MALANG, Tugumalang.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma menanggapi peninggian Jalan Raya Panggungrejo yang viral karena dinilai terlampau tinggi. Menurutnya, peninggian jalan tersebut diperlukan karena sering terjadi genangan air saat hujan.
Pria yang akrab disapa Oong tersebut menjelaskan, daerah tersebut berbentuk cekungan sehingga sering banjir karena luapan irigasi dari area sekitarnya. Peninggian ini bertujuan memeperbaiki alignment vertikal (penyelarasan ketinggian) sehingga air tidak menggenang.
“Kami berkomitmen mengurai permasalahan genangan air yang sering terjadi di lokasi tersebut,” ujar Oong, Senin (15/12/2025).
Baca juga: Jalan Raya Panggungrejo Kepanjen Ditinggikan, Warga Keluhkan Akses Rumah dan Toko

Perbaikan jalan Kepanjen – Pagak tersebut merupakan Program Inpres Jalan Daerah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Tak hanya meninggikan jalan, proyek ini juga meninggikan jembatan Krapyak yang ada di sisi timur Jalan Raya Panggungrejo.
Oong menyebut, pihaknya juga membuat sayap memanjang dari jembatan yang ada di samping Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang hingga jembatan Krapyak. Jarak antara dua jembatan tersebut hanya terpaut sekitar 20-30 meter.
“Sayap jembatan ini juga berfungsi sebagai tanggul,” imbuh Oong.
Terkait rumah dan toko yang terdampak peninggian, Oong memastikan akses masuk akan dibuat senyaman mungkin. Warga juga tak perlu khawatir kebanjiran karena pihaknya akan melakukan normalisasi saluran drainase eksisting.
“Kami juga akan memasang grill atau tangkapan air yang sekaligus berfungsi sebagai bak kontrol,” jelas Oong.
Ia menegaskan, pihaknya telah berdialog dengan warga dan telah menjelaskan hal ini. Setelah mendengarkan penjelasan, warga bisa menerima proyek ini dengan baik.
Oong memastikan tidak ada dampak buruk bagi warga. Pihaknya telah melakukan perencanaan dan perhitungan sehingga tidak ada genangan air di area tersebut seperti di tahun-tahun sebelumnya.
“Peninggian jalan ini harus dilakukan. Secara teknis sudah diperhitungkan sedemikian rupa dan dengan detail agar irigasi tidak melimpah lagi ke jalan raya,” tutupnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























