Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Hujan Meteor di Akhir Juli 2022 Bisa Dilihat di Indonesia

Redaksi by Redaksi
Juli 19, 2022 6:53 am
in Berita
hujan meteor

Bintang jatuh (meteor). foto/istock

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id  – Fenomena antariksa hujan meteor diperkirakan akan terjadi pada akhir Juli 2022. Diperkirakan hujan meteor tersebut terjadi di langit selatan dan bisa diamati dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan, bahwa pada 30-31 Juli 2022, terdapat fenomena hujan meteor Alpha-Capricornids & Delta-Aquarids.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Peneliti Utama Bidang Astronomi & Astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin menuturkan, fenomena langit ini bisa diamati mulai jam 20.00 WIB di ufuk timur.

”Direkomendasikan waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini waktu lewat tengah malam di arah langit selatan,” ungkap Thomas dalam rilisnya.

Disarankan pula, kata Thomas, memilih lokasi dengan cahaya yang minim dan pandangan ke langit selatan yahg tidak terganggu pohon atau bangunan.

Tidak diperlukan alat untuk bisa mengamati meteor tersebut karena mata memiliki medan pandang yang lebih luas.

Dijelaskan, nanti akan ada sekitar 5 meteor yang jatuh per jam dan akan tampak melintas di langit. Hujan meteor Alpha-Capricornids sendiri berasal dari gugusan debu komet 169P/ NEAT yang berpapasan bumi.

Debu-debu komet yang berukuran kecil memasuki atmosfer bumi, lalu terbakar menampakkan seperti bintang jatuh. Walau jumlah meteornya sedikit, kadang-kadang hujan meteor ini menampakkan meteor terang dari sisa-sisa komet yang berukuran lebih besar.

Sementara hujan meteor Delta Aquariids dapat diamati pada 29 – 30 Juli 2022 mulai jam 23.00 WIB di ufuk timur. Puncaknya sekitar jam 02.00 WIB di langit selatan.

Hujan meteor ini menampilkan belasan meteor per jam. Debu-debu komet 96P Machholz diduga menjadi sumber hujan meteor Delta Aquariids. Tentu, gabungan 2 hujan meteor di langit selatan ini menjadi daya tarik pengamat langit di indonesia.

”Diharapkan nanti kondisinya kemarau dan tanpa gangguan cahaya pada Juli membuat pengamatan hujan meteor lebih menarik,” kata Thomas.

Thomas menambahkan hujan meteor yang akan terjadi nanti tidak berbahaya, karena debu-debu sisa komet akan habis terbakar pada ketinggian di atas 80 kilometer.

Hujan meteor merupakan fenomena astronomi tahunan yang terjadi ketika sejumlah meteor tampak meluncur silih berganti dari titik tertentu di langit. Meteor tampak seperti bintang jatuh. Meteor itu merupakan batuan atau debu antar planet yang memasuki atmosfer, lalu terbakar karena gesekan atmosfer.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: hujan meteorlangit selatan

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
natto

Natto, Makanan Fermentasi dengan Bau Menyengat yang Punya Banyak Manfaat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.