Selasa, November 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Gus Ipul Ajak Generasi Muda Teladani 4 Nilai Perjuangan Pahlawan

Redaksi by Redaksi
November 3, 2026 10:59 am
in Advertorial
Gus Ipul Ajak Generasi Muda Teladani 4 Nilai Perjuangan Pahlawan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jakarta, Tugumalang.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak seluruh elemen bangsa meneruskan warisan perjuangan para pahlawan. Salah satu warisan penting itu adalah konstitusi, khususnya tiga pasal yang menjadi jantung konstitusi Indonesia, yakni Pasal 31, Pasal 33, dan Pasal 34 UUD 1945.

Pasal 31 mengamanatkan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan. Pasal 33 mengatur pengelolaan kekayaan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Sementara itu, Pasal 34 menjadi landasan negara dalam memberikan perlindungan kepada fakir miskin, anak-anak terlantar, serta masyarakat yang membutuhkan jaminan dan rehabilitasi sosial.

READ ALSO

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

“Dari Undang-Undang Dasar itu kita melihat dengan nyata bahwa para pahlawan tidak berpikir untuk dirinya sendiri. Mereka berpikir untuk bangsa Indonesia, khususnya generasi yang akan datang,” jelasnya.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Malam Peringatan Hari Pahlawan di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (2/11/2026). Acara tersebut mengangkat tema “Pahlawanku Teladanku, Melangkah Bersama Melanjutkan Perjuangan”.

Menurut Gus Ipul, landasan konstitusi tersebut diterjemahkan Presiden Prabowo Subianto melalui arahan agar Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mewujudkan amanat Pasal 34. Langkah awalnya adalah menghadirkan data yang akurat agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kita ingin datanya akurat, sasarannya tepat, sehingga bantuan pemerintah diterima oleh mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.Gus Ipul Ajak Generasi Muda Teladani 4 Nilai Perjuangan Pahlawan

Selain melalui pembenahan data, upaya menjalankan amanat konstitusi juga diwujudkan melalui Program Sekolah Rakyat. Gus Ipul menjelaskan, program yang merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto tersebut ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu.

Baca juga: Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia, Soroti Tantangan Siswa

Terutama mereka yang putus sekolah atau berisiko tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Hadirnya Sekolah Rakyat ini untuk menjangkau mereka yang tertera dalam Pasal 34, yaitu fakir miskin dan anak-anak terlantar. Mereka berasal dari keluarga-keluarga paling tidak mampu yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan secara layak,” ujarnya.

Empat nilai perjuangan para pahlawan

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga memaparkan empat nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan. Yakni keberanian, ketulusan, rela berkorban, dan kedisiplinan. Keempat nilai itu merupakan warisan perjuangan yang perlu terus dihidupkan generasi penerus bangsa.

“Para pahlawan memiliki keberanian luar biasa, tetapi keberanian itu bukan tanpa tujuan. Mereka berani untuk memerdekakan bangsa ini,” kata Gus Ipul di hadapan para murid Sekolah Rakyat dan keluarga pahlawan nasional Indonesia yang hadir.

Dia menegaskan, keberanian para pahlawan bukan untuk memusuhi sesama anak bangsa. Melainkan keberanian menghadapi penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Nilai tersebut perlu menjadi inspirasi agar masyarakat berani memperjuangkan kebaikan dan kepentingan bangsa.Gus Ipul Ajak Generasi Muda Teladani 4 Nilai Perjuangan Pahlawan

Nilai kedua adalah ketulusan. Menurut Gus Ipul, para pahlawan memperjuangkan Indonesia tanpa mengutamakan kepentingan pribadi maupun keluarga. Keteladanan itu juga tercermin dari keluarga dan keturunan para pahlawan yang tetap berkontribusi secara sukarela dalam berbagai kegiatan kenegaraan dan sosial tanpa meminta keistimewaan.

“Maka itu, kita doakan mudah-mudahan seluruh keluarga pahlawan diberi kekuatan untuk meneruskan perjuangan para leluhurnya. Inilah ketulusan yang harus kita tiru. Ketulusan yang harus kita catat karena sesungguhnya pahlawan memang memperjuangkan untuk kepentingan Indonesia, tidak untuk kepentingan dirinya sendiri maupun keluarganya,” tegasnya.

Selanjutnya, Gus Ipul mengajak masyarakat meneladani sikap rela berkorban. Dia menjelaskan, setelah Indonesia merdeka, banyak pahlawan tidak mengejar kekayaan maupun jabatan. Sebagian bahkan kembali menjalani profesi semula sebagai petani, nelayan, maupun pelayan masyarakat di daerah masing-masing.

Nilai berikutnya adalah kedisiplinan. Menurut Gus Ipul, kedisiplinan para pahlawan tidak hanya terlihat dari ketepatan waktu atau kepatuhan terhadap aturan. Namun, juga dari sikap menjaga amanah dan membedakan kepentingan negara dengan kepentingan pribadi.

“Para pahlawan juga disiplin dalam menjaga harta mereka. Mereka memisahkan mana harta negara dan mana harta pribadi. Itulah luar biasanya para pahlawan kita,” ungkapnya.

Keluarga pahlawan ajak generasi muda meneruskan perjuangan

Ajakan meneladani nilai-nilai perjuangan juga disampaikan Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Prof Meutia Farida Hatta Swasono. Dia berharap generasi muda tidak sekadar mengenal pahlawan nasional melalui catatan sejarah, tetapi juga memahami dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.

Baca juga: Gus Ipul Puji Agen Perlinsos Gowa yang Bantu Ratusan Orang Daftar Bansos

Menurut Meutia, setiap pahlawan nasional memiliki peran dan perjuangan masing-masing dalam berbagai bidang. Mulai pemerintahan, pertahanan, sosial budaya, kemasyarakatan, hukum, hingga pendidikan.

Meski memiliki latar belakang perjuangan berbeda, mereka dipersatukan oleh semangat pengabdian serta kecintaan terhadap bangsa dan tanah air Indonesia.

“Kami sebagai keluarga mengetahui apa yang sudah dilakukan oleh orang tua dan leluhur kami. Kecintaan mereka kepada rakyat dan tanah air Indonesia menjadi nilai-nilai yang kami catat, kami tulis dalam memorabilia, dan kami simpan agar cita-cita, semangat, serta perasaan cinta tanah air dan bangsa tetap terjaga,” ujar Meutia.

Putri proklamator Indonesia Mohammad Hatta tersebut menjelaskan, salah satu upaya IKPNI memperkenalkan warisan perjuangan dilakukan melalui pameran buku dan berbagai memorabilia peninggalan para pahlawan nasional.Gus Ipul Ajak Generasi Muda Teladani 4 Nilai Perjuangan Pahlawan

Pameran tersebut menjadi sarana edukasi agar masyarakat, terutama anak muda dan siswa Sekolah Rakyat, dapat mengenal lebih dekat sejarah sekaligus nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

Meutia menegaskan, kepahlawanan tidak semata-mata berbicara tentang sosok yang tercatat dalam buku sejarah. Lebih dari itu, hal terpenting adalah memahami semangat, pengorbanan, keberanian, dan kecintaan mereka terhadap Indonesia sebagai pedoman dalam kehidupan saat ini.

“Pahlawan itu tidak hanya ada di dalam sejarah, tetapi yang lebih penting adalah nilai-nilai dan semangat yang ada pada diri mereka masing-masing. Itu bisa dibaca melalui buku, tetapi juga akan terus kami sosialisasikan,” tuturnya.

Malam Peringatan Hari Pahlawan tersebut juga diisi berbagai penampilan. Mulai dari grup angklung IKPNI hingga drama musikal siswa-siswi Sekolah Rakyat yang berkolaborasi dengan aktor Aryo Wahab dan IKPNI.

Gus Ipul dan para tamu undangan tampak terpukau dengan penampilan para murid dalam drama musikal tersebut. Dia bahkan mengacungkan jempol sebagai bentuk pujian.

Anggota Komisi VIII DPR RI Sigit Purnomo (Pasha) yang hadir dalam acara tersebut juga menghibur para tamu. Dia menyumbangkan suara bersama sang istri, Adelia Wilhelmina, dengan membawakan tiga lagu sekaligus menyapa siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penasihat DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf, Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo, Sekjen Kemensos M Hasan Chabibie, Dirjen Dayasos Kemensos Mira Riyati, Dirjen Rehsos Kemensos Supomo, serta keluarga para pahlawan yang tergabung dalam IKPNI.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos RI
editor: jatmiko

Tags: gus ipulHari PahlawanIKPNIKemensosKementerian SosialMeutia HattaPahlawan NasionalPasal 34saifullah yusufsekolah rakyatUUD 1945

Related Posts

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia
Advertorial

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Selasa, 3 Nov 2026
Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu
Advertorial

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

Selasa, 3 Nov 2026
Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola
Advertorial

Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola

Selasa, 3 Nov 2026
Unikama Latih 80 Guru Bahasa Inggris SMK Malang Manfaatkan AI
Advertorial

Unikama Latih 80 Guru Bahasa Inggris SMK Malang Manfaatkan AI

Selasa, 3 Nov 2026
Unikama Dampingi Peternak Lawang Kembangkan Usaha Permen Susu
Advertorial

Unikama Dampingi Peternak Lawang Kembangkan Usaha Permen Susu

Selasa, 3 Nov 2026
Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026
Advertorial

Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026

Selasa, 3 Nov 2026
Next Post
Pegadaian1

Pegadaian Malang: Nabung Emas untuk Persiapan Beli Rumah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.