Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Dilema Mantan Petani Sawit: Ditebang Merepotkan, Tidak Ditebang Bikin Rugi

Redaksi by Redaksi
Mei 27, 2021 4:09 pm
in Berita
petani - Dilema Mantan Petani Sawit: Ditebang Merepotkan, Tidak Ditebang Bikin Rugi

Mantan petani sawit, Parmin. Foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Penanaman pohon kelapa sawit di Dusun Sumberrejo, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, sejak 2012 lalu, membuat dilema saat ini. Pasalnya, para petani yang menyesal menanam tanaman sawit, dihadapkan pada 2 pilihan sulit untuk beralih ke komoditas lain. Jika tanaman tersebut ditebang pasti memakan biaya tidak sedikit, tapi jika dibiarkan tanaman tersebut mengambil tempat untuk tanaman lain.

“Dulu katanya sawit memiliki potensi yang bagus, tapi itu dulu, kalau tidak salah waktu itu tahun 2012,” terang mantan petani sawit, Parmin (50), di rumahnya, pada Rabu (26/05/2021).

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Dia dulu dijanjikan bahwa harga sawit akan menyentuh angka Rp 2.000 per Kg. Oleh karena itu, dia dan beberapa warga bersemangat menanam tanaman asal Nigeria tersebut. Apalagi, mereka mendapatkan bibit sawit secara cuma-cuma. Total, ia menanam setidaknya ada 60 pohon di lahan pertanian miliknya.

Perkebunan sawit di Malang. Foto: Rizal Adhi

Namun, angan tinggal angan, harga sawit justru anjlok di angka Rp 800 per Kg. “Saya tebang juga sudah tidak sayang, karena harga jualnya juga tidak terasa. Sayang itu kalau satu Kg harganya Rp 2.000, sekarang satu Kg harganya Rp 800,” ucapnya.

Pria yang juga Kepala Dusun Sumberrejo ini mengatakan, awal mula harga sawit anjlok karena terbengkalainya pabrik sawit di Blitar akibat kurangnya suplai sawit dari Jawa Timur.

“Kalau dulu dijualnya ada yayasan pemberi bibit, lalu yayasan membangun pabrik (di wilayah Blitar). Tapi ternyata suplai bahan kurang, contohnya kalau sehari harus produksi 50 ton (sawit) tapi kenyataannya tidak menghasilkan 50 ton (sawit),” bebernya.

“Akhirnya pabrik ini terbengkalai, lalu daripada terbentur biaya perawatan mesin. Lalu sawit ini dibawa ke Jawa Barat, tapi tidak tahu tepatnya dibawa ke Jawa Barat sebelah mana. Sejak itulah harga sawit menjadi anjlok,” imbuhnya.

Katakanlah dia tetap menjadi petani sawit, para pengepul juga tidak bisa mencairkan langsung hasil panennya. Dia harus menunggu sebulan terlebih dahulu sampai hasil panennya sampai dan diolah di pabrik di Jawa Barat.

“Selain itu, seandainya hari ini panen sawit, sistemnya tidak langsung dibayar, tapi dibayarnya bulan depannya. Padahal, rencana awalnya itu setiap petani mendapatkan rekening sendiri-sendiri, jadi uangnya langsung diambil di rekening itu,” tandasnya.

Selain itu, menurutnya sawit tidak cocok ditanam di daerahnya. Pasalnya, panen yang dia hasilkan tidak pernah bisa maksimal.

“Sekarang sawit masih produksi, tapi tidak maksimal. Kalau sawit itu sebenarnya dikatakan produktif kalau sebelum panen 2 kali. Kalau seperti ini bisa disebut tidak produktif karena jarang bisa dipanen. Padahal, ini (pohon sawit) bisa dibilang usianya sudah 8 tahunan,” ujarnya.

“Satu pohon gak sampai 20 Kg hasilnya. paling sekitar Rp 10 Kg satu pohon,” sambungnya.

Seandainya dirawat secara maksimal, menurut Parmin, hasil sawit di daerahnya tidak akan bisa mengalahkan hasil yang ada di luar Jawa.

“Sawit ini seandainya diniati harusnya bagus, intinya hanya perawatannya harus bagus. Tapi itupun tidak akan bisa mengalahkan sawit yang ada di luar Jawa,” katanya.

“Karena air di sini sulit, artinya penyerapan air di sini kurang, otomatis tingkat kesuburannya kurang,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dia sudah tidak mau lagi mengurus pohon-pohon sawitnya yang masih berdiri tegak dan berjajar rapi mengelilingi rumahnya tersebut.

“Buah sawit ini sekarang sudah saya biarkan, gak saya panen. Sudah tidak mau lagi memanen sawit, tidak sebanding hasilnya sama perawatannya,” tegasnya.

Dan untuk beralih ke komoditas lain, sawit-sawit tersebut tetap menjadi masalah yang sulit untuk disingkirkan. Kalau diibaratkan, merawat sawit itu sulit, dimusnahkan juga tidak kalah sulit.

“Dulu saya panen sekitar setahun, setelah harga anjlok saya sudah tidak mau panen lagi. Saya sudah putus asa, ya saya babat daunnya itu. Mau saya tebang batangnya malah merepotkan,” ucapnya.

“Seandainya saya robohkan saja, pasti memakan lahan sebelahnya. Tapi kalau dibiarkan saya juga rugi, seandainya saya tanami kelapa semua bisa dapat banyak pohon,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
batu - Pemkot Batu Tertibkan Bangunan Ilegal

Pemkot Batu Tertibkan Bangunan Ilegal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.