MALANG, Tugumalang.id – Masyarakat Kota Malang saat ini semakin ramai memilih investasi melalui tabungan emas. Hingga Mei 2026, jumlah nasabah tabungan emas di Pegadaian Cabang Malang telah mencapai 10 ribu orang.
Staf Penaksir Gadai Pegadaian Malang, Hehen Dhani Eka Prasetya mengatakan, mayoritas nasabah tabungan emas berasal dari wilayah Kecamatan Klojen. Menurutnya, minat masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat dari berbagai kalangan pekerjaan.
“Rata-rata nasabah di sini adalah warga Kota Malang, kebanyakan warga Kecamatan Klojen. Ada yang PNS, wiraswasta, dan pekerjaan lainnya,” ujar Hehen, belum lama ini.
Ia menjelaskan, produk tabungan emas di Pegadaian berbentuk saldo emas yang dapat dibeli secara bertahap. Masyarakat tidak perlu menyiapkan dana besar untuk mulai menabung emas.
Baca juga: Transaksi Cicilan Emas di Pegadaian Malang Capai 100 Gram per Hari
Cara membuka tabungan emas pun cukup mudah, nasabah hanya perlu membawa KTP dan pembayaran awal sebesar Rp100 ribu. Dari pembayaran awal tersebut, nasabah sudah mendapatkan emas sebesar 0,01 gram.
Setelahnya, nasabah bisa melakukan setoran minimal Rp30 ribu atau 0,01 gram emas. Biaya administrasi hanya dikenakan selama satu tahun sekali, yakni sebesar RP30 ribu.
“Biaya administrasi kami gunakan untuk pengelolaan rekening tabungan emas,” kata Hehen.
Bagi nasabah yang ingin memiliki emas fisik, mereka bisa meminta agar saldo di tabungan emas dicetak. Syaratnya, saldo emas sudah mencapai minimal satu gram. Proses pencetakan tersebut membutuhkan waktu sekitar satu bulan.
“Kalau sudah mendapatkan satu gram, emasnya bisa dicetak fisik. Misalnya sekarang order cetak fisik, bulan depan sudah bisa diambil,” ungkap Hehen.
Untuk proses pencetakan emas fisik, nasabah juga dikenakan biaya tambahan. Biaya ini bergantung pada merek emas yang diinginkan nasabah.
Cetak fisik emas merek Antam dikenakan biaya Rp120 ribu per satu gram. Apabila nasabah menginginkan merek UBS, maka mereka harus membayar Rp100 ribu per satu gram. Sementara merek Galeri 24 hanya membutuhkan biaya Rp90 ribu per satu gram.
Semakin besar berat emas yang dicetak, maka semakin murah biayanya. Sebagai perbandingan, mencetak satu gram emas Galeri 24 membutuhkan biaya Rp 90 ribu. Namun, untuk mencetak 100 gram emas Galeri 24, nasabah hanya perlu mengeluarkan biaya Rp2,5 juta.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























