Selasa, November 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026

Redaksi by Redaksi
November 3, 2026 12:53 pm
in Advertorial, Pendidikan
Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tim mahasiswa Teknik Sipil S-1 Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) berhasil menembus 10 besar nasional Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) XXI 2026. Mereka juga meraih penghargaan Kategori Kesesuaian Implementasi dengan Rancangan Awal Terbaik melalui model Jembatan Jaladhara Vana.

Tim tersebut berhasil menyisihkan sekitar 300 proposal dalam kompetisi yang digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar pada pertengahan Oktober 2026. Pencapaian itu menjadi hasil perjuangan panjang mahasiswa ITN Malang dalam merancang dan membangun model jembatan pelengkung.

READ ALSO

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

Tim ITN Malang digawangi M. Maulana Fadilah dan Aldo Eka Pratama Putra. Keduanya mendapat bimbingan dosen Ir. Hadi Surya Wibawanto Sunarwadi, ST., MT., IPP.

“Alhamdulillah, senang. Akhirnya kami bisa dapat juara setelah berjuang beberapa tahun. Semoga ini menjadi pintu buat teman-teman ke depannya yang mau ikut KJI semakin termotivasi dan bisa dapat juara,” ujar M. Maulana Fadilah saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang bersama rekan setimnya.Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026

Mengangkat Identitas Lokal Kalimantan

Jembatan Jaladhara Vana mengusung konsep arsitektur lokal Samarinda, Kalimantan. Unsur budaya daerah tersebut diterapkan pada sejumlah bagian konstruksi jembatan.

Menurut Fadil, sapaan akrab M. Maulana Fadilah, railing jembatan menggunakan siluet Sungai Mahakam yang dipadukan dengan ikon pesut, hewan endemik khas Kalimantan.

Penerangan jalan mengaplikasikan ornamen Persegi Talawang yang merepresentasikan senjata adat Kalimantan. Sementara itu, elemen jembatan menggunakan corak Batik Asmat Laya untuk mempertegas identitas lokal.

Baca juga: ITN Malang Susun RDTR Pulau Morotai untuk Buka Peluang Investasi

Dari sisi konstruksi, struktur utama jembatan menggunakan profil hollow untuk gelagar pelengkung dan gelagar memanjang, serta profil gelagar melintang.

“Untuk bagian kabel penggantung menggunakan kawat sling yang dikombinasikan dengan sistem penggantung dengan tingkat TKDN 100%,” jelas Fadil.

Keberhasilan meraih penghargaan tersebut tidak lepas dari sejumlah tantangan. Menurut Fadil, salah satu kendala terbesar dalam KJI tahun ini adalah regulasi baru mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Seluruh material yang digunakan wajib merupakan produk dalam negeri.

Tim sempat kesulitan mendapatkan material produksi lokal, seperti besi hollow dan kawat sling yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

Selain persoalan material, pencarian workshop untuk pengerjaan jembatan di Malang juga menjadi tantangan tersendiri. Namun, berkat kerja keras, ketekunan, serta dukungan program studi dan dosen pembimbing, seluruh kendala tersebut berhasil diatasi.Jembatan Jaladhara Vana ITN Malang Masuk 10 Besar KJI XXI 2026

Bagi Aldo Eka Pratama Putra, KJI bukan kompetisi pertamanya. Ia sebelumnya pernah menjadi finalis KJI XX 2025 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), meski belum berhasil membawa pulang gelar juara.

Dalam pengerjaan Jembatan Jaladhara Vana, Fadil dan Aldo berbagi tugas. Keduanya terlibat bersama dalam proses perakitan, tetapi memiliki tanggung jawab berbeda.

“Kalau untuk jobdesk-nya itu bareng-bareng. Mas Fadil bagian analisa struktur, nah saya bagian yang gambar DED. Ngerakitnya juga bareng-bareng, Mas Fadil ngerakit bagian sisi kiri jembatan, saya kanan jembatan,” ungkap Aldo.

Persiapan kompetisi berlangsung cukup padat. Aldo menyebut, penyusunan proposal membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Sementara itu, fabrikasi, persiapan presentasi, hingga uji coba memakan waktu hampir tiga bulan.

Pengalaman mengikuti kompetisi tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki hasil pengerjaan tahun ini.

“Untuk tahun ini alhamdulillah kami cukup puas dengan proses pabrikasi yang kami hasilkan. Selain itu, masalah kawat sling yang gampang slip saat ditaruh beban juga sudah ketemu solusinya, jadi tahun ini aman dan tidak slip,” jelas Aldo.

Aldo berpesan kepada mahasiswa tingkat bawah di Teknik Sipil agar tidak takut mengikuti kompetisi. Menurutnya, KJI bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga kesempatan mengaplikasikan ilmu perkuliahan, memperluas relasi dengan mahasiswa kampus lain, serta membawa nama baik almamater.

Baca juga: ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Sementara itu, dosen pembimbing tim, Ir. Hadi Surya Wibawanto Sunarwadi, ST., MT., IPP., menyebut pencapaian tahun ini merupakan hasil evaluasi pengalaman selama tiga tahun terakhir sebagai finalis KJI kategori jembatan pelengkung.

Evaluasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas perencanaan, fabrikasi, hingga pelaksanaan.

“Tahun ini kami berupaya memaksimalkan persiapan dan seluruh target dapat tercapai. Sejak awal, kami mendorong tim untuk mengedepankan optimalisasi kinerja jembatan,” jelas Hadi.

Hadi juga mengapresiasi konsistensi tim dalam menjaga kesesuaian antara proposal dan hasil pengerjaan di lapangan. Menurutnya, rancangan yang tertuang dalam proposal berhasil diwujudkan dengan baik pada miniatur jembatan. Hal itu menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa.

“ITN Malang telah memiliki pengalaman berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional. Mahasiswa harus percaya diri dengan kemampuan dan daya saing yang dimiliki,” pungkas Hadi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang

editor: jatmiko

Tags: ITN MalangJembatan Jaladhara VanaKJI XXI 2026Kompetisi Jembatan Indonesiamahasiswa Teknik SipilMakassarPrestasi MahasiswaUniversitas Hasanuddin

Related Posts

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia
Advertorial

Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Selasa, 3 Nov 2026
Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu
Advertorial

Mikutopia Tawarkan Paket Bundling Tiket Wisata Mulai Rp 60 Ribu

Selasa, 3 Nov 2026
Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola
Advertorial

Tak Perlu Antre ke Outlet, Nurul Layani Nasabah Pegadaian dengan Sistem Jemput Bola

Selasa, 3 Nov 2026
Unikama Latih 80 Guru Bahasa Inggris SMK Malang Manfaatkan AI
Advertorial

Unikama Latih 80 Guru Bahasa Inggris SMK Malang Manfaatkan AI

Selasa, 3 Nov 2026
Unikama Dampingi Peternak Lawang Kembangkan Usaha Permen Susu
Advertorial

Unikama Dampingi Peternak Lawang Kembangkan Usaha Permen Susu

Selasa, 3 Nov 2026
ITN Malang - ITN Malang Susun RDTR Pulau Morotai untuk Buka Peluang Investasi
Advertorial

ITN Malang Susun RDTR Pulau Morotai untuk Buka Peluang Investasi

Selasa, 3 Nov 2026
Next Post
Wali Kota Batu Rotasi 12 Pejabat Utama, Ini Daftar Lengkap Jabatan Barunya

Wali Kota Batu Rotasi 12 Pejabat Utama, Ini Daftar Lengkap Jabatan Barunya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.