Selasa, November 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola

Aisyah Nawangsari Putri by Aisyah Nawangsari Putri
November 3, 2026 5:52 pm
in Advertorial
Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola

Nurul melayani nasabah Pegadaian. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter
Malang, Tugumalang.id – Nasabah Pegadaian kini tak perlu repot datang ke outlet untuk bertransaksi. Nurul Qistamziyah, Agen Pegadaian di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, sejak 2018 mengembangkan layanan dengan sistem jemput bola.

Perempuan yang akrab disapa Nurul itu mengutamakan kemudahan dan pendekatan langsung kepada nasabah. Ia aktif mendatangi nasabah yang membutuhkan layanan transaksi sehingga mereka tidak perlu datang dan mengantre di outlet Pegadaian.

Nurul mulai bergabung sebagai Agen Pegadaian pada 2018. Kala itu, ia masih berstatus sebagai nasabah yang kerap menerima titipan dari orang-orang di sekitarnya untuk membayar angsuran maupun melakukan transaksi gadai.

READ ALSO

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola
Nurul menaksir emas yang hendak ditransaksikan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Dari kebiasaan tersebut, Nurul melihat peluang untuk mengembangkan usaha. Setelah mempelajari sistem keagenan dan mengetahui keuntungan yang bisa diperoleh, ia akhirnya memutuskan bergabung.

“Awalnya saya ini dulu nasabah. Terus banyak yang nitip gadai, nitip bayar angsuran. Akhirnya saya ditawarin jadi agen Pegadaian. Setelah mengetahui keuntungannya, saya mau jadi agen,” cerita Nurul kepada wartawan Tugu Malang ID, belum lama ini.

Bisa Taksir Emas dan Proses Gadai dari Rumah

Saat awal bergabung, Nurul menjalankan layanan sebagai agen pembayaran. Ia melayani berbagai transaksi, mulai pembayaran angsuran hingga pembiayaan mikro. Untuk transaksi gadai, saat itu ia hanya menjadi perantara dengan menerima barang jaminan sebelum membawanya ke outlet Pegadaian.

Seiring berjalannya waktu, layanan Nurul berkembang. Ia kini juga menjadi agen gadai yang memiliki kemampuan menaksir emas dan memproses transaksi dari rumahnya tanpa harus datang ke kantor Pegadaian terdekat.

Baca juga: Harga Emas Turun, Nasabah Pegadaian Malang Melonjak 20 Persen

Pengembangan kemampuan tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga dalam perjalanan Nurul. Menurutnya, pengetahuan tentang penaksiran emas tidak hanya memberikan nilai tambah bagi agen, tetapi juga membantu menjaga keamanan transaksi.

Dalam menjalankan usaha, Nurul mengaku beberapa kali menemui calon nasabah yang membawa perhiasan yang diduga bukan emas asli. Karena itu, ia selalu melakukan pengecekan sebelum memproses transaksi.

“Sering ada yang diduga bukan emas asli. Tapi alhamdulillah tidak sampai transaksi karena saya cek dulu,” tuturnya.

Nurul menjelaskan, agen tidak diperbolehkan mengeluarkan uang terlebih dahulu sebelum barang jaminan melalui proses penaksiran sesuai prosedur. Jika ada nasabah yang hendak menggadaikan barang, ia memastikan seluruh tahapan dilakukan dengan benar untuk menghindari risiko kerugian.

Mengutamakan Layanan Jemput Bola

Dalam mengembangkan usaha, Nurul tidak hanya menunggu nasabah datang ke rumahnya. Ia aktif membangun jaringan melalui rekomendasi dari mulut ke mulut serta memanfaatkan media sosial, khususnya WhatsApp.

Strategi tersebut dilakukan untuk memperkenalkan layanan sekaligus memperluas jangkauan nasabah. Nurul juga menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi nasabah yang membutuhkan layanan transaksi.

“Saya aktif jemput bola. Lalu layanan saya mulai dikenal dari dari mulut ke mulut. Saya juga rajin bikin story di WA. Jadi lebih ke branding sih, biar nasabahnya tambah banyak,” katanya.

Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola
Bagian depan rumah Nurul disulap menjadi kantor kecil untuk melayani nasabah. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Menurut Nurul, kemudahan dan kenyamanan menjadi alasan nasabah memilih bertransaksi melalui agen. Mereka tidak perlu datang ke outlet dan mengantre karena transaksi bisa dilakukan dengan bantuan agen di lokasi yang lebih dekat.

“Saya memudahkan nasabah. Nasabahnya di rumah aja, saya yang ke sana. Jadi nasabahnya senang,” jelasnya.

Nasabah Nurul tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Jaringan pertemanan dan rekomendasi dari nasabah yang sudah lebih dulu menggunakan layanan turut memperluas jangkauan usahanya.

Baca juga: Minat Investasi Emas Meningkat, Nasabah Pegadaian Malang Capai 10 Ribu Orang

Fleksibilitas waktu juga menjadi salah satu keunggulan layanan agen. Nurul menyebut, transaksi pembayaran terkadang masih bisa dilakukan pada malam hari, menyesuaikan waktu dan kebutuhan nasabah.

“Kalau di kantor kan ada jam buka tutupnya, sedangkan saya biasanya masih menerima transaksi di malam hari,” ujarnya.

Bantu Edukasi Masyarakat tentang Investasi Emas

Sebagai Agen Pegadaian, Nurul juga aktif memberikan edukasi tentang investasi emas kepada nasabah dan masyarakat sekitar. Belakangan, penurunan harga emas dimanfaatkan untuk mengajak nasabah mulai menabung emas.

“Mumpung harga emas turun, saya lagi gencar-gencarnya ajak nasabah untuk cicil emas dan nabung emas digital,” kata Nurul.

Agar nasabah semakin tertarik bertransaksi, Nurul terus menyampaikan berbagai promo Pegadaian. Ia juga menyiapkan bingkisan bagi nasabah yang melakukan transaksi cicil dan menabung emas melalui dirinya.

Dari sisi penghasilan, Nurul mengaku memperoleh keuntungan melalui komisi transaksi dan poin bulanan. Besaran komisi bergantung pada jenis layanan yang dilakukan, mulai pembayaran hingga transaksi gadai dan pembiayaan.

Meski demikian, bagi Nurul, menjadi agen bukan semata-mata soal keuntungan finansial. Ia juga ingin membantu masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan yang lebih mudah.

“Saya tujuannya membantu orang, terutama di saat mereka sewaktu-waktu membutuhkan uang,” tutup Nurul.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko

Tags: Agen PegadaianAgen Pegadaian MalangAgen Pegadaian TumpangCicil Emasgadai emasKisah inspiratifPegadaian malangPegadaian Tumpangtabungan emas

Related Posts

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia
Advertorial

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Selasa, 3 Nov 2026
Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu
Advertorial

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

Selasa, 3 Nov 2026
Unikama Latih 80 Guru Bahasa Inggris SMK Malang Manfaatkan AI
Advertorial

Unikama Latih 80 Guru Bahasa Inggris SMK Malang Manfaatkan AI

Selasa, 3 Nov 2026
Unikama Dampingi Peternak Lawang Kembangkan Usaha Permen Susu
Advertorial

Unikama Dampingi Peternak Lawang Kembangkan Usaha Permen Susu

Selasa, 3 Nov 2026
Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026
Advertorial

Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026

Selasa, 3 Nov 2026
ITN Malang - ITN Malang Susun RDTR Pulau Morotai untuk Buka Peluang Investasi
Advertorial

ITN Malang Susun RDTR Pulau Morotai untuk Buka Peluang Investasi

Selasa, 3 Nov 2026
Next Post
Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.