MALANG, Tugumalang.id – Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 menjadi puncak perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang pada 7-8 Februari 2026.
Acara spiritual megah ini menarik lebih dari 100 ribu jamaah Nahdliyin dari berbagai daerah, khususnya Jawa Timur. Para jamaah berkumpul dalam lautan doa, dzikir, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Harlah NU ke-100 tidak hanya memperingati 100 tahun perjuangan NU sejak berdiri pada 1926, tetapi juga menandai momentum gotong royong dan khidmah tradisional warga NU di tengah dinamika bangsa.
Baca Juga: Wajib Disimak! Pembagian Zona Kabupaten dan Kota dalam Acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU
Dengan persiapan matang dari ribuan relawan PCNU Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.
Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 ini disebut serba 100 oleh para pimpinan, mencerminkan skala dan makna historisnya. Hadirnya tokoh nasional seperti Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto.
Berikut ini beberapa fakta menarik rangkaian acara Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 yang telah dirangkum Tugumalang.id.
Fakta Menarik Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100
· Serba 100 simbolis: Acara ini disebut serba 100 karena mencakup 100 tahun usia NU, 100 tahun Stadion Gajayana, estimasi 100 ribu jamaah, dan 100 posko relawan untuk pelayanan selama acara Harlah NU ke-100 berlangsung.
· Jamaah tembus 105 ribu orang: Hingga mendekati puncak acara, jamaah yang hadir di acara Harlah NU ke-100 di Stadion Gajayana diperkirakan mencapai 105 ribu jamaah dan menjadikannya salah satu kumpul doa terbesar di Jawa Timur.
Baca Juga: Wajib Disimak! Pembagian Zona Kabupaten dan Kota dalam Acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU
· Ribuan relawan bergerak: PCNU Kota Malang mengerahkan ribuan relawan dari GP Ansor, Banser, PMII, IPNU, IPPNU, hingga muhibbin NU untuk khidmah seperti posko informasi, konsumsi, kesehatan, dan kebersihan.
· Rundown dua hari penuh: Dimulai pada Sabtu, 7 Februari 2026 malam hingga Minggu, 8 Februari 2026 siang, fokus pada doa bersama, dzikir, sarasehan pesantren, dan ziarah muassis NU.
· Dukungan lintas sektor: Panitia lokal melibatkan tiga daerah, Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang dengan koordinasi rakor intensif, termasuk persiapan kunjungan Presiden, menunjukkan profesionalisme NU.
· Bagian rangkaian besar: Mujahadah Kubro merupakan puncak dari bidang pertama Harlah 1 Abad NU, termasuk historical trip dan produksi konten digital untuk sejarah NU global.
· Lokasi bersejarah: Stadion Gajayana dipilih karena berusia 100 tahun, simbolis dengan usia NU, dan mampu menampung lautan jamaah dalam suasana spiritual.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























