MALANG, Tugumalang.id – Gelaran Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA 2025) yang menjadi bagian dari perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 telah menghasilkan talenta terbaik Indonesia di bidang Artificial Intelligence (AI).
Setelah mengikuti kompetisi yang diselenggarakan pada hari Rabu (8/10/2025), 30 finalis EKKA 2025 yang terdiri dari siswa SMA sederajat dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Awarding Ceremony bertempat di Dome Theater Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Kamis (9/10/2025) malam yang berlangsung meriah.
Baca Juga: Kontingen Jatim Pasang Target Pertahankan Juara Umum Plus 60 Medali di OSN 2025
Berdasarkan hasil penilaian juri di berbagai kategori kompetisi kecerdasan buatan. Sebanyak 12 finalis menjadi talenta terbaik dalam ajang EKKA 2025, dengan rincian 6 finalis mendapatkan medali perunggu, 4 finalis mendapatkan medali perak, dan 2 orang mendapatkan medali emas.

Berikut ini 12 nama finalis yang berhasil mendapatkan medali di ajang EKKA 2025 yang menjadi bagian dari gelaran OSN 2025:
Peraih Medali Emas
1. Nicholas Ardi Tirta – SMAS Santa Laurensia Alam Sutera
2. Zafran Prayata Wiza- MAN 2 Kota Pekanbaru
Peraih Medali Perak
1. Hamid Satria Ibrahim – SMAN 5 Surabaya
2. Loselen Luari Jonanda – SMAN 1 Blitar
3. Desmond Elvis – SMA Maitreyawira
4. Farzan Akhfar Fakhir – SMAN Unggulan M.H. Thamrin
Peraih Medali Perunggu
1. Aryabima Pratama Brata – Global Prestasi School Bekasi
2. Muhammad Bhre Zidane – SMA Labschool Kebayoran
3. Jesselyn Nadya Rosalia Yuwana – SMA Victory Plus
4. Kenneth Lie – SMAK 1 Penabur Jakarta
5. Arya Die Irham – SMA Progresif Bumi Sholawat
6. Axelleon Reinhart Tandani – SMAK Penabur Gading Serpong

Prestasi yang dicapai oleh para finalis EKKA 2025 mendapatkan apresiasi dari Staf Khusus Menteri Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Dr. Muhammad Muchlas Rowi.
Baca Juga: Mendominasi, 1.338 Siswa SMA/SMK Jatim Lolos Seleksi Peserta OSN Provinsi 2025
Pihaknya menilai digelarnya event EKKA 2025 menjadi wadah bagi talenta terbaik Indonesia di bidang kecerdasan buatan.
“Tentu saya mengapresiasi sekali karena ini (EKKA 2025) diselenggarakan dengan melibatkan partisipasi banyak mitra. Saya tanya ke mereka (peserta) bagaimana terlibat di sini dan rata-rata menjawab belajar otodidak, ini menjadi potensi yang luar biasa,” kata pria yang akrab disapa Muchlas itu.
“Ekshibisi ini saya yakin akan mendorong bagaimana sekolah-sekolah kita untuk melihat ini (kecerdasan artifisial) sebagai potensi yang penting. Kita punya talenta-talenta dengan potensi yang luar biasa, jika di olimpiade AI sebelumnya kita dapat perak, insyaAllah tahun depan kita dapat emas,” imbuhnya.
Finalis peraih medali emas EKKA 2025, Nicholas Ardi Tirta mengungkapkan persaingan di EKKA 2025 cukup sengit. Menurutnya yang menjadi kunci dari keberhasilannya merebut medali emas adalah kerja keras dan terus belajar secara konsisten.
“Sengit dan jago -jago semua, tetapi kuncinya sesuatu enggak bisa diraih kalau enggak kerja keras. Meski persiapan hanya dua minggu, tetapi seluruh bahan-bahan sudah saya pelajari sejak dulu,” ungkap siswa kelas XI SMA Santa Laurensia Alam Sutera, Tangerang Selatan, Provinsi Banten itu.
Sementara Zafran Prayata Wiza yang juga meraih medali emas mengungkapkan bahwa persiapannya menghadapi EKKA 2025 adalah dengan belajar dan berlatih dari bahan dan contoh-contoh soal yang diberikan Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI).
“Persiapannya selama satu minggu, jadi TOKI menyediakan bahan-bahan dan contoh soal, saya mempersiapkan itu sampai paham ke akar-akarnya dan juga mengulang-ulang soal,” papar siswa MAN 2 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau tersebut.
Event EKKA 2025 akan menjadi pintu gerbang bagi talenta terbaik Indonesia di bidang kecerdasan artifisial untuk berlaga di International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI).
Terselenggaranya event EKKA 2025 yang menjadi bagian dari gelaran OSN 2025 mendapat dukungan dari berbagai pihak antara lain Microsoft, ParagonCorp, RADYALABS, Cakrawala University, Achmad Zaky Foundation, SIRCLO, Alkademi, Bharabas Media Group, Tugu Media Group, dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























