahankan wilayahnya.

Dengan demikian, untuk mengingat dan mengenang jasa-jasanya, nama Kacung Permadi juga ditetapkan sebagai nama jalan depan Polres Batu dan jalan pintas Batu-Pujon. Kisah heroik Kacung Permadi dan pasukannya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjunjung tinggi semangat patriotisme dan keberanian dalam memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan.

Hingga saat ini, Kacung Permadi tetap dihormati sebagai pahlawan lokal yang berani dan gigih dalam mempertahankan wilayahnya dari penjajah Belanda. Sejarah perjuangan dan pengorbanannya tidak akan pernah terlupakan. Harapannya masyarakat dapat mengenang jasa beliau dan kisahnya akan terus diwariskan sebagai bukti kekuatan dan semangat perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia.

 

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Efryca Ayu Nabella
editor: jatmiko

Tags: BelandaKacung PermadiPahlawan asal Pujon

Related Posts

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
Kolaborasi Riset Universitas Negeri Malang (UM) kolaborasi riset dengan Universiti Malaya

Kolaborasi Riset dengan Universiti Malaya, Departemen Akuntansi UM Bahas Keuangan Digital

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.