Tugumalang.id – Kontingen Provinsi Jawa Timur memasang target mempertahankan predikat juara umum dan 60 medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN 2025) jenjang SMA/MA yang dihelat di Malang, Jawa Timur.
Seperti diketahui, perhelatan OSN 2025 ini telah resmi dibuka pada Selasa (7/10/2025). Total ada 540 finalis dari 30 provinsidi Indonesia akan berkompetisi di sembilang bidang yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Informatika, Kebumian, Ekonomi dan Geografi.
Baca Juga: Mendominasi, 1.338 Siswa SMA/SMK Jatim Lolos Seleksi Peserta OSN Provinsi 2025
Kontingen Jatim sendiri menatap ajang bergengsi tersebut dengan percaya diri, apalagi mereka adalah jawara di OSN sebelumnya. Dengan setidaknya meraih 15 medali emas di OSN 2025 ini, mereka akan mempertahankan predikat juara umum tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Aries Agung Paewai menerangkan jika sebanyak 75 peserta kontingen Jatim telah menuntaskan pemusatan latihan atau training center (TC) di Kota Batu. Ajang final OSN SMA/MA sendiri akan berlangsung di Malang pada 6–13 Oktober 2025.
Aries menegaskan proses TC ini bukan hanya sesi latihan teknis, melainkan sebuah momentum untuk memupuk semangat, mental bertanding, sekaligus rasa kebersamaan di antara para peserta.
“Kami akan berusaha kembali mengharumkan nama daerah ini di kancah nasional. Mari kita pertahankan tradisi juara umum dengan target 60 medali, termasuk 15 emas yang akan menjadi penopang utama,” tegas Aries, Selasa (7/10/2025).
Baca Juga: Tinjau Progres Relokasi, Wali Kota Malang Proyeksikan Penataan Pasar Gadang sebagai Solusi Atasi Kemacetan

Aries mengatakan jika apa yang telah diraih oleh kontingen Jatim di OSN selama ini tidak instan. Namun berkat kontribusi dan peran banyak pihak. Mulai para siswa, pelatih, tim pendamping, hingga dukungan orang tua.
“Saya yakin prestasi tidak hanya lahir dari buah kecerdasan akademik semata. Mental juara, sportivitas dan integritas juga jadi kunci penting,” ujarnya.
Sebab itu, Aries berpesan kepada seluruh kontingen untuk tidak menjadikan perolehan medali sebagai salah satu tujuan. “Ada yang lebih penting adalah bagaimana mereka membawa nama baik Jawa Timur dengan sikap yang santun, penuh integritas dan menjunjung tinggi persahabatan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan satu hal sederhana, yakni tentang restu orang tua. Aries menekankan, doa tulus dari orang tua adalah energi tak tergantikan yang akan mendampingi perjuangan anak-anak di arena OSN.
“Semoga target bisa tercapai dan Jawa Timur berhasil mempertahankan predikat juara umum,” ujarnya.
Dengan modal persiapan matang, dukungan penuh dari semua pihak, serta semangat pantang menyerah, kontingen Jatim kini siap tempur. Target 60 medali bukan sekadar angka, melainkan simbol tekad mempertahankan supremasi Jawa Timur di panggung OSN.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























