MALANG, Tugumalang.id – Diabetes dapat dicegah dengan rutin melakukan pemeriksaan gula darah.
Melansir dari laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), gula darah merupakan gula atau glukosa dalam darah yang berasal dari makanan yang kita konsumsi.
Gula darah dalam istilah medis disebut glukosa darah (blood glucose). Beberapa makanan yang mengandung gula dan rutin dikonsumsi sehari-hari, seperti nasi, kentang, sayuran, buah-buahan, jagung manis, juga roti.
Inilah alasan mengapa rutin melakukan pemeriksaan gula darah begitu penting. Gula di dalam tubuh manusia akan diserap oleh usus halus dan terdistribusi ke dalam sel tubuh melalui aliran darah.
Baca Juga: Merokok dan Rokok Elektrik Picu Kenaikan Risiko Diabetes, Studi University of Georgia Ungkap Datanya
Gula disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot serta disimpan dalam plasma darah sebagai gula darah.
Kadar gula dalam tubuh diatur oleh hormon insulin dan glukagon yang dihasilkan pankreas. Gula darah memiliki nilai normal dalam tubuh, apabila terjadi penurunan kadar gula darah (hipoglikemia) maka akan menyebabkan tubuh pingsan.
Namun, jika terjadi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) atau peningkatan kadar Hb1Ac.
Baca Juga: Waspada Diabetes di Usia Muda, Berikut Fakta, Penyebab, Gejala, dan Upaya Pencegahannya
Namun, jika terjadi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) atau peningkatan kadar Hb1Ac maka akan menimbulkan penyakit diabetes. Adapun jenis penyakit diabetes antara lain:
Jenis Diabetes
· Diabetes Tipe 1: Diabetes yang disebabkan adanya hasil reaksi autoimun terhadap protein sel pankreas.
· Diabetes Tipe 2: Diabetes yang disebabkan gangguan sekresi insulin.
· Diabetes Melitus Gestasional: Diabetes yang terdiagnosis pada kehamilan trimester kedua atau ketiga.
Gejala Diabetes
Adapun beberapa gejala diabetes antara lain:
· Poliuria (sering buang air kecil)
· Polifagia (peningkatan nafsu makan yang berlebihan atau merasa cepat lapar)
· Polidipsia (sering merasa haus)
· Mudah lelah
· Penglihatan kabur
· Mengalami infeksi atau luka yang susah sembuh
· Penurunan berat badan
· Kesemutan dan nyeri atau mati rasa di tangan atau kaki
Faktor Risiko Diabtes Mellitus
· Merokok
· Berat badan berlebih
· Riwayat keluarga diabetes
· Kurang aktivitas fisik
· Gangguan toleransi glukosa
Pemeriksaan Kadar Gula
Kadar gula dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan di laboratorium. Pemeriksaan kadar gula darah secara rutin penting dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah, skrining prediabetes, dan kontrol rutin bagi penderita diabetes.
Adapun jenis pemeriksaan gula darah yang rutin dilakukan, antara lain:
· Pemeriksaan Hemoglobin A1c (HbA1C)
· Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS)
· Pemeriksaan Gula Darah Puasa (GDP)
· Gula Darah 2 Jam Post Prandial (GD2JPP)
· Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO)
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























